Berikut ini tulisan saya di milis saham dan rupiah yg
baru saja saya kirimkan.

jabat erat,
Irwan Ariston Napitupulu

The first principle of non-violent action is that of non-cooperation
with everything humiliating. - Mahatma Gandhi



=========fwd==========
Subj:    [saham] Saya tarik semua analisa saham dan rupiah.
Date:   4/14/00 9:48:12 AM Eastern Daylight Time
From:   [EMAIL PROTECTED]
Reply-to:   [EMAIL PROTECTED]
To: [EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED]

14 April 2000, 8:45 PM WIB.

Salam,

Setelah melihat perkembangan dalam negeri yang
semakin tidak menentu, karenanya saya menarik
semua analisa terakhir yang sudah lemparkan di milis
ini, milis saham dan rupiah.
Saya akan coba terus mengikuti perkembangan
yang terjadi di tanah air.

Terus terang, saya tidak menyukai dengan perkembangan
terakhir yang terjadi yang menurut saya semakin
meningkatkan ketidakpastian situasi yang berkembang.

Dua berita yang saya baca di detik.com semakin melengkapi
terhadap rumors yang saya dengar akhir2 ini.

http://detik.com/peristiwa/2000/04/14/2000414-182843.shtml
http://detik.com/peristiwa/2000/04/14/2000414-191120.shtml

Dengan demikian, saat ini berarti saya tidak punya
prediksi apa pun atas perkembangan nilai tukar rupiah
atau pun indeks BEJ termasuk support atau pun resistance.
Tidak tertutup kemungkinan akan terjadi gerakan2 harga
yang tidak anda perkirakan sebelumnya bila memang situasi
di tanah air makin berkembang ke arah yang lebih buruk....:(

Semoga para politisi benar2 memperhatikan kepentingan
rakyat banyak di atas kepentingan individu atau pun kelompok.

jabat erat,
Irwan Ariston Napitupulu

catatan:
Tulisan ini saya bcc khan ke beberapa pihak termasuk ke
alamat email yang diyakini memiliki akses ke orang
puncak di beberapa partai politik di tanah air.

Kirim email ke