Banyak yang bilang: "We are a product of our society."
Saya berharap tidak ada orang asing yang membaca
conflict keagamaan ditingkat mahasiswa/the educated
ini. Sepertinya ini adalah penghianatan kepada
intellectual.
Stay true to yourselves!
Salam,
BM. (I'm ashamed to see all this).
--- Marianus DATUBARA <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> Salam PERMIAS,
>
> Mohon jangan salah paham, mas Faran, bahwa tidak ada
> sekalipun niat mas
> Jaya dan saya untuk membuat PERMIAS Islam-Kristen.
> So, tolong lah agar
> dibaca dengan baik tulisan2 mas Jaya dan saya
> mengenai hal tsb. diatas.
>
> Btw, ide anda baik, dan saya yakin, tanpa harus
> ditulis disini, rekan2
> PERMIAS sudah melakukan hal tsb.
>
> salam hangat,
> Dharma Datubara
>
> On Thu, 29 Jun 2000, Faransyah Jaya wrote:
>
> > Daripada dibuat permias islam-kristen.
> > mending mahasiswa islam-kristen yang memang peduli
> thd kejadian ambon, dll
> > ini mencoba melakukan pendekatan melalui
> organisasi agamanya
> > (islam-kristen). mungkin lebih efektif.
> >
> > faran
__________________________________________________
Do You Yahoo!?
Get Yahoo! Mail - Free email you can access from anywhere!
http://mail.yahoo.com/