Kiriman dari seorang teman. salam, RAP ## Banserku...... Suatu siang yang panas, presiden kita Gus Dur bermaksud jalan2 di sekitar istana untuk menghirup udara segar. Yah lumayan daripada ngurusin politik yg nggak beres2 dan isu impeachment. Pusing.. Kebetulan dia ditemani oleh seorang Banser NU yang masih muda belia. Namun belum berapa jauh berjalan, Gus Dur sadar bahwa sandal yang dipakainya berlainan warna, yang kanan merah dan yang kiri berwarna biru. Maklumlah, dia kan nggak bisa ngelihat dengan jelas. Jadi asal pakai saja. Karena malas untuk kembali, ia menyuruh Banser yang mengawalnya untuk pulang ke istana mengambilkan sandal yang betul didalam kamarnya, dan sementara itu ia menunggu dibawah pohon yang rindang. Setelah berapa lama, si pemuda Banser tadi kembali dengan tangan kosong .... " Kenapa kamu tidak bawa sandalnya .....?!!" kata Gus Dur dengan gusarnya. " Percuma Gus.., soalnya sandal yang di kamar Gus juga berlainan warna......." jawab pemuda Banser itu dengan mantapnya……
