Wah, ini orang selalu begitu.
Ini kan kita bertanya beneran. Apanya yang dilecehkan? Kalau ada yang merasa
dilecehkan ya jelas Xanana yang dilecehkan. Masak agama Katolik yang
dilecehkan? Ini gimana rasionya sih? Orang-orang yang hipersensitif kayak
anda ini yang mewakili masyarakat umum yang tidak paham atau berusaha paham
suatu ajaran yg lain. Jadinya kalau ada pertanyaan selalu dicurigai.
Hehehe..... :)
Kalau bertanya tentang suatu kebijakan suatu gereja sih boleh-boleh saja
dong. Kan ada juga gereja yg membolehkan gay masuk, ada yg nggak boleh. Itu
contoh saja. Kalau mau melihat di Islam, ada yg membolehkan penganut lain
masuk, ada yg nggak boleh, bahkan ada juga yg nggak membolehkan pemeluk
Islam yg dibilang tidak sealiran. Jadi mana melecehkannya?
Ini orang kok nggak bisa membedakan AJARAN AGAMA, KEBIJAKAN GEREJA, dan
tatanan ADMINISTRATIF. Ini saya belum bicara umat-umat yg membandel dan
berusaha cari celah kayak Xanana. Namanya juga umat, biarpun digiring ke
utara ada juga yg belok-belok. Irwan ini sekali lucu tetap lucu. Kenapa sih
nggak memakai logic-nya saja. Masak dari dulu yang dipakai perasaan saja.
Itu lho paragraf bertanya dan mempertanyakan-nya membingungkan... Kalau
dibaca sendiri bingung nggak? Hehehe...:) Lucu banget.
Anjasmara
'----------------------------------------------
>From: Irwan Ariston Napitupulu <[EMAIL PROTECTED]>
>Reply-To: Indonesian Students in the US <[EMAIL PROTECTED]>
>To: [EMAIL PROTECTED]
>Subject: Diskusi agama di milis permias yg sudah keluar jalur.
>Date: Thu, 6 Jul 2000 18:02:03 EDT
>
>Rekan2 anggota milis permias, saya melihat diskusi
>yg menyangkut soal Xanana sudah keluar jalur karena
>di dalamnya sudah mengandung adanya unsur pelecehan
>terhadap suatu ajaran agama atau pun kebijakan yg
>berkaitan dengannya. Ditambah lagi hal ini dilakukan
>oleh pihak yg bukan penganut agama tersebut.
>
>Bila hal ini diteruskan, maka bukannya tidak mungkin nanti
>akan terjadi saling mempertanyakan ajaran agama lainnya
>dan juga kebijakan2nya.
>
>Perlu diperhatikan disini antara BERTANYA soal ajaran agama atau
>pun kebijakan yg berkaitan dengannya, dengan MEMPERTANYAKAN.
>
>Kalau sudah sampai tahap oang yg bukan penganut agama
>tersebut mempertanyakan ajaran/kebijakan suatu agama
>maka hal tersebut sudah masuk ke dalam taraf ikut campur
>urusan agama orang lain. Akan jauh lebih baik bila pihak
>yg bersangkutan mengurusi ajaran/kebijakan agamanya sendiri.
>
>Mohon hal ini diperhatikan dengan baik oleh rekan2.
>
>catatan:
>Saya bukan pengikut/beragama Katolik. Walau demikian, saya merasa
>mempertanyakan soal ajaran agama Katolik atau pun mempertanyakan
>soal kebijakan gereja Katolik dimana orang tersebut bukan
>pengikut/beragama Katolik, jelas sudah keluar.
>
>
>jabat erat,
>Irwan Ariston Napitupulu
________________________________________________________________________
Get Your Private, Free E-mail from MSN Hotmail at http://www.hotmail.com