In a message dated Wed, 28 Jun 2000 7:31:10 PM Eastern Daylight Time, Jeffrey
Anjasmara <[EMAIL PROTECTED]> writes:
<< Wah, kalau memang bukan masalah islam terhadap kristen, tentunya nggak akan
ada kasus ambon, nggak akan ada PAN, PKB, dan nggak ada PDIP. Wah mas, dunia
di Indonesia sudah kayak surga tenteramnya. Jadi silakan lah diatur-atur
sana alasan-alasannya.>>
Berdiskusi tentang hal yg berkaitan dengan SARA adalah berbeda dengan men SARA kan
suatu diskusi.
Yang memostingkan pertama kali topik tentang Maluku atas kejadian terakhir adalah
rekan Nasrul Indroyono.
http://www.egroups.com/message/diskusi-permias/1224?&start=1200
Saya memberikan komentar yg mengaitkan ke Amien Rais dan sama sekali tidak mengaitkan
ke masalah agama atau pun SARA lainnya.
http://www.egroups.com/message/diskusi-permias/1229?&start=1200
Ntah dari mana pasalnya, anda tiba2 langsung men SARA khan komentar2 saya tersebut yg
bisa dilihat di:
http://www.egroups.com/message/diskusi-permias/1239?&start=1230
Berikut ini kutipan yg saya maksudkan pada posting anda tersebut:
"Pada mau enggak? Pasti dibilang mau enak sendiri lagi....:) Wah......, nggak heran
urusannya nggak selesai-selesai. Nah, ayo Irwan terus belain umat Kristen yah......:)
Belain terus..... apa sih hasilnya? Kirim bantuan dana agar bisa bunuh 400 orang
Muslim gitu? So what?"
Coba lihat saja, saya ngga nyinggung2 soal agama dalam posting2 saya juga ngga
menyalahkan umat Islam atas peristiwa tersebut, eh saya di fitnah seperti pada tulisan
di atas.
Yang perlu diperjelas sekarang disini adalah apakah kalau saya mengomentari tingkah
atau ulah Amien Rais langsung bisa disamakan dengan saya mengomentari umat atau agama
Islam? Apakah memang rekan Jaya sudah menyamakan Amien Rais = Islam?
Mbok ya belajarlah diskusi dengan baik.
Koq ngga kapok2nya mangap sembarangan.
catatan tambahan:
entah apa lagi dasarnya rekan Jaya mengaitkan kejadian
dengan tidak berkomentarnya saya atas peristiwa Poso
dengan mengaitkannya ke unsur SARA. Seolah2 kalau saya
tidak berkomentar atas peristiwa itu langsung dikatakan
tidak netral. Padahal kalau diperhatikan, saya pun juga
tidak memberikan komentar atas peristiwa pemboman gereja di medan (atau sumut, saya
lupa) dimana lokasi tersebut seharusnya bisa mengundang emosi saya karena saya berasal
dari sana.
Sekedar informasi saja, saya tidak memberikan komentar baik dalam kasus poso atau pun
kasus medan karena memang saat itu fokus saya lagi ke soal pertandingan olah raga dan
saya lagi asik bikin website sendiri [walau akibatnya harus terbaring sakit selama 3
hari karena kecapean].
Silahkan perhatikan posting2 saya sejak tanggal 8 Juni
sampai dengan tanggal 17 Juni [tanggal 13-15 demam tinggi hingga harus banyak
istirahat/terbaring]
http://www.egroups.com/messages/diskusi-permias/1062
Pada periode tersebut, posting2 yg masuk ke mailbox saya kebanyakan langsung di delete.
Ah....ngapain juga ya gue repot2 cerita, toh nanti tetap saja dituduh yg macem2.
Saya mah hanya bisa ngurut dada saja dah....:)
jabat erat,
Irwan Ariston Napitupulu