Dear M. Anjasmara:
Saya sebetulnya enggak terlalu tertarik terjun ke dalam keributan ini.
Tapi rasanya anda yang perlu lebih dulu menjawab pertanyaan yang
telah banyak diajukan: Siapa yang anda tuduh sebagai oknum di Permias
ini. Jika memang dari Permias di Los Angeles, anda wajib menuliskannya
dan kalau ada bukti-bukti yang cukup, agar sang oknum bisa membela
diri. Kalau kita mengikuti hukum di US, terus terang anda bisa dituntut
dengan tuduhan pencemaran nama baik Permias di Los Angeles.
Jika anda memang bertekad M. Datubara menjawab pertanyaan anda,
sebaiknya anda dulu yang lebih dulu menjawab pertanyaannya dan
pertanyaan-pertanyaan anggota-anggota yang lain.
BTW: incidentally, karena anda menyatakan M. Moko sebagai 'establishment,'
apakah anda menuduh M. Moko sebagai oknum? Mohon dijawab kepada yang
bersangkutan.
> You never reply my email mon ami....:) Sudah kali ketiga saya kirim tuh.
>
> Dengan demikian anda yg memang nggak pernah punya maksud baik dari dulu
> memang tak pernah berubah. Mungkin pola kerja komplotan hendaknya diganti
> saja. Dulu yg anggotanya lebih banyak saja nggak berhasil tuh. Apalagi
> setelah Blucer pulang, kerja komplotan Marianus-Irwan-Mardhika-Ida jadi agak
> slopy. Minta bantuan Moko (sebagai kaum establihment) untuk nolongin dong.
>