Salam,
Makasih tanggapan kawan-kawan. Cukup menarik memang. Ada perspektif baru.
Semula saya memang berpikir Rizal Ramli memang dahsyat, kritis dan hebat.
Sekarang saya ragu. Seorang sumber mengirimkan e-mail lewat japri, yang
isinya tampak menarik. Silahkan dimari.

salam,
penyimak pinggiran
##

Subj:    potret buram
Date:   8/23/00 11:51:54 PM Eastern Daylight Time
To:     .com

ramadhan yang baik.
komentarmu tentang kabinet baru gus dur banyak
benarnya. petilan berita yang kau kutip juga cukup
berkaitan. tentang membubungnya rizal, memang benar
apa yang dikatakan. aku sendiri mendengar, bagaimana
ia bersama tim econitnya sengaja mengunjungi fpdip di
dpr dulu, dengan data-data yang 'mebela habis'
sinivasan. dan kutipan ucapannya yang kuingat adalah
'laks telah membawa para maling ke bumn. dan tak lama
kemudian  (Rizal, red) ditarik si gus menjadi pengawas menko,
lalu di bulog dan kini di ekuin; sementara laks sudah
lama tersingkir dan kwik terbentur serba salah.
yang terpikir olehku adalah, persahabatan rizal dan
laks ketika mendirikan econit ternyata bisa terhapus
oleh datangnya hujan uang dan kekuasaan. lalu, mau ke
mana lagi kita mencari tokoh-tokoh kritis yang
moralnya terjaga?



dan kau sudah mengamati dari
pinggiran ya...?

DELETED

oke, friend
salam di pinggiran
sampaikan tabik untuk anakmu (panggilannya faris atau
zach?)dan istrimu. mana anekdot lainnya?

salam
mt
###


>From: "Faransyah Jaya" <[EMAIL PROTECTED]>
 >iyah nggak sih. maksud gue sih, performance mereka selama di jaman
>orde baru
>nggak bisa dijadiin patokan. mending dikasih kesempatan dulu dan lihat
>current performancennya. fair enough ?
>
>faran
>
>
>
>From: "Janson Nasrial" <[EMAIL PROTECTED]>
>      Kalau saya pribadi melihat (sebagai orang pasar) dan kebanyakan juga
>konsensusnya orang2 pasar pada dasarnya ngga suka dengan latar belakang
>orang2 yg khususnya duduk di menkeu atau menko ekuin. Kebanyakan orang
>pasar
>punya persepsi yg negatif terhadap menkeu yg baru, yg katanya ngga lulus
>test di suatu bank, dan ikut bertanggung jawab terhadap non performing loan
>sebanyak 20 trillion rupiah (waktu dia menjabat di BRI)!!!. It is like
>didalam resume kita kan, kita pasti ditanya what we have accomplished. Why
>you get promoted in your company, misalnya. Kalau kasusnya menkeu yg baru,
>it's totally different. What he has accompished or achieved?? most of the
>market simply does not like him because he does not have a good track
>record. Jadi kebanyakan orang dipasar, this is just another political game.
>Apakah kita yakin dia sebagai menkeu tidak akan membuat duit macet lagi.
>Katanya menkeu, kok bikin duit macetttt. Kan ngga lucu namanya. So, he
>achieved nothing. He accomplished nothing. He just screwed up with the
>money. Jadi, kita membicarakan profesionalism........bukan politican.
>
>     Contoh lain lagi, misalnya Robert Rubin mundur jadi treasurer, orang2
>bertanya siapa yg akan menggantikan dia? dan dia menggaranti bahwa
>penggantinya tidak akan merubah kebijaksanaan yg dia telah buat, dan
>ternyata memang bahwa pengganti dia adalah didikan dia juga. So, people put
>profesionalism first, especially in the financial market industry.
>
>     Sekarang lebih aman, mendingan balik ke sektor riil aja, ngga usah
>jual
>beli saham dulu (yg ini dijamin bangkrut di Indonesia...hehe). Sumber alam
>melimpah ruah, tenaga kerja banyak dan murah. Dari sektor perikanan,
>perkebunan, sampai yg paling simple, jualan bakso, atau sate (orang2 kan
>perlu makan kan tiap hari), which is still real sector. Daya beli
>masyarakat
>masih ada. Tapi kalau semua sektor riil ini masih macet juga, wah saya ngga
>tau apa yg salah lagi.
>
>     One more thing, suku bunga masih tinggi sekaliiiiiiii Perlu diturunkan
>utk mendukung sektor riil (dari tukang sate, perikanan sampai sektor
>industri ringan maupun berat) utk berjalan kembali. It is so obvious. Are
>we
>blind?? or all of Indonesian people are totally blind. Things are actually
>simple; but, people (politicians) just make them more complicated.
>
>Regards,
>
>
>Janson Nasrial
>
>
>
>>From: "Faransyah Jaya" <[EMAIL PROTECTED]>
>>To: "Ramadhan Pohan" <[EMAIL PROTECTED]>,    <[EMAIL PROTECTED]>
>>CC: <[EMAIL PROTECTED]>,        <[EMAIL PROTECTED]>
>>Subject: Re: [bincang] Kabinet, Ou Indonesia(nya)
>>Date: Wed, 23 Aug 2000 23:31:00 -0400
>>
>>pesimis bener.
>>orang deket yang megang jabatan langsung dibilang kkn. kalo nepotisme
>>mungkin.
>>tapi as long nepotisme bakal majuin negara kenapa nggak.
>>kecuali kalo ada bagian korupsinya, nah ini yang mesti dibuang.
>>
>>lagian kabinet diumumin baru beberapa hari udah pada pesimis semua.
>>alesannya nggak dikenal lah.
>>yah mana mungkin dikenal. orang2 terkenal di indonesia sekarang kan
>>biasanya
>>dulunya koruptor.
>>emang mau kalo orang terkenal dimasukin jadi kabinet ?
>>
>>just wondering.
>>
>>faran
>>
>>----- Original Message -----
>>From: Ramadhan Pohan <[EMAIL PROTECTED]>
>>To: <[EMAIL PROTECTED]>
>>Cc: <[EMAIL PROTECTED]>; <[EMAIL PROTECTED]>
>>Sent: Wednesday, August 23, 2000 10:45 PM
>>Subject: [bincang] Kabinet, Ou Indonesia(nya)
>>
>>
>> > Salam!!!
>> > Semula saya pikir, setelah pengumuman kabinet reshuffle situasi
>>Indonesia
>> > bakal lebih baik. Nyatanya, harapan memang tidak harus selalu
>>bersanding
>> > dengan kenyataan. Yang korban, lagi-lagi kepentingan nasional. Maka
>>kita
>>pun
>> > masih akan disibukkan lagi dengan soal-soal mentera-menteri ini-itu
>>yang
>> > tidak becus, track record nya yang tak mendukung, dsb. Pergesekan,
>>benturan
>> > dan politik-kekuatan. Itu yang bakal mewarnai hari-hari Indonesia ke
>>depan.
>> >
>> > Ketika proses penyusunan kabinet baru berlangsung, saya sempat
>>optimistis.
>> > Agak alot, serius dan ada dinamika-- terutama atas kartu politik yang
>> > dipegang Megawati. Tetapi hasilnya kok malah aneh dan lucu. Dengan
>>situasi
>> > begini, sulit kita membangun ekonomi dan memantapkan pelembagaan
>>demokrasi
>> > kita. Saya berharap pesimisme saya berlebihan dan keliru. Semoga.
>> >
>> > Coba tengok petilan berita yang saya kutip di bawah:
>> >
>> > salam,
>> > penyimak pinggiran
>> > ###

________________________________________________________________________
Get Your Private, Free E-mail from MSN Hotmail at http://www.hotmail.com

Kirim email ke