Assalamualaikum Wr wb,

Saya baru saja melihat sendiri scan foto Gus Dur yang sedang memangku
perempuan berpakaian daster. Gus Dur bercelana pendek. Aryati Sitepu (si
perempuan itu) masih terlihat muda, paling tidak berbeda dengan foto diri
yang ada di website http://welcome.to/aryatie-gate dan di majalah online
panji masyarakat. Kesan yg timbul dari hasil scanning adalah foto itu sudah
lumayan lama (dari brighness warnanya), atau paling tidak si empunya tidak
menyimpannya dengan baik. Kertas yg digunakan tipe matte (bukan glossy). Si
terpangku, yaitu Aryatie Sitepu terlihat tersenyum bahagia.

Kebetulan saja saya punya hobi fotografi, dan demi melihat foto tersebut
(walaupun cuma hasil scanning) sungguh sulit buat saya untuk tidak
mempercayainya.

Teknologi untuk meneliti kebenaran suatu foto adalah teknologi lama. Sebagai
contoh, Sovyet dahulu kala pandai sekali menghapus gambar tokoh-tokoh yang
tidak disukai dari foto-foto Stalin. Misal gambar Leon Trotsky tiba-tiba
menghilang. Walaupun begitu, AS di waktu dulupun sudah mampu merestore
gambar-gambar yg sudah dimanipulasi ini.

Untuk jaman sekarang ini, manipulasi foto yang sangat telitipun masih sangat
mudah untuk dibuktikan.

Bagaimana tanggapan anda tentang bukti rekaman foto. Apakah dapat digunakan?
Pengajuan saksi tentunya sangat sulit, dan saya kira agak berbahaya pada
keselamatan jiwa si saksi. Selain itu sebagian saksi tersebut adalah
pengikut yang tentunya tidak akan segan melindungi si tertuduh. Bagaimana
pula dengan si pelapornya sendiri yaitu Aryati? Apakah dia dapat juga
diajukan sebagai saksi?

Sekian dulu.


Wassalam,
Anjasmara


'-------------------------------------------------
>From: Ahmad Sudirman <[EMAIL PROTECTED]>
>Reply-To: [EMAIL PROTECTED]
>To: [EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED],        Megawati Soekarnoputri
><[EMAIL PROTECTED]>,        Alwi Shihab <[EMAIL PROTECTED]>, DPP PPP
><[EMAIL PROTECTED]>,        [EMAIL PROTECTED],
>[EMAIL PROTECTED],        Humas PAN <[EMAIL PROTECTED]>, Ketua
>PAN <[EMAIL PROTECTED]>,        [EMAIL PROTECTED],
>[EMAIL PROTECTED],        PKB <[EMAIL PROTECTED]>, HANKAM
><[EMAIL PROTECTED]>,        Gus Dur <[EMAIL PROTECTED]>, MPR
><[EMAIL PROTECTED]>,        "[EMAIL PROTECTED]"
><[EMAIL PROTECTED]>
>Subject: [siyasah] GUS DUR DILANDA FITNAH
>Date: Tue, 29 Aug 2000 18:02:09 +0200
>
>http://www.dataphone.se/~ahmad
>[EMAIL PROTECTED]
>
>Stockholm, 29 Agustus 2000
>
>Bismillaahirrahmaanirrahiim.
>Assalamu'alaikum wr wbr.
>
>GUS DUR DILANDA FITNAH
>Ahmad Sudirman
>XaarJet Stockholm - SWEDIA.
>
>
>DENTUMAN FITNAH DIMASA RASULULLAH SAW
>
>Pada bulan Sya'ban tahun ke 5 H. / Desember 626 M. setelah Rasulullah saw
>selesai menghadapi serangan yang datang dari pihak Bani Mushthaliq dibawah
>pimpinan Harist Abin Dhirar sekutu kaum Quraisy digemparkan oleh berita
>yang
>menyangkut 'Aisyah ra istri Rasulullah saw yang ikut kemedan perang tetapi
>tertinggal diperjalanan karena keluar dari sekedupnya untuk suatu keperluan
>tanpa diketahui oleh pemandu sekedupnya ketika pasukan yang dipimpin
>Rasulullah
>kembali pulang ke Madinah. Kebetulan salah seorang sahabat Shafwan Ibnu
>Mu'aththal,  yang menemukan 'Aisyah ra sendirian diperjalanan mengawalnya
>dan
>menghatarkannya sampai ke Rasulullah saw. Pulangnya 'Aisyah ra dari medan
>perang
>yang dikawal oleh sahabat Shafwan Ibnu Mu'aththal ternyata menimbulkan
>berita
>cukup menggemparkan sehingga menggoncangkan kaum muslimin Madinah.
>
>Walaupun berita-berita yang tidak benar itu telah menyebar dikalangan kaum
>muslimin, tetapi Allah SWT telah menyelamatkan 'Aisyah ra dan sahabat
>Shafwan
>Ibnu Mu'aththal atas kejujuran dan kesabarannya. "Sesungguhnya orang-orang
>yang
>membawa berita bohong itu adalah dari golongan kamu juga. Janganlah kamu
>kira
>bahwa berita bohong itu buruk bagi kamu bahkan ia adalah baik bagi kamu.
>Tiap-tiap seseorang dari mereka mendapat balasan dari dosa yang
>dikerjakannya.
>Dan siapa diantara mereka yang mengambil bahagian yang terbesar dalam
>penyiaran
>berita bohong itu baginya azab yang besar (pula)" (An Nuur, 24:11).
>
>SERANGAN YANG DIHADAPI GUS DUR DAN SIKAP KAUM MUSLIMIN
>
>Pada tanggal  23 Agustus 2000 seorang yang beralamat di [EMAIL PROTECTED]
>telah mengirimkan email langsung kepada saya dengan judul "Astaghfirullahal
>adzim.. nasib bangsa dan umat Islam dipertaruhkan pada kejujuran Gus Dur
>!!!"
>yang isinya menyangkut cerita seorang perempuan yang bernama Aryanti yang
>mempunyai hubungan dengan Gus Dur ketika menjabat sebagai Ketua PBNU jauh
>sebelum menjadi presiden negara pancasila.
>
>Tentu saja kita sesama muslim dengan adanya berita yang demikian perlu
>dicerna
>dan disaring dengan kepala dingin. Apapun motif yang terkandung dibelakang
>penyebarluasan berita itu jelas besar pengaruhnya kepada Gus Dur yang
>sekarang
>memegang tampuk pimpinan tertinggi eksekutif di negara pancasila.
>
>Hanya tentu saja untuk membuat masyarakat negara pancasila tidak goncang,
>perlu
>Gus Dur sedikitnya memberikan suatu keterangan akan berita tersebut, apakah
>berita itu bohong atau benar. Walaupun berita itu sebenarnya terjadi jauh
>beberapa tahun sebelum Gus Dur dipilih dan diangkat menjadi presiden negara
>pancasila.
>
>Bagi mereka yang melambungkan berita-berita itu ada baiknya untuk
>menampilkan
>dan mendatangkan empat orang saksi yang bisa dipercaya atas kebenaran dari
>berita-berita tersebut. Jadi bukan hanya sekedar berita-berita yang disusun
>sedemikian rupa sehingga menimbulkan fitnah dikalangan kaum muslimin yang
>tinggal dan hidup di negara pancasila. "Mengapa mereka (yang menuduh itu)
>tidak
>mendatangkan empat orang saksi atas berita bohong itu ?..." (An Nuur,
>24:13).
>
>Dan yang juga perlu diperhatikan bagi kaum muslimin yaitu untuk tidak
>melibatkan
>diri kedalam penyebaran berita-berita yang belum tentu kebenarannya.
>
>Bagi yang ada minat untuk menanggapi silahkan tujukan atau cc kan kepada
>[EMAIL PROTECTED] agar supaya sampai kepada saya dan bagi yang ada waktu
>untuk
>membaca tulisan-tulisan saya yang telah lalu yang menyinggung tentang
>Khilafah
>Islam dan Undang Undang Madinah silahkan lihat di kumpulan artikel di HP
>http://www.dataphone.se/~ahmad
>
>Hanya kepada Allah kita memohon pertolongan dan hanya kepada Allah kita
>memohon
>petunjuk, amin *.*
>
>Wassalam.
>
>Ahmad Sudirman
>
>http://www.dataphone.se/~ahmad
>[EMAIL PROTECTED]
_________________________________________________________________________
Get Your Private, Free E-mail from MSN Hotmail at http://www.hotmail.com.

Share information about yourself, create your own public profile at
http://profiles.msn.com.

Kirim email ke