Ini ada banyak komentar lain. Isinya macam-macam. Saya hanya rada aneh atas
pembelaan intelektual LIPI, Syamsuddin Haris yang terlampau tendensius. Saya
masih terus mengikuti perkembangan, dan belum bisa mengambil kesimpulan
tegas.
Coba baca ini:
http://satunet.com/komentar/view.html?id=25298&limit=0&maxdata=32
salam,
penyimak pinggiran
###
>From: Jeffrey Anjasmara <[EMAIL PROTECTED]>
>Reply-To: Indonesian Students in the US <[EMAIL PROTECTED]>
>To: [EMAIL PROTECTED]
>Subject: Re: [siyasah] GUS DUR DILANDA FITNAH
>Date: Tue, 29 Aug 2000 13:42:52 EDT
>
>Assalamualaikum Wr wb,
>
>Saya baru saja melihat sendiri scan foto Gus Dur yang sedang memangku
>perempuan berpakaian daster. Gus Dur bercelana pendek. Aryati Sitepu (si
>perempuan itu) masih terlihat muda, paling tidak berbeda dengan foto diri
>yang ada di website http://welcome.to/aryatie-gate dan di majalah online
>panji masyarakat. Kesan yg timbul dari hasil scanning adalah foto itu sudah
>lumayan lama (dari brighness warnanya), atau paling tidak si empunya tidak
>menyimpannya dengan baik. Kertas yg digunakan tipe matte (bukan glossy). Si
>terpangku, yaitu Aryatie Sitepu terlihat tersenyum bahagia.
>
>Kebetulan saja saya punya hobi fotografi, dan demi melihat foto tersebut
>(walaupun cuma hasil scanning) sungguh sulit buat saya untuk tidak
>mempercayainya.
>
>Teknologi untuk meneliti kebenaran suatu foto adalah teknologi lama.
>Sebagai
>contoh, Sovyet dahulu kala pandai sekali menghapus gambar tokoh-tokoh yang
>tidak disukai dari foto-foto Stalin. Misal gambar Leon Trotsky tiba-tiba
>menghilang. Walaupun begitu, AS di waktu dulupun sudah mampu merestore
>gambar-gambar yg sudah dimanipulasi ini.
>
>Untuk jaman sekarang ini, manipulasi foto yang sangat telitipun masih
>sangat
>mudah untuk dibuktikan.
>
>Bagaimana tanggapan anda tentang bukti rekaman foto. Apakah dapat
>digunakan?
>Pengajuan saksi tentunya sangat sulit, dan saya kira agak berbahaya pada
>keselamatan jiwa si saksi. Selain itu sebagian saksi tersebut adalah
>pengikut yang tentunya tidak akan segan melindungi si tertuduh. Bagaimana
>pula dengan si pelapornya sendiri yaitu Aryati? Apakah dia dapat juga
>diajukan sebagai saksi?
>
>Sekian dulu.
>
>
>Wassalam,
>Anjasmara
>
>
>'-------------------------------------------------
>>From: Ahmad Sudirman <[EMAIL PROTECTED]>
>>Reply-To: [EMAIL PROTECTED]
>>To: [EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED], Megawati Soekarnoputri
>><[EMAIL PROTECTED]>, Alwi Shihab <[EMAIL PROTECTED]>, DPP PPP
>><[EMAIL PROTECTED]>, [EMAIL PROTECTED],
>>[EMAIL PROTECTED], Humas PAN <[EMAIL PROTECTED]>,
>>Ketua
>>PAN <[EMAIL PROTECTED]>, [EMAIL PROTECTED],
>>[EMAIL PROTECTED], PKB <[EMAIL PROTECTED]>, HANKAM
>><[EMAIL PROTECTED]>, Gus Dur <[EMAIL PROTECTED]>, MPR
>><[EMAIL PROTECTED]>, "[EMAIL PROTECTED]"
>><[EMAIL PROTECTED]>
>>Subject: [siyasah] GUS DUR DILANDA FITNAH
>>Date: Tue, 29 Aug 2000 18:02:09 +0200
>>
>>http://www.dataphone.se/~ahmad
>>[EMAIL PROTECTED]
>>
>>Stockholm, 29 Agustus 2000
>>
>>Bismillaahirrahmaanirrahiim.
>>Assalamu'alaikum wr wbr.
>>
>>GUS DUR DILANDA FITNAH
>>Ahmad Sudirman
>>XaarJet Stockholm - SWEDIA.
>>
>>
>>DENTUMAN FITNAH DIMASA RASULULLAH SAW
>>
>>Pada bulan Sya'ban tahun ke 5 H. / Desember 626 M. setelah Rasulullah saw
>>selesai menghadapi serangan yang datang dari pihak Bani Mushthaliq dibawah
>>pimpinan Harist Abin Dhirar sekutu kaum Quraisy digemparkan oleh berita
>>yang
>>menyangkut 'Aisyah ra istri Rasulullah saw yang ikut kemedan perang tetapi
>>tertinggal diperjalanan karena keluar dari sekedupnya untuk suatu
>>keperluan
>>tanpa diketahui oleh pemandu sekedupnya ketika pasukan yang dipimpin
>>Rasulullah
>>kembali pulang ke Madinah. Kebetulan salah seorang sahabat Shafwan Ibnu
>>Mu'aththal, yang menemukan 'Aisyah ra sendirian diperjalanan mengawalnya
>>dan
>>menghatarkannya sampai ke Rasulullah saw. Pulangnya 'Aisyah ra dari medan
>>perang
>>yang dikawal oleh sahabat Shafwan Ibnu Mu'aththal ternyata menimbulkan
>>berita
>>cukup menggemparkan sehingga menggoncangkan kaum muslimin Madinah.
>>
>>Walaupun berita-berita yang tidak benar itu telah menyebar dikalangan kaum
>>muslimin, tetapi Allah SWT telah menyelamatkan 'Aisyah ra dan sahabat
>>Shafwan
>>Ibnu Mu'aththal atas kejujuran dan kesabarannya. "Sesungguhnya orang-orang
>>yang
>>membawa berita bohong itu adalah dari golongan kamu juga. Janganlah kamu
>>kira
>>bahwa berita bohong itu buruk bagi kamu bahkan ia adalah baik bagi kamu.
>>Tiap-tiap seseorang dari mereka mendapat balasan dari dosa yang
>>dikerjakannya.
>>Dan siapa diantara mereka yang mengambil bahagian yang terbesar dalam
>>penyiaran
>>berita bohong itu baginya azab yang besar (pula)" (An Nuur, 24:11).
>>
>>SERANGAN YANG DIHADAPI GUS DUR DAN SIKAP KAUM MUSLIMIN
>>
>>Pada tanggal 23 Agustus 2000 seorang yang beralamat di
>>[EMAIL PROTECTED]
>>telah mengirimkan email langsung kepada saya dengan judul
>>"Astaghfirullahal
>>adzim.. nasib bangsa dan umat Islam dipertaruhkan pada kejujuran Gus Dur
>>!!!"
>>yang isinya menyangkut cerita seorang perempuan yang bernama Aryanti yang
>>mempunyai hubungan dengan Gus Dur ketika menjabat sebagai Ketua PBNU jauh
>>sebelum menjadi presiden negara pancasila.
>>
>>Tentu saja kita sesama muslim dengan adanya berita yang demikian perlu
>>dicerna
>>dan disaring dengan kepala dingin. Apapun motif yang terkandung dibelakang
>>penyebarluasan berita itu jelas besar pengaruhnya kepada Gus Dur yang
>>sekarang
>>memegang tampuk pimpinan tertinggi eksekutif di negara pancasila.
>>
>>Hanya tentu saja untuk membuat masyarakat negara pancasila tidak goncang,
>>perlu
>>Gus Dur sedikitnya memberikan suatu keterangan akan berita tersebut,
>>apakah
>>berita itu bohong atau benar. Walaupun berita itu sebenarnya terjadi jauh
>>beberapa tahun sebelum Gus Dur dipilih dan diangkat menjadi presiden
>>negara
>>pancasila.
>>
>>Bagi mereka yang melambungkan berita-berita itu ada baiknya untuk
>>menampilkan
>>dan mendatangkan empat orang saksi yang bisa dipercaya atas kebenaran dari
>>berita-berita tersebut. Jadi bukan hanya sekedar berita-berita yang
>>disusun
>>sedemikian rupa sehingga menimbulkan fitnah dikalangan kaum muslimin yang
>>tinggal dan hidup di negara pancasila. "Mengapa mereka (yang menuduh itu)
>>tidak
>>mendatangkan empat orang saksi atas berita bohong itu ?..." (An Nuur,
>>24:13).
>>
>>Dan yang juga perlu diperhatikan bagi kaum muslimin yaitu untuk tidak
>>melibatkan
>>diri kedalam penyebaran berita-berita yang belum tentu kebenarannya.
>>
>>Bagi yang ada minat untuk menanggapi silahkan tujukan atau cc kan kepada
>>[EMAIL PROTECTED] agar supaya sampai kepada saya dan bagi yang ada waktu
>>untuk
>>membaca tulisan-tulisan saya yang telah lalu yang menyinggung tentang
>>Khilafah
>>Islam dan Undang Undang Madinah silahkan lihat di kumpulan artikel di HP
>>http://www.dataphone.se/~ahmad
>>
>>Hanya kepada Allah kita memohon pertolongan dan hanya kepada Allah kita
>>memohon
>>petunjuk, amin *.*
>>
>>Wassalam.
>>
>>Ahmad Sudirman
>>
>>http://www.dataphone.se/~ahmad
>>[EMAIL PROTECTED]
>_________________________________________________________________________
>Get Your Private, Free E-mail from MSN Hotmail at http://www.hotmail.com.
>
>Share information about yourself, create your own public profile at
>http://profiles.msn.com.
_________________________________________________________________________
Get Your Private, Free E-mail from MSN Hotmail at http://www.hotmail.com.
Share information about yourself, create your own public profile at
http://profiles.msn.com.