Ujian pertama lawan MU sudah terlewati, City siap dengan penguji yang lain .

 

 

  _____  

From: rano supriyono [mailto:[email protected]] 
Sent: Friday, October 28, 2011 10:42 AM
To: [email protected]
Subject: Bls: [porsenipar] Menanti City Mengguncang Eropa

 

klub boleh kaya...pemainnya berlabel bintang...tapi kalo mental juara belum
tertanam dalam team, masih akan sulit untuk mencapai juara sejati.
kosistensi permainan, pengalaman dalam bermain baik di level lokal ataupun
eropa, regenerasi pemain dalam klub yang terjaga baik, akan menjadikan
sebuah klub dapat bertahan lama dan menjadi juara sejati. itulah yang
menjadikan MU, Real Madrid, AC Milan dan Barcelona tumbuh manjadi team
besar. uang banyak bukan jaminan akan mendapatkan gelar dengan mudah. 

bravo sepakbola Indonesia....

glory...glory...glory united

peace ya pak jae...just sharing aja kok....:D

 

 

  _____  

Dari: jaerony <[email protected]>
Kepada: [email protected]
Dikirim: Jumat, 28 Oktober 2011 10:24
Judul: [porsenipar] Menanti City Mengguncang Eropa

Menanti City Mengguncang Eropa

Oleh: Agung Setyahadi 

 

 

Manchester City dalam empat hari membanjiri Liga Primer dan Piala Liga
dengan 11 gol. Enam gol ke gawang musuh bebuyutan Manchester United dan lima
gol ke gawang Wolverhampton Wanderers. Namun, gebrakan City belum mampu
mengguncang Eropa. Tim besutan Roberto Mancini itu masih tertatih-tatih
dalam debutnya di Liga Champions.

City perlu menjaga konsistensi permainan di kompetisi domestik sekaligus
mengangkat posisinya di Grup A Liga Champions. City baru mengantongi empat
poin dari tiga laga, di bawah Napoli dan pemimpin grup, Bayern Muenchen.
Kemenangan dalam tiga laga sisa mutlak diraih City untuk melaju ke
perdelapan final

Dalam tiga laga babak penyisihan grup Liga Champions, "The Citizens" ditahan
1-1 oleh Napoli, diempaskan Bayern Muenchen 0-3, dan sekali menang 2-1 atas
Villarreal di Stadion City of Manchester.

Saat menjamu Villarreal, pasukan Mancini tertinggal 0-1 pada menit keempat
dan baru bisa menyamakan kedudukan dua menit menjelang turun minum melalui
gol bunuh diri Marchena. City baru bisa memastikan tiga poin pada
detik-detik akhir, tepatnya menit ketiga tambahan waktu babak kedua melalui
gol Sergio Aguero.

Gol pamungkas itu diyakini sebagai tonggak kebangkitan mental pemain City.
Mereka tidak pupus harapan dan terus menggedor pertahanan lawan hingga wasit
meniup peluit panjang.

Pekan depan, kedahsyatan permainan City pada Liga Primer dan Liga Champions
bakal diuji Villarreal yang termotivasi membalas kekalahan. Stadion El
Madrigal bukan tempat ramah bagi City. Apalagi, City belum pernah mengukir
kemenangan di Spanyol.

"The Citizens" bermain imbang 3-3 melawan Athletic Club pada leg kedua Piala
UEFA Winners Cup musim 1969/1970, ditekuk Valencia 1-2 pada Piala UEFA
1972/1973, dan kalah 1-3 di kandang Real Racing Club pada Piala UEFA
2008/2009.

Mancini juga punya pengalaman kurang bagus dengan Villarreal saat menangani
Inter Milan. Villarreal mendepak Inter dalam perempat final Liga Champions
2005/2006.

Namun, musim ini, Villarreal belum menunjukkan sebagai tim yang sangat
berbahaya. Mereka baru menang sekali dari sembilan laga La Liga dan sekali
menang dari lima pertandingan Liga Champions saat melawan Odense BK pada
babak play-off.

Sementara City sedang berada dalam grafik yang terus menanjak dengan delapan
kali menang dan sekali imbang pada Liga Primer. Laga terakhir menjungkalkan
Manchester United 6-1 di Old Trafford menjadi pencapaian terbesar City yang
melambungkan kepercayaan diri David Silva dan rekan-rekannya.

Silva yang menemukan permainan terbaiknya musim ini menjadi motor serangan
yang menyuplai bola ke ujung tombak. James Milner juga bermain efektif
sebagai penghubung lini belakang dengan Silva. Milner bergerak bebas di
tengah, memotong ke kiri dan kanan saat menggempur pertahanan lawan
bersama-sama dengan bek sayap Micah Richards dan Gael Clichy.

Mancini juga memiliki Mario Balotelli, Edin Dzeko, dan Sergio Aguero yang
sama-sama tajam di ujung tombak. Mereka bertiga mengisi posisi pencetak gol
terbanyak musim lalu, Carlos Tevez, yang sepertinya bakal segera hengkang
dari City.

Kepercayaan diri dan mental para pemain City yang membubung kembali meminta
korban dengan mengandaskan Wolverhampton Wanderers 5-2 dalam Piala Liga.

City bangkit setelah ditinggal 0-1 oleh Wolverhampton Wanderers. Tim "Biru
Langit" kembali mengejutkan dengan mencetak tiga gol balasan dalam tiga
menit melalui Adam Johnson, Samir Nasri, dan Edin Dzeko.

Pengganti Scholes Manchester United yang berjuang bangkit dari kekalahan
pertama musim ini akan menjamu Ottelul Galatti, yang pekan lalu ditekuk 0-2.
United bakal diuji terlebih dahulu oleh Everton, akhir pekan ini, dalam Liga
Primer.

Musim ini, United belum menemukan gelandang bertahan sekelas Paul Scholes
untuk melapis empat pemain bertahan. Pemain muda Tom Cleverley kemudian
dimainkan sebagai gelandang jangkar dan mampu menjalankan posisinya daripada
Darren Fletcher atau Anderson yang cenderung sebagai pendobrak pertahanan
lawan.

Tanpa pemain kalem di lini tengah, jarak antara lini depan dan belakang
terlalu jauh. Ruang terbuka ini menyebabkan United dalam tujuh laga awal
Liga Primer musim ini telah 97 kali diterobos tendangan ke gawang.

Ini masalah besar United mengingat bagi tim yang sering diterobos umpan
lawan, potensi kebobolan pun tinggi. Musim lalu, tiga tim yang banyak
diterobos umpan lawan adalah Blackpool, West Ham, dan Birmingham. Semuanya
terdegradasi.

Musim lalu, United berada di peringkat ketiga klub yang lini pertahanannya
jarang diterobos umpan lawan. Cleverley pekan ini sudah bisa tampil,
demikian juga dengan Antonio Valencia. Kedua pemain muda itu sudah
diturunkan saat mengalahkan Aldershot 3-0 pada Piala Liga.

Dengan materi pemain yang dimiliki United, bahkan pemain lapis kedua,
kemenangan atas Otelul di Old Trafford bukan sesuatu yang istimewa. United
masih membutuhkan tambahan tiga poin untuk mengamankan posisi sebagai dua
tim teratas di Grup C.

Di Grup D, FC Lyon dan Ajax bersaing ketat mengamankan posisi kedua. Lyon
yang pekan lalu dibungkam Real Madrid 0-4 di Santiago Bernabeu bakal kembali
bertemu pasukan Jose Mourinho itu di Stadion Stade de Gerland, pekan depan.

Lyon harus bangkit setelah dalam Liga Perancis diempaskan Lille 1-3. Lyon
dua kali kebobolan melalui bola-bola mati. Titik lemah skuad juara bertahan
Liga Perancis ini bakal menjadi pintu masuk para pemain serang Real Madrid
yang saat ini sedang berada di puncak permainan.

Ajax yang sama-sama mengantongi empat poin dengan Lyon menjamu lawan yang
relatif lebih ringan, Dinamo Zagreb. Klub asal Kroasia itu menjadi juru
kunci Grup D dengan nol poin.

Chelsea dan Arsenal yang masing-masing memimpin Grup E dan F akan bertemu
pada Liga Primer. Chelsea kemudian tandang ke kandang Genk, yang pekan lalu
disikat 0-5 di Stamford Bridge. Adapun Arsenal terancam dikudeta oleh tim
tamu, Olympique Marseille. Arsenal menang 1-0 pada pertemuan pertama. "The
Gunners" bisa menjaga dominasi jika pertandingan melawan Chelsea, akhir
pekan ini, berakhir positif. (Reuters/AFP/AP/UEFA) 

 

Kirim email ke