Kalau mau GITUAN, sama Klopo aja deh ...
Saya kira; [EMAIL PROTECTED] = [EMAIL PROTECTED] ?
At 12:36 PM 11/1/00 +0700, Oklex wrote:
>ZaXXX, kamu ngajakin lagi ya????
>siapa takut!!!!!!
>
>> Wah enak sekali ya... ,
>>
>> At 01:53 AM 11/1/00 +0700, Agung wrote:
>> > Ha...ha...ha...
>> >Ternyata pak Son (K) Gus Dur juga
>> >
>> > Agung [mailto:[EMAIL PROTECTED]]
Kopi, Ternyata Aman untuk Kesehatan
Singapura - 30 Oct 00 12:05 WIB - (Astaga!com)
Anda pecandu kopi? Sejak dulu, para peneliti menyebutkan bahwa kopi
mengandung "sampah beracun" meskipun jumlahnya kecil. Dampaknya? Bisa
dilihat dari warna gigi yang cenderung cokelat. Walaupun begitu, kini ada
berita bagus untuk para pecandu kopi!
Anggapan bahwa kopi bisa memperlambat proses pertumbuhan dan menyebabkan
kanker serta penyakit cardio-vascular, ternyata masih diragukan.
Bukti penelitian kesehatan menyatakan bahwa teori-teori itu tidak selalu
benar. Kenyataannya, sejumlah peneliti di Inggris mengatakan bahwa kopi
juga memiliki kebaikan-kebaikan bagi kesehatan, khususnya bagi para atlet.
Menurut Kenneth Davids, penulis buku Espresso: Ultimate Coffee, bila
secangkir kopi tidak membuat tubuh hangat, atau tidak membuat Anda terlepas
dari kantuk, maka kopi itu sedang bekerja mencegah penyakit-penyakit ringan
yang ada dalam tubuh.
Davids mengutip penelitian dari British Clinical Pharmacology bahwa para
peminum kopi mempunyai kemungkinan yang lebih kecil terkena tekanan darah
tinggi, diabetes atau penyakit batu empedu.
"Kopi juga telah digunakan selama bertahun-tahun oleh para pelari dan atlet
untuk menjaga atau bahkan meningkatkan daya tahan tubuh serta membantu
memetabolisir asam lemak," jelas Davids.
Hal itu karena caffein yang merupakan komponen terbesar dalam kopi,
berperan meningkatkan sirkulasi asam-asam dalam tubuh dan meningkatkan
proses oksidasi lemak.
Dalam kegiatan yang memakan waktu lama dan menuntut daya tahan tubuh,
caffeine dapat menyerap glycogen dalam hati dan otot-otot, dan glycogen itu
nantinya yang mengubah asam lemak menjadi energi.
Tapi, semua ini bergantung dari seberapa sensitif seseorang terhadap kopi.
Masalahnya secangkir kopi pun dapat mempengaruhi sitem saraf dan
meningkatkan detak jantung. (Jihan F Labetubun)