14/04/2007 10:58 WIB

Polisi Amankan Lelaki Mengaku Petinggi KPA
* Berusaha Dapatkan Proyek BRR 

[ rubrik: Serambi | topik: Kriminalitas ]


BANDA ACEH - Jajaran Sat Reskrim Poltabes Banda Aceh, Kamis (12/4) malam 
sekitar pukul 22.00 WIB, mengamankan seorang warga berinisial Naz bin Is (42), 
warga Jalan Kemang Raya, Kelurahan Bangka, Kecamatan Jakarta Selatan, yang 
mengaku-ngaku dirinya sebagai orang nomor empat di Komite Peralihan Aceh (KPA) 
dengan motif untuk mendapatkan proyek dari panitia lelang BRR NAD-Nias.


Kapoltabes Banda Aceh, Kombes Pol Drs Zulkarnain melalui Kasat Reskrim AKP 
Trisaksono P Aji SIK, kepada wartawan mengatakan, Naz ditangkap oleh sejumlah 
pengawal/ajudan Gubernur Aceh, Kamis (12/4) malam di Swiss- bellHotel, kemudian 
diserahkan kepada pihak kepolisian untuk diperiksa. 

Dijelaskan Aji, kasus itu berawal ketika Naz menjumpai Ad (47), selaku ketua 
panitia lelang pada Satker Rehabilitasi Pembangunan Fasilitas Pos 
Telekomunikasi dan Transportasi Udara NAD, Selasa (10/4). Tujuan Naz ingin 
mendapatkan proyek dari BRR, dengan cara menyebut-nyebut dirinya anggota KPA. 

“Menurut keterangan saksi korban yang kita periksa, Naz yang datang ke kantor 
BRR marah-marah dam maksa waktu minta proyek. Dia juga sering menyebut-nyebut 
dirinya sebagai pentolan KPA,” kata Aji. 

Setelah kejadian itu, sambung Aji, informasi tersebut terdengar ke telinga 
Gubernur Irwandi Yusuf, dan Irwandi memerintahkan ajudannya untuk menangkap 
orang yang mengaku-ngaku dirinya sebagai anggota KPA itu. “Entah bagaimana 
kejadian hari itu akhirnya diketahui gubernur dan gubernur memerintahkan 
anggotanya untuk menangkap orang yang bawa-bawa nama KPA,” tandas Aji. 

Sementara itu, ketua panitia lelang, Ad, yang ditemui Serambi setelah diperiksa 
polisi, Kamis (12/4) malam sekitar pukul 23.00 WIB mengatakan, Naz yang 
menemuinya meminta secara paksa dua proyek untuk perencanaan Wimax, 
masing-masing senilai Rp 1,8 miliar dan Rp 1,5 miliar. Naz, memintai agar 
tender itu dimenangkan untuknya. Namun, Ad tetap tidak mau memutuskan hal itu. 

Menurut Ad, saat meminta proyek itulah Naz mengaku dirinya sebagai petinggi 
KPA. “Kamu tidak tahu siapa saya ya, saya ini orang nomor empat di KPA,” tutur 
Ad, mengutip pengakuan Naz. 

Ketika ditanyai apakah yang bersangkutan juga mencatut nama Irwandi Yusuf, Ad 
mengaku secara langsung memang tidak. Tapi dari arah pembicaraannya, ia bisa 
menilai ke arah itu. Kecuali itu, saat ditanyai apakah hal-hal seperti ini 
sering terjadi, Ad mengaku, pihaknya sudah sering menghadapi orang-orang yang 
mengaku bahwa dirinya punya kedudukan dan jabatan tertentu. 

Terkait hal itu, pihak kepolisian yang sudah melakukan pemeriksaan dua orang 
saksi, masing masing Ad (47) dan Muz (38), menetapkan Naz sebagai tersangka 
dalam kasus itu. Naz dijerat Pasal 335 KUHP sebagai pasal pengecualian, tentang 
ancaman perbuatan yang tidak menyenangkan. “Dia kita tetapkan sebagai tersangka 
dan akan ditahan,” kata Aji. 

Aji juga mengimbau kepada pengusaha, kontraktor, atau orang-orang yang merasa 
dirugikan oleh pelaku, diharapkan segera melapor ke polisi. 

Membantah 

Sementara itu, Naz yang dimintai keterangannya, kepada wartawan membantah 
mengaku-ngaku sebagai petinggi KPA untuk mendapatkan proyek dari panitia lelang 
tersebut. Menurutnya, ia mendatangi panitia lelang itu hanya untuk 
bersilaturrahmi. “Tidak ada masalah proyek, saya tidak main proyek. Saya datang 
ke sini hanya untuk tujuan investasi,” katanya. 

Ia yang baru lima hari berada di Aceh bersama dua orang temannya, mengaku 
datang ke Aceh untuk mengerjakan proyek di PLN Blangpidie dan PLN Tapaktuan. Ia 
juga memiliki PT bernama PT Aceh Jaya Energi Resorsis di Jakarta. “Saya merasa 
dipojokkan, mungkin karena selama ini banyak orang yang mencari proyek dan 
mengatasnamakan KPA, saya yang jadi imbasnya,” keluhnya. 

Kecuali itu, ia juga mengaku ditangkap oleh sejumlah anggota KPA dan kemudian 
diserahkan ke polisi.(saf)


      Be smarter than spam. See how smart SpamGuard is at giving junk email the 
boot with the All-new Yahoo! Mail at http://mrd.mail.yahoo.com/try_beta?.intl=ca

Kirim email ke