cendrawasih pos
Jumat, 27 April 2007


Draft Inisiatif Bendera Papua Beres



JAYAPURA- Sepertinya dalam waktu yang tidak lama lagi Papua akan memiliki 
bendera, semboyan,lagu dan lambang sendiri. Pasalnya, Majelis Rakyat Papua 
(MRP) telah menyusun dan menyerahkan draft inisiatif itu ke pihak DPRP untuk 
selanjutnya dibahas sebagaimana semangat Otsus Papua.

Hal itu diungkapkan Ketua MRP (Majelis Rakyat Papua) DR Agus Alua Alue, M.Th 
kepada Cenderawasih Pos belum lama ini di kantornya. "MRP memang telah menyusun 
suatu draft inisiatif tentang lagu Papua, semboyan dan bendera Papua," akunya.

Draft inisiatif itu kata Agus Alua sudah disampaikan kepada DPRP untuk dibahas 
sejak bulan Maret lalu. "Itu draft inisiatif dan kami sudah sampaikan ke DPRP 
dan nanti DPRP yang akan menjadwalkan untuk dibahas," ujarnya.

Hanya saja, meskipun telah disampaikan sejak bulan lalu, pihaknya belum 
mengetahui apakah draft itu nanti akan dibahas atau tidak oleh dewan, pihaknya 
tidak tahu pasti sebab sampai saat ini Agus Alua belum menerima jawaban yang 
pasti tentang ihwal itu dari dewan.

Agus Alua menjelaskan, adapun Bendera Papua yang diusulkan itu adalah 
disesuaikan dengan semangat awal rakyat Papua selama ini, yakni Bendera 
bergambar Bintang Kejora dengan warna putih merah biru yang sejak dulu 
merupakan bendera perjuangan rakyat Papua. Sedangkan Lagu Papua yang diusulkan 
adalah Lagu Hai Tanahku Papua yang selama ini sudah sering dinyanyikan untuk 
memacu masyarakat Papua. Sementara semboyannya adalah one people one soul, 
sedangkan lambang daerah Papua adalah lambang bergambar Burung Mambruk sama 
seperti lambang perjuangan rakyat Papua selama ini yang selalu digunakan.

"Itu yang kami ajukan kepada DPRP, tapi sampai sekarang kami belum tahu 
bagaimana apa sudah dibahas atau belum," ujarnya. Dari semua atribut daerah 
(bendera, lagu, lambang dan semboyan) yang diusulkan dalam draft inisiatif itu, 
tak satupun yang berbeda dengan yang ada atau digunakan selama ini, namun 
selalu dilarang penggunaannya oleh pemerintah itu.

Agus Alua mengatakan bahwa lambang Papua, bendera Papua, semboyan Papua serta 
lagu Papua itu merupakan atribut yang disesuaikan dengan semangat awal, baik 
perjuangan rakyat di Aceh maupun di Papua.

"Di Aceh dan di Papua sebenarnya sama dari dulu dimaksudkan lambang daerah itu 
adalah lambang perjuangan baik masyarakat Aceh maupun masyarakat Papua yang 
kami mengerti begitu," katanya. Sehingga hal itu juga yang disampaikan pihaknya 
secara konsultatif kepada DPR-RI ketika itu.

Agus Alua sangat berharap agar draft inisiatif itu bisa segera dibahas oleh 
DPRP bersama-sama dengan draft kewenangan khusus lainnya yang telah disampaikan 
oleh MRP. Begitu juga yang akan mengatur berbagai hal - hal yang menyangkut 
tentang ulayat dan hak - hak orang asli Papua lainnya, termasuk Miras dan 
aturan -aturan lainnya.(ta

Kirim email ke