Omar Putéh menulis: 
   
  Nah, semua bangsa Achèh di Norwegia, Danmark, Swedia, Finland, Belanda, 
Canada, UsA, New Zealand, Australia, Malaysia, Korea, Jepang, Indonesia dan di 
Achèh sendiri khususnya Sira Referendum bahwa, sekarang ini kira bisa saksikan 
bahwa yang Rima @ Alauddin Ziyadovich Umarov @ Affan Ramli dari Halleførs, 
Fitya, Norsborgs, Swedia ini tentulah tidak orangnya dengan Affan Ramly dari 
Sira Referendum, dari Kutaradja, Banda Achéh.
   
  Sama halnya tidak sama Marthius Dharminta Wartawan Jawa Post Gadungan 
(Pengibul) dengan Mathius Dharminta, Wartawan Post, Surabaya, Jawa Timur.
   
  Jadi yang satu Affan Ramli (Swedia) coba mengkamoplasekan Affan Ramly Sira 
Referendum, Kutaradja, Banda Achèh dan yang satu lagi Matius Dharminta (Swedia) 
yang coba pula mengkamoplasekan Matius Dharminta, Wartawan Post, Surabaya, Jawa 
Timur. 
   
  Tengok dan bacalah Affan Ramli, Halleførs, Fitya, Norsborg, Swedia menulis 
dengan karakter bahasa kesatnya:
   
  ka troem keudeh si kemala njan.....  
   
  (kedengaran suara bahasanya seperti suaranya  Puteh Sarong @ Mustafa Abubakar 
Gubernur Aceh Bocor @ Fadli Hasan Tengku Meulaboh @ dr Zaini Abdullah @ Atjeh 
Lon Sajang @ Lake droe..........) 
   
  Dan kemudian tengoklah dan bacalah pula yang ini, yang menamakan dirinya 
Matius Dharminta, Wartawan Jawa Post Gadungan (Pengibul) dari Halleførs, Fitya, 
Norsborg, Swedia menulis sebagai sang Wartawan????? seperti dibawah ini dengan 
bentuknya sedemikian rupa : 
   
  hal seperti itu sudah biasa dialami wartawan, khususnya wartawan hukum dan 
kriminal, karena wartawan dibidang itu selalu berhadapan dengan orang-orang 
bermasalah. aku ingat dulu juga pernah dimaki-maik pejabat yang tersangkut 
perkara/ melanggar hukum, setelah dikonfirmasih atas tuduhan yang dialamatkan 
pada dirinya (pejabat) bukannya memberikan jawaban yang kongkrit seputar 
masalah yang dihadapi malah maki-maki wartawan dengan kata-kata kotor. nah hari 
berikutnya sang wartawan menurunkan berita apa adanya seputar perkara sang 
pejabat termasuk makian-makiannya terhadap wartawan. apa yang terjadi?  sang 
pejabat kebakaran jenggot dan cepat-cepat klarivikasi berita dan mohon maaf 
atas kata-kata kasarnya terhadap warwatan.
  lha wartawan kok dimarahi dan dimaki-maki lhoo..
  ingat, bagi wartawa apa yang keluar dari mulut sumber adalah sebuah berita 
yang menarik....
   
  Siapa yang kan menjadi kaplat???
   

Affan Ramli <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
          ka troem keudeh si keumala njan..

  Pada tanggal 23/11/07, edy sofyan <[EMAIL PROTECTED]> menulis:                
 Saya sepakat dengan bung muksin, BRR mengatakan sudah berhasil menjinakkan 
aktivis Aceh.aktivis yang bagiamana dijinakkan?? apakah aktivis-aktivis 
penjilat BRR masih layak disebut aktivis?? 

  ----- Pesan Asli ----
Dari: mukhsin rizal < [EMAIL PROTECTED]>
Kepada: [EMAIL PROTECTED]
Terkirim: Jumat, 23 November, 2007 6:38:13 
Topik: Re: [IACSF] Aktifis Duduki Gedung Pemerintahan

        SAYA PINGIN KATAKAN JURU BICARA BRR BERKATA" SAYA SUDAH JINAKKAN 
SELURUH AKTIFIS ACEH" 
  KAN ITU ASAL NGOMONG DIA. EMANG AKTIFIS ITU PUNYA AYAH KE HAI MIRZA KEUMALA 
   
  KAPEUGAH BAK NGOEN- NGOEN KEUH HAI MIRZAKEUMALA ( JURU BICARA BRR) KAH HAYEE 
KA TUNDUK KAN BANDUM AKTIVIS ACEH.
   
  MENYOE KAH MEULANGGEH KAH HAN LAGOT LEE DI ACEH 
  WAH KAPEUGOT NANGGROR DROEKEU. INGAT NYAN  

 
  ----- Original Message ----
From: radja perdamaian <radja_perdamaian@ yahoo.com>
To: [EMAIL PROTECTED] com
Sent: Wednesday, November 14, 2007 6:24:50 PM
Subject: Re: [IACSF] Aktifis Duduki Gedung Pemerintahan

    
Aku salut ama tu, sebab masih ada yang idealis, kawan-kawna pernahkan baca 
tulisan kamaruzzaman, katanya aktifis Aceh gak idealis....

kayaknya kita harus kasih tahu tu ama bang kamaruzzaman yang nulis di Aceh 
Institute... ....buktinya masih adakan...... .. 


Saleum DAMEe
Gelisah Donya <[EMAIL PROTECTED] co.uk> wrote:       
    lihat dan saksikan,, gerakan baru pro rakyat, bukan pro pemerintahan. .. 
aktifis mulai bangkit untuk meneruskan perjuangannya dalam membela rakyat. kaki 
tangan pemerintahan sekarang sudah jelas.
dulu berteriak dengan teriakan lantang tapi sekarang, jadilah dia lamit-lamit 
yang tidak lagi berpihak kepada rakyat. 
apa yang sudah di lakukan oleh pemerintah?? ??

nosent.... and yes plents... 

kembalikan kekuatan rakyat untuk melakukan perlawanan kembali... 
 


  
---------------------------------
  Yahoo! Answers - Get better answers from someone who knows. Try it now.   


    
---------------------------------
  Never miss a thing. Make Yahoo your homepage.   
  
  
  
  


  
 


  
---------------------------------
  Be a better sports nut! Let your teams follow you with Yahoo Mobile. Try it 
now.   
  



 


  
---------------------------------
  Bergabunglah dengan orang-orang yang berwawasan, di bidang Anda di Yahoo! 
Answers   
  










  

                         


       
---------------------------------
Never miss a thing.   Make Yahoo your homepage.

Kirim email ke