SAYA CUKUP KENAL DENGAN UMAR PUTEH DIANYA ADALAH BINATANG BERKAKI DUA, 
BADANNYA PENDEK SEPERTI MERUWA DAN TELINGANYA BESAR SEPERTI BABI HUTAN
DAN DINIKAHKAN OLEH SJECH ABDULKADIR JAHANNAM DENGAN CUCU DARIPADA
MANJA KREUK KRUEK GAYO DENGAN DIBALIK NAMA MOKKKKKKKKKKKKKKKKKK.
SEKARANG BANYAK YANG BERTANYA PADA SAYA TENTANG LI MERUWA DAN
SAYA CERITA SEMUANYA SEPERTI CERITA YANG ASLI :
NAMA DIA YANG SEBENARNYA ADALAH LI MERUWA SEWAKTU LAHIR LAM PAYA BUJOK
TUNONG LANGSA, KEMUDIAN DIPINDAHKAN KEKALIMANTAN DITUKAR NAMA
MENJADI LI MERUWA PUKIKMA, TERAKHIR DIPINDAHKAN KEU KEBUN BINATANG
EROPA DI NORWEGIA.



To: [email protected]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL 
PROTECTED]: [EMAIL PROTECTED]: Sun, 6 Jan 2008 04:50:52 -0800Subject: Re: 
«PPDi» OMAR PUTEH KETUNUNAN KLÉNG INI FAKTA





Omar Putéh menulis: Tidak mengapa. Tapi yang mengherankan mengapakah kamu, 
dengan email:Bias Agam/"Merdeka": 2002 dan 2007 yang badannya besar macam badak 
Jawa, kulit itam macam babi hutan, berjalan membungkuk dengan lekuk hidup 
anjlok kedalam macam gorilla dari Kenya, tetapi selalu membahasakan diri 
sebagai babi peliharaan, sehingga dipanggil orang kini sebagai  bangsa babi 
pelihararaan. Dan dalam versi lain mebahasakan diri email: Paya Bujok, dengan 
membahsakan diri sebagai biawak, sehingga kamu dipanggil orang kini sebagai 
bangsa Biawak.  
 
Hormatilah diri kedua orang tuamu, jangan dikira orang seperti anak yang keluar 
dari pokok pisang.  Cukuplah si Alauddin Ziyadovich Umarov seorang yang 
mengatakan dirinya terlahir karena kehendak alam.
 
Bertaubatlah kamu dari membahasakan dirimu sebagai bangsa babi peliharaan dan 
sebagai bangsa biawak, walaupun kamu di Halleførs, Fitya, Norsborg, Swedia, 
telah diketahui oleh seluruh bangsa Achèh di Achèh, di Skandinavia, di 
Findlandia, di Belanda, di Jerman, di Canada, di USA,di Australia, di New 
Zealand, di Malysia dan di Indonesia sebagi orang yang lari dari tugas National 
Service, sebagai orang Kayoë!BIAS AGAM <[EMAIL PROTECTED]> wrote:


SETAU KAMI OMAR PUTEH YG BUKAN BANGSA ATJÉHDIA BERASAL DARI KETURUNAN INDIA 
KLÉNG...TIDAK PERCAYA LIHAT ORANG NYA .SEPERTI KATAORANGTUA RIMUÉNG HANJIBOEH 
KURÉNG GAJAH HANJIBOÉH GADENG. DIA TIDAK BOLEH BERSEMBUNYIDI BAWAH WAJAH YG 
DIBERIKAN OLEH ALLAH SWT.DIA JUGA ADA HUBUNGAN WAJAH DENGAN OM MAKNULIHAT WAJAH 
PENJUAL ACEH....SETELAH PULANG BERLANCONG KE MEKAH DIA SEKARANGSUDAH ADA NAMA 
TAMBAHAN BAPAH HANJI PKI JAWA.KABAR NYA DIA SESEKALIMASIH MEMAKAI TAHI 
LANGÉNGDIDAHI NYA, DIA TIDAK DAPAT MEMBUANG ADAT-ADATBUDHA DAN HINDU NYA 
MUNGKINBJUGA DIA MASIH MENYEMBAHSYETAN SEPERTI NENEK-NENEK NYA LIHAT DIBAWAH 
INI...I. PendahuluanPerkembangan kebudayaan di pulau Sumatra tidakterlepas dari 
pengaruh kebudayaan India. Yang masuk keLangsa dan Berbagai kelompok masyarakat 
dari anakbenua India telah datang ke Sumatra sejak masapra-sejarah. Karena itu, 
seperti dikatakan Duta BesarIndia, HK Singh untuk Indonesia, “Rakyat India 
danIndonesia memiliki ikatan batin yang kuat. Sebab,mereka saling mempengaruhi 
dalam aneka ragam bidangkehidupan, baik kepercayaan, ideologi 
keagamaan,kebudayaan, kesenian, bahasa maupun filsafat.” Hal inidiawali dengan 
adanya hubungan wilayah-wilayah yangdihuni orang Melayu dengan India (terutama 
IndiaSelatan) sejak masa Hindu, kemudian Budha, danakhirnya Islam tidak pernah 
putus baik dagang maupunbudaya. Sejak abad ke-13 M, sebagian India 
selatan(terutama malabar) sudah memeluk agama islam danbermazhab sama dengan 
orang melayu, yaitu mazhabSyafei. Tidak hanya Islam, menurut dosen arkeologi 
UIAgus Aris Munandar, “Indonesia mewarisi Hinduisme,Buddhisme, bahkan Islam, 
dari India.” Warisanagama-agama ini masih tersisa di beberapa tempat 
diSumatera. Selain itu di beberapa tempat, tampaksisa-sisa keturunan dan 
kebudayaan masyarakat Indiayang telah berbaur dengan masyarakat di 
Sumatra.Dengan apa yang diuraikan di muka, saya berusahamenerangkan pengaruh 
kebudayaan asal India, khususnyaIndia Selatan yang banyak berkembang di pulau 
Sumatra.Karena, teringat kembali pada kata-kata Prof.Vethkira-kira satu abad 
yang lalu. Ia mengatakanbahwa,”kita tidak usah selalu saja berfikir bahwa 
aruspengaruh kebudayaan Hindu itu harus datang dari pulauJawa”. Hal ini saya 
anggap penting karena seringdilupakan orang. Semenjak munculnya kudayaan 
HinduJawa-Bali,semua perhatian banyak tertuju ke sana.Hampir terlupakan sebuah 
penetrasi lain yang berasaldari India Selatan. Masuk melalui suatu kota 
pelabuhandi Sumatra Utara yang dulu mungkin merupakan salahsatu kota dagang 
tertua, terbesar dan palinginternasional dibandingkan dengan kota pelabuhan 
laindi Nusantara.II. PEMBAHASANa.BahasaSejak abad ke-4 dan ke-5, pengaruh 
budaya Indiamenjadi semakin jelas. Bahasa Sansekerta digunakandalam berbagai 
prasasti. Namun sejak abad ke-7, hurufIndia semakin sering dipergunakan untuk 
menulisbahasa-bahasa setempat yang kini sudah mengandungbanyak kata pinjaman 
bukan saja dari bahasaSansekerta, tetapi juga dari berbagai prakrit 
danbahasa-bahasa Dravida.Sampai saat ini, kitab-kitab aksara yang masih 
seringdi gunakan di masyarakat, Lampung,dan Batak berasaldari aksara Pallava 
yang di terima oleh nenek moyangkita dari hasil berinteraksi dengan pendatang 
dariindia yang dinasionalisasikan. Beberapa ahliberpendapat bahwa orang Batak 
Karo (marga besarSembiring) dianggap sebagai keturunan Tamil yanghingga 
sekarang paling banyak memperlihatkan pengaruhkebudayaan dari india Selatan 
itu. Banyak nama margaatau sub-marga rumpun Sembiring sepertiPandia,Meliala,dan 
Cholia berasal dari bahasa Tamil.Selain itu, Pengaruh kebudayaan ini 
(terutamabahasanya) juga melebar di Minangkabau dan beberapadaerah di bagian 
tengah pulau sumatra. Menurut seorangahli bahasa Prof.Van 
Ronkel,kata-kataseperti,gudang,kuli,suasa,kodi,kolam,peti,niaga,bedil,dan 
tembaga,berasal dari Tamil. Begitujuga kata-kata sehari-hari 
sepertimarapulai,kuli,pualam,cemeti,jodoh,gundu,badai,kolam,belenggu,dahaga,kanji,mahligai,maupun
 nama kue-kue lezat khas minang sepertitalam,onde-onde,apam,dan serabi. 
b.KesenianMendu atau mungkin asalnya bernama main hindu adalahjenis teater 
tradisional melayu,karena lahirnyadiilhami oleh wayang farsi yang dibawa 
mula-mula olehorang India ke jajahan Ingris di Penang dan Singapuradalam kurun 
1870-an. Mula-mula wayang farsi memakaibahasa india (Gargi,1962:154-161). Mendu 
membawakancerita dari Persia dan Timur Tengah lainnya, yangceritanya seperti 
Hikayat Dewa Mendu, dipenggalmenjadi delapan episode yang tamat kurang-lebih 
duabulan. Meskipun cerita yang dibawakan masih ceritadewa-dewa pengaruh hindu, 
sedah ditutupi oleh pengaruhislam dengan pemimpin permainan yang disebut 
syekh.Mendu juga populer di Riau sampai sekarang dan diSumatra Timur pada awal 
abad ke-20. Semua teatertradisional itu bertemakan:1.Pengalaman seorang 
pangeran yang mengalamipenderitaan dan akhirnya dengan bantuan pihak ketiga(jin 
atau dewa) berhasil mencapai kemenangan danmemperoleh putri yang cantik sebagai 
istri.2.Benturan antara baik dan buruk dengan kemenanganpada pihak yang 
baik.3.mengekalkan tatanan sosial istana dan para bangsawanselaku pelindung 
rakyat dan sebagai panutan peradabanserta tradisi.Dari Mendu ini, dengan 
pengaruh barat (opera) lahirteater yang bersifat peralihan ke teater 
modern,yaituBangsawan. Di Palembang, Jambi dan Kalimantan teaterini lebih 
populer dengan nama Dul Muluk. Bangsawansudah berbentuk dua dimensi, sudah 
berpanggung danberlayar banyak dan diiringi pemain-pemain musik.Berbeda dengan 
struktur indianisasi Jawa-Bali,tipologi peran dalam rumpun Sumatra lebih 
berdasarkanjenis makhluk dan kedudukan (raja,mentri,jin,putri,dll), sedangkan 
pada rumpun Jawa-Bali menekankanpada watak manusia.Berbagai raga musik India 
Selatan juga berpengaruhpada lagu senandung Melayu. Seperti musik Pesta 
Boriayang memperingati terbunuhnya cucu Nabi yaitu Hasandan Husin di padang 
Korbala. Lalu, Calti yang kinipopuler disebut Pop Melayu (dangdut) yang 
jugamenyebar ke seluruh penjuru indonesia, merupakan hasilperpaduan antara dua 
budaya itu.c. MakananSalah satu contoh masakan khas sumatra yang 
merupakanmakanan yang dipengaruhi oleh india ialah masakanRendang Daging. Pada 
masakan ini, digunakan bumbuketumbar,bawang putih,bawang 
merah,cabemerah,jahe,laos,kunyit,serai,daun salam,asam,kunyit,dll. Racikan 
bumbu-bumbutersebut,merupakan pengaruh cara memasak dari india.Seperti yang 
dikatakan oleh Prof. Dr. Ir. MurdijatiGardjito, dalam pidato pengukuhannya 
sebagai GuruBesar Fakultas Teknologi Pertanian Universitas GadjahMada 
(UGM).“Pengaruh India dapat dilihat daripenggunaan jinten, kunyit, ketumbar, 
dan jahe.” kataProf. Dr. Ir. Murdijati Gardjito, dalam pidatopengukuhannya 
sebagai Guru Besar Fakultas TeknologiPertanian Universitas Gadjah Mada (UGM). 
d. Adat-Istiadat dan KebiasaanBegitu pula dengan pengaruhnya terhadap 
adat-istiadatdi beberapa daerah di Sumatra. Contohnya pada rumpunBorbor, di 
daerah Toba atau Dairi. Mereka memilki adatmembakar mayat dan menghanyutkan 
sebagian daritulang-tulang di sungai. Menurut Joustra itupum jugamerupakan 
kebiasaan marga Sembiring yang berasal daribangsa Tamil. Dalam cerita-cerita 
mitologi Batak,beberapa kebiasaaan dan adat Batak, kalender mereka,malah 
permainan caur, dianggap berasal dari kebudayaanyang sama.III. PENUTUPBerbagai 
kebudayaan dari India telah banyak masuk danmenyerap ke berbagai sendi 
kehidupan masyarakatSumatra. Sistem kepercayaan,adat-istiadat punbercampur baur 
antara yang murni masyarakat setempatdengan asal India. Banyak hal di daerah 
sumatra,terutama di Sumatra Barat dan Utara yang mencerminkanpengaruh India 
yang sangat kuat. Selain itu dibeberapa tempat, tampak sisa-sisa keturunan 
masyarakatIndia yang telah berbaur dengan masyarakat di sana.Nama-nama keluarga 
(marga) di kalangan masyarakatSumatra, berasal dari nama-nama India, hal 
inimenunjukkan adanya warisan percampuran antara keduabudaya tersebut . Maka 
Lipaya masih ada hubunga dengasyetan WAJAH NYA SEPERTI ORANG BERSIHIR.--- Ahmad 
Sudirman <[EMAIL PROTECTED]> wrote:> http://www.dataphone.se/~ahmad> [EMAIL 
PROTECTED]> > Stavanger, 31 Desember 2007> > Bismillaahirrahmaanirrahiim.> 
Assalamu'alaikum wr wbr.> > > > ACHÈH SEBAGAI SEBUAH BANGSA DAN ACHÈH SEBAGAI> 
NASIONALISMENYA!> Omar Puteh> Stavanger - NORWEGIA.> > > > SEKILAS MENYOROT 
ACHÈH SEBAGAI SEBUAH BANGSA DAN> ACHÈH SEBAGAI NASIONALISMENYA!> > Catatan: > 
Rencana Bapak Gubernur Irwandi Yusuf mengajurkan> kurikulum bahasa Achèh di 
seluruh sekolah-sekolah di> Achèh adalah sangat disanjung atau dialu-alukan!> 
Apakah salahnya kita belajar bahasa Achèh?> Mengapakah tidak dikatakan ada 
salahnya kalau kita> belajar bahasa Inggris atau Perancis?> ........> > Orang 
Pidië bukan sebagai orang Achèh kalau melihat> pada asal namanya: Pidië 
(Pidir), karena itu sebuah> nama bawaan dari sebuah perkampungan di India! > > 
Tetapi mereka akan langsung marah-melatah kalau> sempat dikatakan sedemikian 
rupa.> Kèë Achèh! Pakôn ka(h) peugah kèë kôn Achèh? > Demikianlah kira-kira 
agaknya respon yang masih> manis(?), sekalipun tercuat kesinisannya. > > Tetapi 
sebenarnya kalau juga dikatakan orang Pidië> itu bukan orang Achèh, yah itu 
adalah dikarenakan> kesalahan mereka juga. Mengapakah mereka masih> menuliskan 
Wilayah (Kabupaten) mereka sebagai > Wilayah (Kabupaten) Pidië, tetapi belum 
lagi> menuliskan nama wilayah mereka sebagai Wilayah> (Kabupaten) Achèh Pidië? 
> > Nah, ini akan menjadi salah satu tugas paling> penting dari "Bapak 
Gubernur" Irwandi Yusuf agar> segera menepung tawari Wilayah (Kabuten) Pidië> 
sebagai Wilayah (Kabupaten) Achèh Pidië!> > Yang sekalipun sudah jelas-jelas 
terbaca sejarahnya> bahwa, orang Pidië itu berasal dari India, tetapi> meraka 
akan tetap bersitegang untuk mengatakan diri> mereka (orang Pidië) sebagai 
Achèh dan tidak lagi> sebagai orang Pidië-India, seterusnya sampai ke hari> 
kiamat, kecuali cukup dengan orang (Achèh) Pidië> saja, karena mereka telah 
lama dan telah banyak> berbauran dengan orang awal dan kemudian dengan> orang 
berbilang etnis luar lainnya! Apalagi kalau> mengenangi kembali akan tapak 
nostalgia asal kata> Pidië itu, yang dulunya adalah hanya sebuah areal> pekan 
kecil di Kota Sigli. > > Siapa orang awal di Pidië, sebelum kedatangan khusus> 
orang Pidië dari India itu?> > Sultan Iskandar Muda Meukuta Alam-pun, Sultan> 
Kerajaan (Negara) Achèh yang memerintah dari> 1617-1641 adalah orang Pidië! 
Tetapi kemudian> beliau terkenal sebagai symbol keagungan bangsa> Achèh dan 
nasionalisme-nya. > > Suatu hal yang lain dan agak berbeda keanehannya> datang 
dari orang-orang tempatan di Pulau Jawa> (kini) yang datangnya lebih awal (dari 
mana> datangnya ya?) dan orang-orang Jawa, yang berasal> dari India (dulu) yang 
datang kemudiannya, tetapi> telah ikut menamakan diri kedua rumpun itu, 
sebagai> orang-orang (masyarakat) Jawa, sesuai dengan nama> yang diberikan oleh 
mereka, dari rumpun yang berasal> dari India (dulu) itu.> > Jawa (Java) artinya 
emas. Pulau Jawa artinya Pulau> Emas, Pulau mas Jawa!> > Tetapi orang-orang 
(masyarakat) Jawa ini, kemudian> dengan kerasnya telah menolak, untuk menerima 
sebuah> nama sceintific anugrah dari para archiologist> sebagai Javaman. > > 
Karena nama sceintific ini, berunsur ganda: Yang> pertama berunsur pure 
scientifik dan yang kedua> berunsur politis, yang bisa mengkamoflasekan unsur> 
historikal: Yang mengatakan bahwa, Jawa yang> sekarang ini sebagai hasil 
pembauran antara> orang-orang asal Jawa datang lebih awal (dari mana> datangnya 
yo mas?) dengan orang-orang yang datang> kemudian dari India (dulu).> > 
Menerima nama Javaman, yang hanya berunsur pure> sceintifik: Javaman, berarti 
telah menerima sebutan> sebagai bermoyangkan keturunan dari orang-orang asal> 
temuan Eugine Dubois atau von Koningvald, yang> Mojokertois atau Solois, 
walaupun dalam konteks yang> berunsur politis telah selalu diagung-agungkan 
oleh> Soekarno dan Suharto atau orang-orang (masyarakat)> sekuturunan 
sceintifik itu, yang seketurunan dengan> Darwin dan si kera Hanoman. > > 
Manusia asal yang akan memerintah Nusantara?! > Deutchland uber alles! > 
Manusia seketurunan dengan Rima Gulam Pawôn @ Rima> Buya Laôt @ Alauddin 
Ziyadovich Umarov yang> atheis-komunis yang akan menggugat sejarah dari> 
Halleførs, Fitya, Norsborg, Swedia?> > Tahun 645 M. I Tsing, pengembara dari 
negeri China> telah melihat orang-orang (masyarakat) di Pulau Jawa> di tahun 
itu, sebagai orang-orang (masyarakat) Jawa!> Dan orang-orang (masyarakat) di 
Pulau Sumatra> sebagai orang-orang (masyarakat) Melayu.> > Tahun 1995 M. Prof 
Dr Noercholis Madjid, pengembara> dari Pulau Jawa terlihat di Seminar Melayu 
Antara> Bangsa di Hotel Hilton, Shah Alam, Malaysia, masih> sebagai orang Jawa 
yang masih sanggup mengatakan> perasaan ke-Melayu-an dalam dirinya dan dalam 
diri> orang-orang (masyarakat) Jawa, di pulau Jawa baru> sedikit sekali 
tersemi, walaupun telah dipohonkan> oleh Prof Dr Siddiq Fadhil, seorang 
Melayu,> Malaysia, yang dulunya juga pengembara dari> Ponorogo, Jawa, agar Prof 
Dr Noercholis Madjid,> sebagai "duta" orang-orang (masyarakat) Jawa segera> 
berorintasi ke Melayu dan bertukar menjadi Melayu.> > Nah, Abu Takengon bisa 
tanyakan kepada rakan saya> Yusra Habib Abdul Gani atau bisa menjumpai Dr> 
Hasballah Saat, mantan Menteri HAM dalam Kabinet> Gusdur Abdurrahman Wahid, 
bagaimana sesungguhnya> gambaran struktur sosial-kultural orang-orang> 
(masyarakat) Jawa sekarang ini, jika menoleh> kesejarah asal-muasal struktur 
sosial-kultural dari> mereka yang hadir di seminar itu, atau jika kita> 
menjeling ke pernyataan Prof Dr Noercholis Madjid si> "duta" orang-orang 
(masyarakat) Jawa itu, orang yang> dikirim Suharto ketika itu. > > Sebentar 
datang pertanyaan: Dari manakah asal-muasal> orang-orang yang telah mendiami 
awal Pulau Jawa,> sebelum kedatangan ribuan pendatang dari India> (dulu) itu? 
Kalau dari Gunung Kidul? Tidak! Siapa> yang melempar mereka kesana? Dari Gunung 
Bromo? Juga> tidak! Rima Gulam Pawôn @ Rima Buya Laôt @> Alimuddin Ziyadovich 
Umarov juga tidak pernah> melemparkan mereka kesana. Sedangkan mereka> 
orang-orang (masyarakat) Jawa disana, di Pulau Jawa,> sebagaimana telah 
dikatakan diatas, telah menolak> menerima diri mereka untuk dikatakan sebagai 
hasil> keturunan atau yang seketurunan dengan Darwin atau> si kera Hanoman, 
seketurunan dengan Rima Gulam Pawôn> @ Rima Buya Laôt @ Alauddin Ziyadovich 
Umarov yang> atheis-komunis yang akan menggugat sejarah dari> Halleførs, Fitya, 
Norsborg, Swedia?> > Itulah sebabnya orang Jawa yang berunsur historikal> hanya 
mau dituliskan nama Jawa dalam bahasa Inggeris> sebagai: Javanese atau Jawanese 
tetapi tidak sebagai> Javaman atau Javamen, untuk menepik agar tidak> dikaitkan 
dengan nama sceintific itu!> > Itulah juga sebabnya mungkin Wage Rudolf 
Supratman> (yang telah memilih Katholik sebagai agamanya, sama> Katholiknya, 
seperti pilihan yang dianut oleh R. A.> Kartini) anak seorang KNIL Belanda dari 
satuan Korps> Musik, yang ketika tinggal ditangsi KNIL Belanda di> Makassar, 
telah menciptakan lagu "Indonesia Raya",> hasil sebuah gubahan dari sebuah lagu 
hula-hula dari> USA, menuliskan kata Indonesia sebagai "Indones" > saja kedalam 
teks lagu aslinya, mengikut> karakteristik semangat guratan Javanese atau> 
Jawanese, walaupun kemudian telah ditukar ganti oleh> anak-anak Jawa Komunis, 
pelopor Soempah Pemoeda 28> Oktober, 1928, sebagai Indonesia, bersesuaian nama> 
kepartaian mereka Partai Komunis Indonesia (PKI)> yang didirikan ditahun 1924 
itu, selain mereka> menukarkan juga teks lain: Indonesia Mulia menjadi> 
Indonesia Merdeka. > > Mengikut pengamatan J.S. Pilliang, Soempah Pemoeda> 28 
Oktober, 1928, teranggap sebagai sumpah sampah,> karena sumpah pemuda itu, 
tampa nasionalisme, tampa> semangat kebangsaan. Karena semangat kebangsaan 
atau> nasionalisme Indonesia baru bercambah diantara tahun> 1945 - 1949, 
puluhan tahun kemudian.> > Sebegitupun bangsa Jawa sejak beribu tahun lalu,> 
walaupun telah menolak disebut sebagai Javamen,> namun tidak pernahpun 
memperdulikan prihal kehidupan> kebangsaan Jawanya atau nasionalisme Jawanya,> 
sekalipun.__________________________________________________________Be a better 
friend, newshound, and know-it-all with Yahoo! Mobile. Try it now. 
http://mobile.yahoo.com/;_ylt=Ahu06i62sR8HDtDypao8Wcj9tAcJ 


Looking for last minute shopping deals? Find them fast with Yahoo! Search. 
 






_________________________________________________________________
Trött på krångliga mejladresser? Skaffa en live.se-adress här!
 http://get.live.com/mail/options

Kirim email ke