Pada waktu Umar bin Abdul Aziz menduduku tampuk kekuasaan, kepada isterinya diperintahkan agar meninggalkan segala kemewahan. Isterinya meminta hanya sebentuk cincin kegemarannya saja yang diingini agar tidak ikut ditanggalkan. Suaminya mengatakan: "Kamu boleh pilih cincin itu tanpa saya (suamimu) atau memilih tetap bersama saya tanpa cincin tersebut". Ini merupakan moralnya pemimpin yang memperhatikan keberadaan rakyatnya, tapi penguasa kebanyakan dijaman kita ini senantiasa pamer kekayaan yang berasal dari korupsi. Itulah moralnya penguasa sekarang kecuali Mahmud Ahmadinejad, Presiden Republik Islam Iran. Beliau memang tinggal dipusat kota tapi rumahnya sangat sederhana dengan halaman tempat parkir yang hanya muat 2 mobil. Beliau punya mobilpun sangat sederhana, tidak mengikuti model. Pernah ditawarkan agar pindah kerumah mewah, yang menurut orang yang tidak memikirkan tanggungjawab dihadapan Allah kelak, rumah tersebut tidak layak sebagai rumah Presiden, tapi beliau tetap menolaknya.
Mahmud Ahmadinejad juga tidak makan mewah macam wagub Indonesia itu, bersenang -senang tanpa mautau apakah orang kampung punya keinginan seperti itu dan sanggupkah mereka meraih kambingnya?. Ketika tibanya waktu makan siang, isteri tercintanya membawakan masakannya sendiri buat suaminya dikantor Presiden. Bandingkan dengan penguasa Indonesia, bukan saja tingkat presiden, gubernur dan bupati, tingkat camat saja tidaklagi makan masakan isterinya buat siang tapi warung termaju di daerahnya. Sebelum Ahmadinejad jadi Presiden, beliau adalah seorang gubernur. Suatu hari ketika beliau pulang dari kantornya dengan mobil Pegion made in dalam nrgeri yang sangat sederhana, melihat seorang pembuat gorong-gorong yang sangat lamban kerjanya. Beliau berhenti turun dan memperbaiki gorong-gorong tadi. Sambil bekerja dia menanyakan kenapa pembuat gorong-gorong tersebut agak malas mengerjakannya, dengan sopan. Pembuat gorong-gorong tadi menjawab bahwa dia tidak cukup gajinya. Justru itulah tidak bersemangat. Keesokan harinya Ahmadinejad membuat rapat dengan pegawai terasnya untuk memotong sedikit gaji mereka buat "saudaranya" yang tidak berkecukupan. Semua pegawainya setuju untuk dipotong dan hasil pemotongan tersebut bukan saja mencukupi pegawai gorong-gorong tadi tapi juga semua pegawai yang tidak berkecukupan. Ini terjadi ketika RII masih belum mapan ekonominya. Mengapa pikiran yang dimiliki pemimpin RII itu tak dimiliki penguasa lainnya di Asia dan Afrika? Jawabnya mereka itu sudah tertutup mata hatinya. Kenapa mereka tertutup mata hatinya? Sebabnya terlampau banyak sudah melakukan kesalahan, sebagai penguasa bukan sebagai pemimpin. Dalam hati mereka selalu mendapat bisikan syaithan tanpa mereka sadari. Dengan katalain mereka macam orang kesurupan. Kalau orang kesurupan jiwanya didominasi hantu, penguasa tadi jiwanya didominasi makhluk misterius (syaithan): "Qul a uzubirabbinnas. Maalikin nas. Ilaahinnas. Minal jinnaati waannas" (QS. 114) Bermegah - megah itu telah membuat kamu lalai hingga kamu masuk kubur 1. Kamu telah dilalaikan (daripada mengerjakan amal bakti) oleh perbuatan berlumba-lumba untuk mendapat dengan sebanyak-banyaknya (harta benda, anak-pinak pangkat dan pengaruh), 2. Sehingga kamu masuk kubur. 3. Jangan sekali-kali (bersikap demikian)! Kamu akan mengetahui kelak (akibatnya yang buruk semasa hendak mati)! 4. Sekali lagi (diingatkan): Jangan sekali-kali (kamu bersikap demikian)! Kamu akan mengetahui kelak akibatnya yang buruk pada hari kiamat)! 5. Demi sesungguhnya! Kalaulah kamu mengetahui (apa yang kamu akan hadapi) dengan pengetahuan yang yakin, (tentulah kamu akan mengerjakan perkara-perkara yang menjadi bekalan kamu untuk hari akhirat). 6. (Ingatlah) demi sesungguhnya! Kamu akan melihat Neraka yang marak menjulang. 7. Selepas itu, demi sesungguhnya! Kamu (wahai orang-orang yang derhaka) akan melihatnya dengan penglihatan yang yakin (semasa kamu dilemparkan ke dalamnya)! 8. Selain dari itu, sesungguhnya kamu akan ditanya pada hari itu, tentang segala nikmat (yang kamu telah menikmatinya)! Allah 3 kali melarang kita bermegah-megah didunia ini. Bukankah diayat lainnya kita diperintahkan untuk menikmati makanan yang lezat lagi halal? Mengapa di suarah tersebut di larang kita menikmati kemegahan walau dari hasil tangan kita sendiri yang sah? Apakah bertentangan satu sama lainnya? Jawabannya pasti tidak. Yang dilarang kita memakan makanan lezat sementara tetangga lapar. Dilarang kita bermegah-megah sebab masih banyak hamba Allah yang menderita kemiskinan. Justru itulah terkutuknya Indonesia, disebabkan penduduknya, yang kaya - makin kaya raya, yang miskin - makin miskin. Wakil Gubernur Indonesia makan lezat gulai kambing dan fasilitas lainnya yang mereka nikmati sejak mereka menduduki jabatan "basah" tersebut. Sementara orang Acheh kebanyakan banyak perutnya keroncongan diwaktu malam, demikian juga sebagian TNA yang dulunya bermandikan nyamuk dihutan dan sesekali peluru, tapi mereka belum mendapat nikmat paska MoU Helsinki. Sementara orang lain yang tidak pernah bermandikan peluru kini bermegah-megah dengan kenderaan mewahnya. Mengapa mereka pandai mengali tapi tak pandai membagi?. Mafkan saya, semoga dapat direnungi oleh orang - orang yang masih memiliki mata hati Billahi fi sabililhaq (alasytar) ________________________________ From: Lakei Droe <[EMAIL PROTECTED]> To: Ahmad Sudirman <[EMAIL PROTECTED]>; [EMAIL PROTECTED] Cc: [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; universityofwarwickofceulaka <[EMAIL PROTECTED]>; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; sisinga maharaja <[EMAIL PROTECTED]>; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; Yusra Habib Abd Gani Yusra Habib <[EMAIL PROTECTED]>; [EMAIL PROTECTED]; Niklin Jusuf <[EMAIL PROTECTED]>; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; Sekretariat KPA <[EMAIL PROTECTED]>; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; Agoosh Yoosran <[EMAIL PROTECTED]>; Risyaf Ristiawan <[EMAIL PROTECTED]>; Satria Pitpancal <[EMAIL PROTECTED]>; Ahmad Sudirman <[EMAIL PROTECTED]>; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; Pos Bali <[EMAIL PROTECTED]>; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; Che Guevara <[EMAIL PROTECTED]>; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; arlan nur <[EMAIL PROTECTED]>; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED] Sent: Monday, November 24, 2008 1:36:33 PM Subject: WAGUB DAN STAFF BERLIBUR DI UDJONG BATEE http://serambinews.com/old/index.php?aksi=bacaberita&beritaid=59250&rubrik=3&kategori=2&topik=44 DENGAN WANG HASIL MEMAKAN GAJI DI ATAS PENDERITAAN BANGSA ACEH, WAGUB DAN STAFF HARI-HARI MAKAN GULAI DAGING KAMBING. RAKJAT LAM GAMPONG PADJOH KARENG BUTA ATAWA ULEI EUNGKOT MASEN NJANG KEUMONG GUSI TEUH MEUNJOE TAPADJOH. MEUHIBOB LADJU ATEUH PEUDEURITAAN BANSA ATJEH HAI MEUTUAH OOOOOO... ________________________________ Apa lagi perkara yang boleh dilakukan semasa bertemu janji? Dapatkan idea di Yahoo! Answers!
