Menulis atau memforward tulisan orang atau berita dari media manapun bagi kita orang yang beriman tidak lain kecuali mengharapkan redha Allah. Kalau anda forward aktivitas gereja, apakah yang anda harap dari Allah? Kenapa tidak anda kabarkan saja hal yang berhubungan dengan pembangunan yang menguntungkan orang ramai? Ingatlah apa saja yang kita lakukan didunia ini pasti ada balasannya. (alasytar, Acheh - Sumatra
________________________________ From: Sunny <[email protected]> To: [email protected] Sent: Tuesday, January 20, 2009 1:57:34 AM Subject: «PPDi» Wakil Menteri Belanda Kebaktian di NAD http://www.gatra. com/artikel. php?id=122146 Wakil Menteri Belanda Kebaktian di NAD Banda Aceh, 18 Januari 2009 15:24 Wakil Menteri Transportasi dan Pengelolaan Air Belanda, Tineke Huizinga, melakukan kebaktian Minggu di Gereja Protestan Indonesia Bagian Barat (GPIB), di Banda Aceh, Nanggroe Aceh Darussalam (NAD). Dari Banda Aceh dilaporkan, Huizinga beserta rombongan, tiba di gereja di kawasan Peunayong itu, dan langsung melakukan kebaktian Minggu. Kedatangan Huizinga yang tidak direncanakan tersebut untuk beribadah, dan mendapat sambutan hangat dari jemaat gereja setempat. Usai melakukan kebaktian, wakil menteri yang mengenakan kemeja biru muda dan celana putih tersebut, sempat berfoto bersama rombongannya di depan gereja. Menurut juru bicara Kedutaan Besar Belanda, Gonneke de Ridder, tidak ada program resmi wakil menteri Belanda ini pada hari pertama kunjungannya. "Besok (Senin, 19/1) dia akan mengadakan pertemuan dengan Gubernur Aceh dan dengan kalangan pers serta melakukan kunjungan ke proyek rekonstruksi pascatsunami, " katanya. Huizinga dijadwalkan bakal meninjau kemajuan proyek rekonstruksi pascatsunami di Banda Aceh dalam rangkaian program kunjungan ke Indonesia yang dijadualkan berlangsung 18-23 Januari 2009. Dalam kunjungannya di Banda Aceh dan Jakarta, Huizinga bakal meninjau berbagai proyek, di antaranya pertahanan pesisir (coastal defence), penanganan masalah banjir di daerah perkotaan, air minum, sanitasi, dan perubahan cuaca. Di Banda Aceh, Huizinga ini akan mendapat penjelasan mengenai proyek-proyek rekonstruksi seperti proyek pertahanan pesisir, saluran pembuangan air kota, sistem peringatan dini, penyediaan air minum, dan sanitasi. Pada kesempatan itu, Huizinga juga bakal menghadiri acara penandatanganan perjanjian kerja sama jangka panjang antara perusahaan air minum Belanda dan Aceh. Belanda merupakan salah satu negara yang ikut membantu Aceh pascatsunami. Kementerian Lalu Lintas dan Perairan Belanda turut terlibat dalam renovasi pelabuhan Banda Aceh. Pasca tsunami, kerjasama Indonesia dengan Belanda semakin erat. Dalam kunjungan tersebut, Huizinga ingin memperkuat kerja sama tersebut.
