Harian Komentar
23 Mei 2009
TNI pilih langkah persuasif Kelompok Bersenjata Kuasai Bandara di Papua
Jakarta, KOMENTAR
Bandar Udara Perintis Kaisepo, Membramo, Papua, dikuasai kelompok bersenjata.
Meski demikian TNI menilai kondisi secara umum di wila-yah itu tetap kondusif.
Oleh sebab itu, sejauh mungkin di-hindarkan konflik dan dila-kukan dialog.
"Rapat kali ini membahas soal perkemba-ngan di Papua, termasuk ada-nya
penguasaan bandara tetap dilakukan persuasif, hindarkan konflik sejauh mungkin,
kedepankan dialog," kata Panglima TNI Jen-deral Djoko Santoso usai Rakor
Polhukam di Kantor Kementerian Polhukam, Jalan Medan Merdeka Barat, Ja-karta,
Jumat (22/05).
Djoko juga berharap agar fakta yang terjadi di lapangan tidak di bolak-balik
atas kasus pengusaan bandara di wila-yah terpencil di Papua itu. "Jangan di
bolak-balik, lalu kita terprovokasi, nanti dibi-lang pelanggaran HAM,"
jelas-nya seperti dikutip detik.com. Djoko juga kembali mene-gaskan, tentang
langkah yang dilakukan aparat keamanan dengan cara persuasif, walau kelompok
tersebut dinilai mengancam kedaulatan de-ngan menaikkan bendera Bin-tang
Kejora. "Ya tetap kita akan ke depankan tindakan persuasif, nanti jika nggak
bisa, ya kita tindak tegas. Tetap kita adakan pende-katan persuasif dan
dialog," tegasnya.(dtc)