Refleksi: Sekalipun berita Rival dimuat di koran Jakarta yang tersebar di 
seluruh NKRI, tetapi tidak ada satu rumah sakit atau pun petinggi negara 
pancasila  di Jakarta yang bereaksi untuk membantu anak ini. 

Anda percaya bahwa rezim NKRI berpencaksila adalah untuk rakyat? Silahkan kalau 
mau terus dibodohkan.

http://regional.kompas.com/read/2010/02/02/21063069/Besok.Rival.Dirawat.di.RS.Johor.Malaysia


Besok Rival Dirawat di RS Johor Malaysia
Selasa, 2 Februari 2010 | 21:06 WIB


TRIBUN BATAM
Rinanda Rival Rinata 

KARIMUN, KOMPAS.com - Rinanda Rival Rinata, bocah berusia dua tahun penderita 
penyempitan usus, yang rencananya dirujuk ke rumah sakit di Johor, Malaysia, 
belum kesampaian. Pasalnya, paspor keberangkatannya baru dapat dikeluarkan 
keimigrasian Karimun sore hari.

Keberangkatannya baru dapat dilaksanakan hari Selasa (2/2/2010) ini dengan 
bantuan pamannya, Husein. "Tadi paspornya baru selesai jam empat sore, jadi 
terpaksa baru besok pagi berangkatnya bersama pamannya," ujar Efriyana (39), 
ibunda Rival, di kediamannya.

Rival, yang didiagnosis dokter mengidap penyakit Megacolon atau penyempitan 
usus ini, perutnya membesar melebihi ukuran badannya sendiri.

Penyakit ini, kata paramedis, mengakibatkan proses pencernaannya terganggu 
sehingga untuk sekadar buang angin pun harus dengan tangisan mengiba, apalagi 
ketika akan buang air besar.

"Rival bisa tidak buang air besar selama seminggu. Paling bisa hanya tiga hari 
sekali. Bahkan untuk buang angin pun susah," ungkap Efriyana tentang 
penderitaan penyakit yang diderita bungsu tiga bersaudara itu.

Rival seharusnya bisa bermain bersama teman sebayanya, tetapi hal itu tidak 
bisa dia lakukan. Sebab, dia harus lebih sering di rumah agar sakitnya tidak 
bertambah parah. (MSA)

TERKAIT:
  a.. Mazlan, Ayah Rival Terkena Serangan Stroke 
  b.. Rival Menderita "Megacolon", Ususnya Bisa Pecah 
  c.. Rival Menjerit Kesakitan Saat BAB 
  d.. Perut Rival Membusung bak Ibu Hamil 

<<2105348p.jpg>>

Kirim email ke