http://www.antaranews.com/berita/1266144439/ulama-kecam-kontes-waria-aceh

Ulama Kecam Kontes Waria Aceh
Minggu, 14 Pebruari 2010 17:47 WIB 
Banda Aceh (ANTARA News) - Kalangan ulama Aceh mengecam keras kontes waria yang 
diselenggarakan di aula LPP RRI Banda Aceh, Sabtu malam (13/2), demikian Sekjen 
Himpunan Ulama Dayah Aceh (HUDA) Tgk Faisal Ali di Banda Aceh, Minggu.

"Kami mengecam keras pelaksanaan kontes waria dan tindakan itu telah menodai 
pelaksanaan syariat Islam di Aceh," kata Faisal.

Ia menyatakan, kontes itu tidak pantas dilakukan karena perbuatan tersebut 
jelas-jelas bertentangan dengan syariat Islam yang berlaku menyeluruh di 
provinsi berjuluk "Serambi Mekah" itu.

"Kontes itu, apapun alasannya jelas bertentangan dengan Syariat Islam dan kita 
berharap para pihak untuk mempertanggungjawabkan terhadap kegiatan yang 
bertentangan dengan adat dan budaya serta agama Islam tersebut," katanya.

Dalam Islam, demikian Ketua Dewan Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama Aceh ini, 
tidak ada istilah "waria" tapi yang ada "khuntsa" dan adalah haram jika 
laki-laki menyerupai wanita dan sebaliknya.

"Artinya, waria itu buatan manusia yakni laki-laki menyerupai perempuan, 
sementara `khuntsa` yang ada dan diakui dalam Islam karena itu adalah ciptaan 
Allah SWT. Kalau waria itu adalah perbuatan yang melanggar kodrat Tuhan," 
katanya.

Sementara itu, anggota Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) Darmuda juga 
mengecam kontes waria itu.

"Kita juga mengecam dan tidak menoleransi digelarnya kontes waria apapun 
alasannya jelas bertentangan dengan mayoritas penduduk Aceh yang Islami," 
katanya.

Dalam kontes yang digelar di aula RRI Sabtu malam itu, Angga alias Zifana 
Lestisia (19) asal kota Lhokseumawe, terpilih menjadi Duta Aceh.(*)

Kirim email ke