Assalamualaikum!
 
Saya ada pengalaman buat teman-teman milis PPI India semoga bermanfaat. Sekarang saya sedang menunggu seminar di Center saya tentang CDMA(Code Division Multiple Access) Networking yang dimulai jam 4 pm. (Bagi teman -teman milis di Delhi maupun di luar Delhi yang ingin menambah pengetahuan di dunia IT, bisa ikut seminat di center saya gratis, all invited katanya.). Daripada pulang ke hostel dan balik lagi ke sini mendingan saya pake waktu 2 jam ini ngetik di desktop PC dan cerita kepada teman-teman tentang pengalaman saya.
 
Saya ingat  2 minggu yang lalu saya mampir di di flat-nya Mas Fatih di Uckla dekat Jamia Milia Islamic University - Delhi, disana saya diberi sepatu dan makan bermenukan chicken carry yang sangat luarbiasa nikmatnya (Makasih Mas Fatih). Trus ngobrol-ngobrol sama mas Wisnu juga tentang Bukunya Robert Kiyosaki diantaranya "Rich Dad, Poor Dad", "Cash Flow Quadrant" dan yang lainnya. (ternyata Mas Wisnu Setyawan sudah baca juga )
 
Nah dari situ saya teringat ketika saya telah menyelesaikan study s1 saya di Ilmu Fisika, Universitas Padjadjaran, Bandung dan menjadi Asisten dosen saya, I Made Joni, MSc (Alumni JNU, 2000. saya yakin diantara teman-teman ada yang kenal) Waktu itu, saya hanya memberikan materi 2 kali seminggu dan untuk mengisi hari-hari saya yang tersisa, saya mencoba untuk bekerja di Citibank Card & Loan Centre, Bandung. Saya bekerja sebagai sales executive (credit card). Nah akhirnya saya bertemu dengan teman sekerja saya Pipin Aripin (yang luarbiasa baiknya, sering minjamin saya sepeda motornya untuk mengunjungi klien) yang juga meminjamkan saya VCD tentang cerita "Pipo dan Embro". VCD ini adalah VCD yang dibagikan bagi member Tian Shi, multilevel marketing dari China. (Saya nggak bermaksud promosi lho, karena saya dan Pipin juga bukan member Tian Shi ) Cuma yang ingin saya tekankan (kalo Professor saya selalu bilang "My Point") bahwa ternyata dalam hidup ini kenyataan seperti cerita itu benar-benar terjadi dan dari cerita itu secara implisit kita melihat dan memilih jalan kita masing-masing (Jalan si Pipo atau si Embro)
 
Ceritanya begini,
Di sebuah desa terjadi krisis air (yang pasti bukan di India ) sumber mata air terletak di gunung (yang tentunya lebih tinggi dari desa itu) tetapi dipisahkan oleh sebuah lembah sehingga air tidak bisa mengalir ke desa tersebut. Pak kepala desa mengadakan sayembara untuk mengalirkan air dari gunung ke desa tersebut dengan ember (Imbalan tiap embernya $1). Ternyata ada dua orang yang berminat dan menerima tawaran itu yaitu si Pipo dan Embro. Mereka adalah dua orang pemuda miskin yang rajin dan ingin merubah dirinya untuk menjadi kaya. Dan kedua pemuda itu setuju dan mulai mengerjakannya pada pagi harinya.
 
Mulanya mereka mengerjakan pekerjaan yang sama dengan bersemangat, tetapi setelah berbulan-bulan mereka merasa bosan dengan pekerjaan yang itu-itu saja dan penghasilan yang tidak lebih dari hitungan ember itu tadi. Mereka mulai berkreasi dan kita lihat apa yang mereka lakukan :
 
>> Embro
Embro berfikir jika dia bisa membawa ember lebih banyak tentunya dia akan mendapatkan uang yang lebih banyak, maka ia berlatih "fitness"  dan berusaha membawa dua ember tiap kali mengambil air. Kemudian ia mengubah ukuran embernya yang isinya dua kali lebih besar dari ukuran sebelumnya hingga sekali mengambil air ia bisa menghasilkan empat ember. Namun, apa yang terjadi? walaupun badan Embro semakin berotot dan dia banyak menghasilkan banyak uang (4 x dari yang dihasilkan oleh Pipo pada waktu itu) tetapi ia banyak menghabiskan energinya untuk mengangkat ember, membelanjakan uangnya untuk memulihkan kondisi badannya dan menambah supply makanan untuk mendukung pekerjaannya.
Bahkan di malam harinya ia sering meminum minuman keras sebagai pelampiasan tekanan atas kerja kerasnya sehari penuh. Akhirnya setelah berbulan-bulan bahkan bertahun-tahun badan Embro pun semakin tua dan lemah sehingga Ia mengurangi porsi kerjanya dan malangnya ia jatuh sakit.
Embro kehilangan pekerjaannya dan penghasilannya hingga ia membutuhkan pertolongan orang lain untuk menyambung hidupnya.
 
>> Pipo
Pada awalnya Pipo melakukan hal yang sama dengan Embro dan mencari cara yang lebih baik untuk menambah penghasilannya, tetapi ia tetap mengerjakan pekerjaan itu secara wajar. Namun, Pipo lebih tertarik untuk membangun jaringan pipa yang menghubungkan antara sumber mata-air di gunung dan desanya.
Ia menyisakan waktu luang dan penghasilannya untuk membangun jaringan pipa meter demi meter dan peralatan penyangga serta sebuah dam yang bisa menampung seluruh air yang berhasil dialirkan. (Dimana Embro hanya beristirahat untuk memulihkan kondisi badannya) Pipo bercita-cita bisa menjadi penyalur air di desanya yang bisa memenuhi seluruh warga desa tersebut (Cita-cita yang mulia bukan?) walaupun banyak penduduk sekitar yang mencemooh termasuk si Embro.
Hingga berbulan-bulan dan bertahun-tahun akhirnya dengan kerja yang tidak hanya keras, tetapi cerdas dan efektif (Itu kata ustadz saya Aa Gym) Pipo berhasil membangun jaringan pipa air dan dam dengan nama "Pipo Corporation" yang menyediakan supply air dengan harga yang murah dan jumlah yang tak terbatas. 
Akhirnya Pipo pun berhenti dari pekerjaan biasanya dan menerima uang hasil usahanya tanpa ia bersusah payah yang jumlahnya jauh lebih banyak dari yang Embro dapatkan.
Pipo telah berhenti bekerja dan ia tetap menerima uang dari keuntungan perusahaan yang ia bangun, ia bisa pergi berlibur ke luar negri, bisa punya rumah bagus dan yang utama bisa memberi manfaat kepada seluruh desa bahkan ke desa sekitarnya.
 
Nah dalam dunia nyata ini sejujurnya kita juga menemukan kenyataan yang tidak jauh dari cerita tersebut (termasuk saya sendiri, ) dimana banyak orang yang sibuk dan menghabiskan waktu efektifnya hanya untuk melakukan pekerjaan yang kurang efektif sehingga mendapatkan hasil yang sesuai pula. Di sisi lain kita melihat banyak orang yang sibuk membangun asset (kata Rich Dad, sesuatu yang menghasilkan uang yang mengisi kantong anda) hingga setelah beberapa waktu lamanya ia berhasil untuk bebas dari rutinitas pekerjaan yang membosankan.
 
Kita bisa melihat kisah bagaimana Bill Gates (Mahasiswa Harvard Univ. yang tidak menyelesaikan studinya) membangun Microsoft Corporation dengan sebuah ide hanya ingin menciptakan Operating System (software, Windows) untuk IBM-PC yang bisa dipakai oleh berbagai macam platform dan macam komputer (compatible,pada saat itu software hanya dibuat oleh perusahaan hardware, tidak mudah untuk digunakan dan hanya untuk jenis komputer tertentu) sehingga dari situ diharapkan penggunanya bisa lebih mudah menggunakannya (user-friendly), integritas PC yang tergabung dalam Internet Explorer serta mobile operating systemnya, WindowsCE (Siapa yang nggak kenal DOS, Windows, Internet Explorer?) dan yang membanggakan hampir seluruh saham Microsoft Corporation dimilikinya hingga ia dikenal sebagai orang terkaya di dunia.
 
Kita juga masih ingat Oprah Winfley (Seorang Presenter wanita ternama di USA) yang berhasil membangun HARPO Corporation, hingga profesi presenter yang semula menjadi tulang punggung penghasilannya kini menjadi kegiatan sampingannya.
 
Juga Ustadz saya Abdullah Gymnastiar yang begitu hebatnya mengambangkan MQ Corporation yang memiliki lebih dari 17 anak perusahaan. Ia berhasil mengurusnya dan tanpa mengganggu aktivitas dakwahnya.
 
Bagaimana dengan kita?
Pernahkah kita ingin merasakan seperti mereka?
Sudahkah kita berniat & berusaha untuk menjadi seperti mereka ataupun lebih baik lagi?
Pernahkah kita memberanikan diri untuk melakukan seperti apa yang mereka lakukan?
 
 Hehe... jawabannya ada pada diri kita masing-masing karena kita yang paling tau yang terbaik untuk diri kita dan kita yang menentukan untuk menjadi siapa diri kita ini dan bagaimana kita nantinya. setuju?
 
ditunggu kritikannya dan maaf kalo ada yang menyinggung.
Wassalam!
 
 
regards,
 
 


F a c h i m
School of Computer & System Sciences
Jawaharlal Nehru University, New Delhi
Address :
Sabarmati Hostel, Boys Wing Room 053
JNU Campus, Phone : +911126717649, Mobile : +919871149961
 
Allah tidak merubah keadaan suatu kaum, kecuali kaum itu sendiri yang bersikeras untuk merubahnya. Tiada pilihan selain sukses!!!

__________________________________________________
Do You Yahoo!?
Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around
http://mail.yahoo.com

_________________________________________________________________________
Mhs/Masy. indoindia diharapkan untuk selalu melihat diskusi harian di www.ppi-india.da.ru dan situs resmi PPI www.ppiindia.shyper.com  ==========================================================================
Catatan penting:
1- Harap tdk. memposting berita, kecuali yg  berkenaan dg masyarakat/mahasiswa/alumni India
2- Arsip milis: http://groups.yahoo.com/group/ppi-india; Arsip diskusi nasional: www.ppi-india.da.ru
3- HP Ketua PPI (Jusman): 09810646659 ; Sekjen PPI(Mukhlis): 09897407326
4- KBRI Delhi(11)26110693;26118642; 26118647
5- KJRI Mumbai (022)3868678;3800940;3891255



Yahoo! Groups Sponsor
ADVERTISEMENT
click here


Yahoo! Groups Links

Kirim email ke