AHHHHHHH SERISSS DULUU KOO WAN............!!!!!

irwansyah yahya <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

salam,

Huh...Izam..Provokator..Penyakit..Borok Tuh anak.. :)
Itulah yang nampak kalo Anda melihat sekilas sosok patung liberty
Okla ini...hahaahaha.. By the ways Thanks zam ...
Kritikan anda sangat dalam dan ampuh sekali..harapan saya kita
sebagai pengurus bisa menerimanya dengan tangkisan� proteksi� ilmiah
yang rasionil, belajar dari kekurangan untuk menumbuhkan kemajuan,
dan bukan karena kena kritikan malah menjadi lemah dan turun semangat
karena kritikan anggota.

Ok lah ada beberapa hal yang bisa tanggapi, yang jelas yg pertama
adalah Bendahara (karena saya bertanggung jawab atas tugas tersebut)

1. Memungut iuran wajib anggota adalah salah satu tugas saya yang
saya anggap berat namun harus saya jalankan, seharusnya saya sendiri
datang ke tmpt dimana rekan� tinggal di sono( New Delhi), namun anda
bisa bayangkan sebesar mana pengeluaran trasportasi jika saya
melaksanakan tugas pemungutan iiuran wajib ini door 2 door...??? jika
pun saya pungut iuran ini saat dilaksanakannya open house di tempat
umum atau resepsi lainnya layak kah itu....????? jika saya hubungi
melalui Hp berapa pulsa ku yg tersisa tuk hubungin pacarku di Aceh
sana...??????(jgn gara� Rs.50 rupees putus hubungan dgn ce ku
hahahhaha)...

2. pertanyaan anda ttg anggota mana saja yg dipungut iuran wajib
apakah hanya New Delhi Walaa aja, jelas tidak Anggota Kom. aligart
juga dipungut dengan biaya yang sama namun pembagian nya 50% ke pusat
dan sisa nya untuk Kom. Aligart sendiri, dan untuk Mahasiswa Roorkee
juga telah diberitahukan ttg pemungutan iuran wajib ini, namun sampai
sekarang disana blon ada khabar ttg berdirinya Kom dengan pengurusan
yang baru. dan juga rekan� di Punee sono kami blon ada kesimpulan ttg
mereka, dan saudaraku zubeir di banglore telah kami masukan namanya
terdata di New Delhi walaa. untuk New Delhi Walaa ada 40 nama
terdaftar dan Kom. ALigart 12 orang.

3. Pemberian pinjaman kepada anggota bukan hal yang mudah bagi
anggota untuk meminjamkan dana PPI dan bukan maksudnya dipersulit,...
jika anggota meminjamkan dana PPI, kami telah menyediakan sehelai
kertas putih yang nantinya anda harus mengisinya dengan lengkap dan
di paraf oleh ketua dan bendahara... jika anggota memerlukan dana
yang emergency mengapa kita tidak membantu jika memamng kita memeliki
dana. sebesar mana dana yg kita miliki silahkan cek kembali laporan
keuangan dari bendahara pusat. dikit kan....???? Nah saat ini perlu
rekan� ketahui bahwa pengurus PPI_India seluruhnya sedang berpikir
bagaimana mencari pasokan dana tambahan untuk PPI.... nge-loby..???
dah bosan orang liat muka kami...!!! nge-proposal...??? dari itu� aja
masakun surat yg terdata di instansi pemerintah..!!! coba sekarang
anda ikut nimbrung kasih ide tuk masukan dana tambahan PPI
kita..??????.

Masalah ketegasan ketua/wakil dalam membatasi penggunaan komputer di
wisma PPI... hmmmeemm... gimana ya jawabnya, Rekan� sebagai anggota
dan anda telah dikenakan iuran wajib... seluruh fasilitas yang ada di
PPI berhak dipakai oleh anggota namun semuanya ber-Limit. Nonton film
denger lagu....hahahhaha... munkin ketika anda datang ke PPI sekilas
anda melihat hal seperti ini di ruangan sekretariat, banyak kerjaan
lain yang bisa difasilitasi dengan komputer ini.

Sekretaris yang tidak mengumumkan beberapa berita sampai ke
anggota..... bisa aja kau zam ya... terkadang ada beberapa kendala
yang membatasi hal pemberitahuan ini sampai ke anggota, kalo masalah
pemberitahuan di Milis kayaknya anda harus mengecek kembali fasilitas
komputer yang anda gunakan munkin pengumuman tersebut nyangkut di di
microchip nya hahhahahhahha.....sorry canda aja zam....

Sedikit lagi tambahan saya, Yang jelas saya kagum dan Angkat jempol
untuk departemen pendidikan dan kajian ilmiah, bukan hal yang mudah
untuk memebuat website dan bukan hal yang gampang mencetak bulletin
jum'at itu walaupun masih tergesa� itu disebabkan masih ada beberapa
kekurangan Alat tulis di PPI.( dan sepertinya rekan� tidak perlu
melihat bagaimana sistematis kinerja tapi hasil yang disuguhkan
apakah itu memuaskan atau tidak )

Dan perlu rekan� ketahui pengurus di departemen ini lebih banyak
mengeluarkan isi pocket pribadi untuk menjalankan beberapa agenda
program dalam tugas mereka untuk dipersembahkan kepublik. dan seperti
nya jawaban dari Sdr. Saiful telah sedikit banyak menguraikan
bagaimana sebenarnya Dep. tersebut bekerja.

Kesan nya main�....huh. subhanallah... selama 4 bulan ini kami blon
sempat main� dengan kepengurusan PPI ini, waktu,dana,letih bukan satu
ukuran yang munkin anda masukan dalam kata " Main� ". yang jelas jika
kata main� ini anda tujukan ke Dep. Pendidikan dan Kajian Ilmiah anda
harus meminta maaf secepat nya karena kata " Main�" ini tidak cocok
saya anggap untuk ditujukan kepada mereka.

ok lah segini sahaja dari saya, dan jika ada salah dalam memberi
keterangan ttg beberapa depertemen dan bagian inti mohon diralat dan
kepada pengurus lainnya boleh sahaja memberi keterangan yang
berkaitan ttg tugas� nya dan juga silahkan menegur sesama
kita....Thanks to Izam... yang telah mengingatin sesama kita.

wassalam,
ir_ones


--- In [EMAIL PROTECTED], "Zamhasari Jamil" <[EMAIL PROTECTED]>
wrote:
>
> Assalamu'alaikum Wr. Wb.
>
> Beberapa hari sebelum lebaran, Irwan bertanya kepada saya, "Zam,
mana
> komentar kau?" Kala itu saya hanya menjawab, "Wan, saya tak mau
> berkomentar sekarang, saya takut anda akan tersinggung. Karena itu
> biarlah yang lain saja dulu."
>
> Karena yg muncul itu baru dari bung Mario dan bung Qisai, sedangkan
> yang lainnya mungkin masih sibuk dg acara silaturrahmi, maka
komentar
> saya yang tertahan sejak beberapa hari lalu itu, saya sampaikan
> sekarang saja. Untuk mempermudah, maka saya urut saja dari jajaran
> Ketua hingga ke departemen-departmen yang ada.
>
> 1. Ketua/Wakil Ketua:
>
> Saya melihat bahwa ada ketidaktegasan dari pihak ketua dan wakil
> ketua kepada personalia pengurus bawahannya. Penggunaan komputer
yang
> bukan pada tempatnya, seperti memutar film dan lagu-lagu hanyalah
> akan membengkakkan pembayaran listrik semata. Mengapa ketua dan
wakil
> ketua tidak pernah mengkritisi hal ini?
>
> Saya juga menyaksikan bahwa tidak ada tindak lanjut penyusunan
pogram
> kerja PPI. Padahal Wisnu telah memaparkan secara detail ttg itu.
> Ketua dan wakil ketua, saya lihat juga tidak tanggap terhadap
> keadaan. SK iuran bulanan PPI sebesar RS. 50 telah dikeluarkan.
> Anehnya, Bendahara PPI yang saya tahu hanya menunggu anggota saja
yan
> datang ke PPI. Karena itu wajar bila yang tidak datang ke PPI,
tidak
> membayar iuran wajib itu. Apakah ketua dan wakil ketua tidak pernah
> merasa risih memiliki Bendahara yang semacam ini?
>
> 2. Sekretaris:
>
> Sepertinya sekretaris kita kali ini merangkap beberapa jabatan.
Dalam
> banyak hal saya lihat, sekretaris inilah yang sibuk sendiri. Tak
> heran, bila semua file terlihat berantakan. Penggunaan komputer -
> sekali lagi- yang bukan pada tempatnya sudah dianggap hal yang
biasa.
> Sekretaris memiliki hak penuh untuk mencekal mereka yang
menggunakan
> fasilitas PPI yang bukan pada tempatnya.
>
> Juga, banyak pengumuman-pengumanan yang berkaitan dengan kegiatan
PPI
> tidak sampai kepada anggota. Padahal, kita sudah memiliki milis.
> Silakan diumumkan minimal 3 hari sebelum acara dilaksanakan. Ini
bisa
> terlaksana, tentunya bila PPI sudah menyusun program kerjanya
secara
> jelas. Bila tidak, jangan haraplah....
>
> 3. Bendahara:
>
> Siapapaun yang memangku jabatan sebagai Bendahara PPI India, harus
> bisa memposisikan dirinya sebagai "Bendahara" dan sebagai "seorang
> manusia biasa". Tatkala anda datang memungut iuran, maka anda
> adalah "Bendahara" kami. Tapi ketika kita main catur, kita sama-
sama
> manusia biasa. Jadi, jgn terus menuggu anggota yang datang untuk
> membayar iuran itu. Bendahara harus aktif.
>
> Pemberian pimjaman kepada anggota PPI pun harus jelas. Jangan asal
> beri saja, yang tak jelas kapan pembayarannya. Hal ini akan
> mempersulit PPI semata. Berhubung PPI telah menetapkan iuran Rs. 50
> per bulan bagi setiap anggota, maka kami ingin mempertanyakan,
apakah
> semua hanya anggota PPI di New Delhi saja yang dikenai iuran ini?
> Atau juga seluruh anggota PPI di seluruh India? Mohon untuk
> dijelaskan.
>
> 4. Dept. Pendk. dan Kajian Ilmiah
>
> Sudah aktif, tapi masih terkesan main-main. Saya tak melihat adanya
> jadwal diskusi bulanan ini secara jelas dan terperinci. Sehingg
kesan
> yang saya tangkap hanyalah asal tunjuk saja. Penerbitan bulletin
> Jum'at selalu terburu-buru. Padahal tak semestinya membuat Bulletin
> Jumat itu pada malam jumatnya. Kan bisa dibuat sebelum hari Jumat
> tiba. Hal ini terjadi, dalam pandangan saya karena yang bertanggung
> jawab terhadap Bulletin ini banyak santainya. Wajar, kalau setiap
> malam Jumat selalu merasa terburu-buru.
>
> Begitu juga mengenai website PPI. Setahu saya website tersebut
adalah
> website resmi PPI India, tapi banyak hal-hal yang tidak ada
kaitannya
> dgn PPI India masuk ke website tsb. Saya perhatikan, website kita
> lebih banyak diisi dengan berita-berita yang mengutip
> dari "eramuslim". Bukan tidak boleh, tapi org lain pasti tidak akan
> bisa "mengenali" PPI tersebut melalui web tersebut, sebab web
> tersebut tak ubahnya seperti sebuah koran online saja. Nuansa
> ilmiahnya terasa lemah sekali. Karena itu saya sarankan agar pihak
> terkait untuk menelusuri web site ppi jepang, ppi uk, ppi prancis,
> ppi malaysia.
>
> Untuk memantapkan web PPI ini, tentunya ketua dan wakil ketua tetap
> terus memantau isi web tersebut. Bukan terus memujinnya tanpa
pernah
> mengkritisinya.
>
> 5. Dept. Olah Raga & Kesenian
>
> Buat abang Malik, tingkatkan pergaulan ya. Biar lebih hebat lagi.
> Sekarang saya lihat bang Malik sudah cukup aktif. Mengkoordinir
> Gamelan, menampilkan berbagai tari-tarian di bebagai event penting
di
> JNU dan ? (maaf lupa namanya). Tapi kok Malik gak ngasi kabar ke
kita
> ya? Lik, kok sepertinya anda berjalan sendiri? Gak diperhatikan ama
> ketua dan wakil ketua ya? Sabar Lik.....
>
> 6. Dept. Wirausaha.
>
> Konco dodo sebagai kepala depertment ini telah pulang ke Indonesia.
> Tinggallah "adik-adiknya" yang menangisi kepergian Dodo tersebut.
Oke
> deh, berapa uang masuk kau sekarang Konco?  
>
> Ketua dan wakil ketua kiranya bisa mengoptimalkan departmenbnya
> si "Dodo" ini. Personil yang ada memiliki kemampuan untuk diajak
> bekerja sama. Tapi ketua dan wakil ketua tetap harus memberikan
> bimbingan dan masukan.
>
> Penutup, mohon maaf ya bila ada kata-kata saya yang tak berkenan.
> Insya Allah tahun depan, kita pelukan lagi sambil
> mengucapkan "Selamat hari raya idil fitri, mohon maaf lahir dan
> batin".
>
> Wassalam,
>
> BR Kelana.
>
> --- In [EMAIL PROTECTED], "irwansyah yahya"
<[EMAIL PROTECTED]>
> wrote:
> >
> > salam,
> >
> > Terima kasih sekali untuk bung Qisa'i, masalah  yang anda
sampaikan
> > nantinya akan kami bahas bersama bung rozio sebagai kepala preman
> di
> > Departemen Kajian Ilmiah bagaimana sebenarnya sistem diskusi
> bulanan
> > yang telah mereka rencanakan sebelumnya.
> >
> > terima kasih,
> >
> > wassalam,
> > ir_ones





_________________________________________________________________________
Mhs/Masy. indoindia diharapkan untuk selalu melihat diskusi harian di www.ppi-india.da.ru dan situs resmi PPI www.ppi-india.uni.cc  ==========================================================================
Catatan penting:
1- Harap tdk. memposting berita, kecuali yg  berkenaan dg masyarakat/mahasiswa/alumni India
2- Arsip milis: http://groups.yahoo.com/group/ppi-india; Arsip diskusi nasional: www.ppi-india.da.ru
3- HP Ketua PPI (Jusman): 09810646659 ; Sekjen PPI(Mukhlis): 09897407326
4- KBRI Delhi(11)26110693;26118642; 26118647
5- KJRI Mumbai (022)3868678;3800940;3891255




Do you Yahoo!?
Discover all that�s new in My Yahoo!

_________________________________________________________________________
Mhs/Masy. indoindia diharapkan untuk selalu melihat diskusi harian di www.ppi-india.da.ru dan situs resmi PPI www.ppi-india.uni.cc  ==========================================================================
Catatan penting:
1- Harap tdk. memposting berita, kecuali yg  berkenaan dg masyarakat/mahasiswa/alumni India
2- Arsip milis: http://groups.yahoo.com/group/ppi-india; Arsip diskusi nasional: www.ppi-india.da.ru
3- HP Ketua PPI (Jusman): 09810646659 ; Sekjen PPI(Mukhlis): 09897407326
4- KBRI Delhi(11)26110693;26118642; 26118647
5- KJRI Mumbai (022)3868678;3800940;3891255



Yahoo! Groups Sponsor
ADVERTISEMENT
click here


Yahoo! Groups Links

Kirim email ke