Mas FAhim,
Gwe setuju.. setuju dengan kesimpilan ini: > > So, if many people doing the same thing it doesn't mean they will get the same reward, that's depend on their vision and how what they do become influencing and providing a better thing for better life. How we can get our dream if we just "do nothing" and hoping our dream will come true? Even how we can change the world? Or just chat or doing an unimportant thing, how we can become an important people?? > > > > From now, today and tommorow we should change the world, make our dream true, do important thing so we become an important people! Namun bayangan yang aku berikan kemaren itu bukan hanya sekedar mimpi tapi lebih dari itu, sebuah kenyataan hidup yang sangat pahit... namun memberi implikasi positif. Sudut pandang yang aku tunjukkan sedikit berbeda. Aku tidak bernah memikirkan bagaimana seorang individu dengan serba kecukupan, lahir dan besar di kota, menikmati dunia dengan nyaman, kemudian dengan dollar segepok, mendaftar menjadi mahasiswa di India, dapat ICCR pula... trus menamatkan kuliah, lalu hidup bahagia di indonesia setelah mendaftar menjadi staff sebuah departemen... akh.. ini sudah biasa. Atau seorang individu yang mendapat semuanya dengan berbagai fasilitas dan kemudahan dari kemujuran dan keberuntungan yang dibawa lahir secara genetis atau race.Orang2 seperti ini sudah pasti bisa ditebak akan kemana dan bagaimana jalur hidupnya. Namun yang unik di India, seperti halnya di negara2 ketiga lainnya, dan berbeda dengan negara maju lainnya, banyak mahasiswa heheheh... berada disana dari keterjerumusan dari kebutaan mata akibat kehidupan yang begitu menyesakkan. Mereka yang secara terpaksa harus bermigrasi akibat "gerilya" yang tak kunjung padam, pilih mana right or wrong, TNI atau GAM (atau tsunami), mereka yang tidak mampu kuliah di Indonesia akibat biaya hidup yang mahal dan universitas yang komersil, mereka yang betul ingin mencari ilmu di negri gandi yang penuh dengan kesederhanaan... atau mereka yang hanya bsa hidup dari beasiswa ICCR atau "beasiswa" makan dua kali sehari di nadwa... heheheheh, mereka yang pas-pasan Atau mereka yang merasa lebih beruntung berada di India dari pada di Indonesia yang penuh intrik.. Akh belum lagi... mereka hanya memiliki waktu belajar yang sangat sempit... karena di lain pihak harus mengejar tenggat waktu temus yang sangat kompetitif. Kolaborasi, kooptasi, konfrontasi, stigmaisasi dan kepura2 an menjadi seni hidup agar bisa beradaptasi dan diakui dengan yang lain. Kegigihan, keteguhan jiwa, dan komitmen yang kuat kadang harus berbalas dengan rasa iba, kasihan dan underestimasi... dan ini yang aku salut... di antara aral melintang itu, sebagian besar bertahan untuk tetap kuliah, tetap mencari ilmu dengan kondisi yang ada, dengan waktu dan tenaga yang tersisa, nafas yang tersenggal-senggal (banyak merokok kali ye)... bahkan banyak yang menamatkan kuliahnya... hehehe walau sering dipandang sebagai "the second class". Kadang pertanyaan adalah, apakah seseorang sudah melakukan sesuatu yang penting agar menjadi orang penting? begitukan... Kenyataan: banyak orang telah melakukan sesuatu yang sangat penting, tidak dengan tujuan untuk menjadi orang penting atau mengubah dunia dengan mimpi... tapi hanya untuk sekedar bertahan hidup dengan realitas yang ada, kira2 seperti yang aku gambarkan kemarin Dan mungkin realitas itu akan semakin be "rasa" saat HAI, Jakarta version, yang diprakarsasi Mala tumbuh dengan cara yang sama: komitmen dan dedikasi. Dan diharapkan memberi garam yang berbeda: Keegaliteran. Ntah Hapa-Hapa ------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> Give underprivileged students the materials they need to learn. Bring education to life by funding a specific classroom project. http://us.click.yahoo.com/LZzaMD/_WnJAA/HwKMAA/igXolB/TM --------------------------------------------------------------------~-> _________________________________________________________________________ Mhs/Masy. indoindia diharapkan untuk selalu melihat diskusi harian di http://www.ppi-india.da.ru dan situs resmi PPI http://www.ppi-india.org ========================================================================== Catatan penting: 1- Harap tdk. memposting berita, kecuali yg berkenaan dg masyarakat/mahasiswa/alumni India 2- Arsip milis: http://groups.yahoo.com/group/ppi-india ; 3- HP Ketua PPI (Jusman): 09810646659 ; Sekjen PPI(Mukhlis): 09897407326 4- KBRI Delhi(11)26110693;26118642; 26118647 5- KJRI Mumbai (022)3868678;3800940;3891255 Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/ppi-india/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
