Terimakasih sebelumnya karena kk sudah mengangkat topik yang berhubungan dengan saya.
Tapi setelah saya pikir lebih jauh tentang apa makna dari tulisan ini,saya mengetahui bahwa ada makna2 yang 'ga jelas'.But..whatever lah..memang sengaja pada malem itu kami tidak mengundang k'izam tuk hadir,karena qt yakin kak bakal jadi pengganggu diskusi qt..hehe..<bcanda>.
Well..sepertinya tidak penting tuk dibahas dimana dan dengan sapa diner berlangsung.Saya tau...kk ngiri ya gak diajak??hahha...tolong jangan memprofokasikan niat awal kami yang baik dengan membuat semacem opini negative thinking.hehehe...
Banyak hal saya pelajari dalem berkehidupan diIndia.Terutama ttg bergaul dengan temen2 ppi yang notabennya kebanyakan cowo.Baik yang calon Master ato pun calon Doktor.Qta jadi banyak mengambil hikmah dari pengalaman2 mereka.Sooo,,,,,,jangan salah sangka dulu dong..
Hal yang saya dapet dari hasil diskusi malem itu adalah saya semakin mejadi termotivasi untuk buat satu gagasan<masi outstanding>.Jika dibandingkan dengan mahasiswa2 yang ada di Indonesia,PPI menurut saya gak kalah hebatnya,cuman belum banyak yang bisa dan berani tuk unjuk gigi kayak Mr MG..Mr Q..ato Mr Izam...
_imutsekali_
BA,Delhi University
Zamhasari Jamil <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
Salam,
Satu hal yang perlu untuk kita biasakan adalah manakala kita duduk
bersama juga sambil berdiskusi. Tentunya berdiskusi yang bisa
menambah wawasan keilmuan masing-masing diantara kita. Kata "kita"
yang saya maksud adalah bukan bermakna "saya" dan "Nidya", tapi
antara kita yang mengklaim diri sebagai "mahasiswa" dan "mahasiswi".
Kita juga tak perlu memandang rendah diskusi "warung kopi", sebab tak
jarang sebuah ide besar muncul dalam diskusi warung kopi tersebut.
Dan Nidya yang sering mengadakan diskusi warung kopi bersama bung
Qisai dan bung Fachim ini tentunya secara tidak langsung telah
menyerap keilmuan seorang doktor di bidang politik dan keilmuan
seorang majister di bidang komputerisasi. Tentunya, tujuan semacam
ini bisa tercapai bila di dalam setiap perjumpaan itu ada celah untuk
mendiskusikan masalah kedua bidang keilmuan ini (politik dan
komputer).
Mbak Nidya, sebenarnya sentilan-sentilan saya agar rekan-rekan
mahasiswi Indonesia ini --sebutlah supaya unjuk gigi-- tersebut
bukanlah untuk menyinggung pribadi seseorang, melainkan sebagai
bentuk kepedulian saya agar rekan-rekan mahasiswi dan juga rekan-
rekan mahasiswa tak terbuai oleh situasi dan lingkungan di India ini.
Sebab, baik di kampus maupun di lingkungan komunitas pelajar
Indonesia di India ini, nuansa kehidupan ilmiah itu seolah mati suri.
Saya tak bisa membayangkan apa yang terjadi jika sekiranya diadakan
"cerdas-cermat" antara mahasiwa/i yang belajar di India dan di
Indonesia. Mahasiswa/i yang belajar di Indonesia yang saya maksud
tentunya mahasiswa/i yang belajar di UI atau UGM atau UIN Jakarta.
Mengapa saya membandingkan kita dengan mereka? Tentunya saya melihat
bahwa pada kenyataannya kita belajar di India ini juga di universitas-
universitas papan atas.
Saya "iri" sekali begitu di inbok email saya banyak sekali undangan
dari rekan-rekan di tanah air untuk menghadiri seminar ini dan itu,
diskusi, workshop dsb. Saya bisa membayangkan bagaimana lincahnya
mereka dalam menganalisa, membahas dan mengkaji suatu persoalan atau
permasalahan.
Untuk itu, adalah sangat menarik sekali bila kita membudayakan dalam
setiap perjumpaan kita juga diselingi dengan sedikit diskusi yang
berfaedah. Tentunya dengan tidak mengenyampingkan obrolan kita
seperti biasa: kisah cinta dan asmara. Betulkan mbak Nidya?
Wassalam,
K' Haji -(Panggilan baru buat saya selain Ust. Dinamis, hehehe)
--- In [email protected], Nidya <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> Dear...
> Wah..bahagia sekali akhirnya saya bisa ngisi di milis ini.Karena
sometimes,saya merasa blum bisa nymbung dengan arena topics yang
biasa dibahas di milis.
> Apalagi dengan singgungan2 dari k'izam agar mahasiswi2 juga bisa
unjuk gigi di milis.Ditambah dengan hasil diskusi dinner kemaren
dengan senior saya K'fahim n k'sai.
> 'ayo dong nid do something in milis'.Ehem,,,ok deh..
> Wah untuk tema'What type of Men Do Women Want',sepertinya agak
sungkan tuk ngomentar ini.
> Coz as u knows that saya masi terbilang 'kurang ilmu' ttg
cowo.harus tanya byk ke master saya K'izam n k'ulis.
> Kalo diliat dari sisi wanita sih..yaa..siapa juga ga pengen punya
cowo yang perfect<tul gak m'mala!!!>
> Entah pengertian perfect ini apa,karena setiap individu pasti punya
tipe2 cowo idaman yang berbeda.
> Well..menurut saya..cowo bisa dilihat dari 3 sisi.
> 1.Phisically
> Hahha...untuk yang satu ini cewe mana sih yg gak mau punya cowo
macem tampang Tom Cruise<ganteng bo!>,ato selera mba mala macem
Sahrukan wala.
> Emang secara basicly tampang menjadi lirik pertama oleh para
wanita.Apalagi kalo ditunjang sama badan athletis ala beckham<mo dong!
>.
> Kita2 kalo jadi cewek pasti akan lagsung Pailing in lop with dat
guy,pd pangangan pertama.hehehe...
> 2.Mentally
> Slain fisik cowo harus ditunjang dengan mental juga.Maksudnya itu
loh..kayak baik hati,jujur,tidak
sombong,pengertian,perhatian,romantis dan sifat2 yang membuat cewe2
kelepek2.
> Tunggu!!ada yang kurang,percuma kan kalo tidak ditunjang dengan
iman yang kuat serta amal ibadah saleh.
> Coz sometimes saya melihat byk org2 yg sudah jadi pa haji..tapi
kok jarang salat??
> Bingung aku...
> 3.Yang laen2...
> Hehehe..kalo yang ini sih ada gak ada diusahakan ada.Yaitu
hepeng<ngambil dari istilah echa>.Emng kita sebagai cewek ga muna ttg
hal yang satu ini.
> Why not???<tul ga mba???>.Kalo ga ada modal juga repot.Tar yang
traktir syapa dong??.hahha..Jadi cewek matre dong??
> Ya gak matre juga siy..asal bisa ngebuat happy juga uda syukur
kok...
> But disatu sisi juga ada cewe yang berpendapat "udah sukur lu
ada yang mau".
> No matter metro sexual men or macho ones.Klo uda cinta<Apa sih
cinta itu?tell me!!>ya..sok wae lah..
> I think its the same ya,yang penting bisa membahagiakan pasangannya
itu sudah mantep!!!
> Seperti saya,banyak yang masih yakin kalo jodoh di tangan
Allah.Tpi,harus kah cewe hanya menunggu bak gadis pingitan?
> pan sekarang jaman modern.
> Soo..Ladies..show up lah!!!
> Maaf ya kepada cowok2...bukan maksudnya menyinggung kalian
semua,tapi apa daya.
> Saya hanya memberi komentar n unek2 mewakili cewe2 yang ada.
> Ya,,kalo cowo2 merasa ada yang memenuhi syarat diatas bisa langsung
mengajukan proposal dan berkas2nya.
> <apaan sih!!>.
>
> Salam,
> _imutsekali_
> BA,Delhi University
_________________________________________________________________________
Mhs/Masy. indoindia diharapkan untuk selalu melihat diskusi harian di http://www.ppi-india.da.ru dan situs resmi PPI http://www.ppi-india.org ==========================================================================
Catatan penting:
1- Harap tdk. memposting berita, kecuali yg berkenaan dg masyarakat/mahasiswa/alumni India
2- Arsip milis: http://groups.yahoo.com/group/ppi-india ;
3- HP Ketua PPI (Jusman): 09810646659 ; Sekjen PPI(Mukhlis): 09897407326
4- KBRI Delhi(11)26110693;26118642; 26118647
5- KJRI Mumbai (022)3868678;3800940;3891255
__________________________________________________
Do You Yahoo!?
Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around
http://mail.yahoo.com
_________________________________________________________________________
Mhs/Masy. indoindia diharapkan untuk selalu melihat diskusi harian di http://www.ppi-india.da.ru dan situs resmi PPI http://www.ppi-india.org ==========================================================================
Catatan penting:
1- Harap tdk. memposting berita, kecuali yg berkenaan dg masyarakat/mahasiswa/alumni India
2- Arsip milis: http://groups.yahoo.com/group/ppi-india ;
3- HP Ketua PPI (Jusman): 09810646659 ; Sekjen PPI(Mukhlis): 09897407326
4- KBRI Delhi(11)26110693;26118642; 26118647
5- KJRI Mumbai (022)3868678;3800940;3891255
Yahoo! Groups Links
http://groups.yahoo.com/group/ppi-india/
[EMAIL PROTECTED]
