Fachim Harharah <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

Aduh mbak tilla, jangan marah2 gtu donk...
soale ana nggak denger tuh sebelumnya klo "social being determines
social consiousness"

Tylla : Wuaa..ha..haa..haaaa...mas fachim sayaaaang..siapa yang maraah..aku kanudah bilang,nothing is personal..cuma, di poin dimana aku kelihatan 'marah', ya..aku kan udah tulis, kenapa aku jadi keliatan 'marah' ?

#############################
Sapa yang bilang ya klo perempuan lebih bagus nggak pake baju???
Soale ana disini nggak biasa artikel yang berkenaan dengan itu,
paling baca Java Programming Language, itu bisa liat di java.sun.com

Tylla : wua ha ha ha..lagi.makanya ana kasih link link dan beberapa rekomendasi buku.Sebagai part of society, kadang perlu juga kan, tu yang beginian..;)

jadi mungkin agak susah buat ane tuk bisa memahami tulisan2 itu kali
ya? Maaf deh. Hehehe..bcanda neh, klo gajah pake baju, berarti tuh
gajah pinter banget, kan jarang2 ada gajah gtuan. Hehehehe....
klo ana pengen perempuan nggak pake baju, sepertinya nggak deh, kan
dari awal di blog ana, mata ana ini susah diajak kompromi, mata
pengen, tapi hati takut, karna adzab akhirat yang ana percaya lebih
pedih, mungkin klo liat istri ana gtu hanya didepan ana aja, itu
lain lagi, ehm...jadi KEWAJIBAN!!!! berpahala lg, jadi semangat 45
neh!

## tylla : Yaitu mah saya sepakat, kalao konteksnya soal keyakina dan norma agama.Ehm, soal kewajiban, ya bisajadi diskusi panjang lagi nih, tapi ya, dalam konteks ini, aku sepakat kok, normanya emang begitu,mau diapain lagi ? :)

 

#################################

Maaf lagi, sampai sekarang ana belum ngerti soal ide feminimisme,
jadi mungkin lain kali insyaAllah ana baca, soale dari beberapa hari
yang lalu sampai skarang juga ana harus nerjemahin documents teknis
dari bahasa indonesia ke english, trus tuh ujian masih 3 paper lagi.
maaf itu alasan klasik tapi gpp kan klo dipending dulu requestnya...

 

## Tylla : Sure ..heheheheh..iya nih..bulan ujian sialan yak..aku juga dikejar dua research paper nih..huaaaaa doain donk..

##############################


Maaf juga, di SMA ana masuk kelas IPA jadi nggak blajar banyak soal
sosiologi, tapi pernah denger kok dari temen2 walopun nggak ngerti
banyak. Klo bicara soal evolusi, apa Undang2 juga berevolusi?

 

Tylla : Accha.Tapi kelas 2 dapet sociologi kan..hehehe..nilai dan norma itu pelajaran kelas dua kok..hehehehe

Undang undang jelas berevolusi dong, karena undang undang merupakan salah satu bentuk tertulis dari produk budaya (baca ; legal) masyarakat.Contohnya,. undang undang perdata indonesia yang tadinya cuma plek ngikutin BW-nya Belanda, sekarang banyak diperbaharui dan di 'buang' isinya.Gitu Bang
##########################

Eh, walopun ana seneng pake processor Celeron, biar gampang di
upgrade dan overclock, ana nggak pernah ngebanding2in, justru
menghormati, menghargai dan seperti yang ada di blog ana itu, udah
dibaca dan dipahamin dengan baik blom neh??? ana jadi pengen mastiin
aja. btw, kan boleh2 aja buat contoh, soal gajah, ok deh ntar ana
contohnya pake kucing yang lebih kecil, tapi ane belum pernah liat
kucing pake baju hehehehe......

 

## Tylla : hewan apapun itu,buat saya yang pro feminis, nggak pernah layak untuk dijadiin perbandingan sama perempuan.Apalaagi ngejadiin perkara ini becandaan or sama dengan ngejadiin perempuan laughing object equal with animals.Nah, ini makanya aku rekomendasiin baca hal hal yang aku rekomend itu.Biar nyambung.Gitu lho say..
################################
ke perempuan adalah keputusan perempuan. dan social being
determines social consiousness, apa tanggapan personal erat
kaitannya sama didikan sosial? maaf saya nggak ngerti ilmunya, tapi
kayaknya klo logikanya sih agak nyambung, lah ana jadi bingung neh

 

Tylla : Makanya aku kasih beberapa buku buatreferensi..hehehehe.....biar logikanya nyambung..trust me, di diskusi diskusi sosiologis itu nyambung banget kok akhirnya..hehehehehe..

##############################
kasus tautologynya :
if [perempuan=personal] then [perempuan punya keputusan & tanggapan];
[perempuan==personal] so [perempuan terkait didikan sosial];
if [perempuan=terserah] then [perempuan nggak terkait didikan sosial];

##Tylla : Nah..ini dia..karena kita berangkat dari pendekatan yang berbeda dan pemahaman yang berbeda soal didikan sosial dan konteksnya, makanya nggak nyambu8ng jadinya....bisa ja sih didiskusiin disini, tapi, once again, bakal panjaaaaannngggggg banget, berhubung kita sama sama dikejar tugas kuliah, ya diopending dulu kali yee..trus satu lagi mas, persoalan sosial budaya begini, basic logikanya tidak sesederhana mata kuliah DDL (dasar dasar logika) seperti yang mas contohkan diatas.itu bisa dipake, kalo paradigmnya positivist.Itu juga nggak mesti deing.Ada yang namanya logika dialektis materialis historis.Nah..dengan dasar ini, tautologinya Mas Fachim bisa digambarkan dan dijelaskan dengan lebih clear,khususnya di veriable 'didikan sosial'..nanti baru nyambung deh..hehehehe..asli mas..nggak sesederhana persamaan matematis..:D heheh
##########################
Ehm...seperti alasan diatas, blom buka UNIFEM. Pokona badan PBB,
temen2nya Mr. Brooke deh. Kayaknya sih iya mereka lebih
berpengamalan ketimbang ana yang nggak pernah ketemu sama korban ato
pelakunya, cuma mengandai2 aja.
Wah klo kesana ana kagak pernah, pernahnya ke Famharindo, Ltd, Bank
Muamalat tuh yang di gatot subroto, DAAD, BEJ, German Embassy di
thamrin, Switzerland Embassy, Indian Embassy, NEC dan Singapore
Embassy yang di kuningan, LIPI dsb. jadi ana ngertinya mereka di
kantor pada berpakaian rapih, pake blazer.

## Tylla : nah..bedanya diskusi sama debat kusir kan..kalau diskusi referensinya harus jelas dan akurat..hehehehe...untuk menghindari idiom jaka sembung bawa golok..hehehehehe...begitu bang...Kan anda sendiri yang bilang sama mas lukman, bagaimana kita harus mempertahankan pendapat kita dengan argumentasi yang logis, dalam konteks ini,. referensinya harus logis dan ilmiah kan ? Basicnya apa ? Data yang diakui akurat lah..hehehehehe

###############################
lo soal dianggap oleh negara ato nggak sih ana nggak
ngerti, tapi dianggap sama media nggak tuh, biasanya klo media
mendukung, pastinya tekanan untuk ditindaklanjuti lebih besar.
## Tylla : Nah, soal ini kita sepertinya punya referensi tulisan dan lapangan yang berbeda.Coba nanti kalau sempet, baca deh..Pers dan Kapitalisme, mungkin bisa menjawab frase

yang anda l9ontarkan. Terus, believe me deh, berita terakhir..Media mana sih yang negblow up kasus anti BBM..tindak lanjutnya apa? hehehehe..trus..baca deh, sejarah orde baru..ada berapa juta kasus yang terkubur dalam dalam karena mengganggu kepentingan negara (baca ; Penguasa)hehehehe..lagi lagi saya pertanyakan, dasar argumentasi anda apa dalam hal ini ;) ?

###################################

Anyway, kata Bon Jovi, Oh baby it just me yeaa.... ana nggak ngerti
banyak.
## Tylla : nah ini kan fungsinya diskusi, salaing mempertahankan argumentasi untuk menambah referensi..anda sendiri kan yang bilang..hehehehe nggak masalah kok..

################################################
narik tuh buat ana soal 10% itu. Hey, skali
lg ana nggak mau baca sekarang soal hukum rimba, lg mo baca buku
networking dulu itu ada hukum hukum Metcalfe neh hehehhee...soale
besok lusa ujian hihihihi.....
Sepertinya sih iya, karna ana nggak ngerti banyak soal itu, jadi
nggak efektif ya. Logika ana nggak jauh2 sih klo nggak AND, OR, NOT,
NOR, NAND udah. Kayaknya logika di computer itu nggak pas di kasus
perempuan ini, dan maaf deh klo gtu.

##Tylla : Hua..hahaaa..sekali lagi, ini fungsinya diskusi kan..untuk buka wawasan dan nambah pengetahuan.aku juga terbantu banyak kok dengan analogi analogi linux dll yang anda bicarakan (BTW, aku juga nulis soal linux di reasearch paperku lho,soal copyright-copyleft dll.. Law of Intellectual property right in controversy)

Tapi inti yang mau saya sampaikan, sepakat kan, kalau kitya berdiskusi, means, konteksnya mestinya ilmiah dong ? Jadi argumentasinya mesti didasari data dan/atau fakta yang relevan..hehehehehe iya nggak ya ? Kagak usah minta maaf lah ya..nggak penting lagi..ini toh diskusi..:)

###############
a emang pendatang yang baik....diingatkan dengan
baik2 dan mau menghormati mereka dan insyaAllah nggak bermasalah ya.

## Tylla : Untungnya sih,,memang tidak bermasalah..hehehehe

nya sama didikan sosial.....bingung...hihihi....blajar
dulu ah, project ntar lagi, have a nice day 2!

## Tylla : Ok deehh..sukses buat ujiannya...have a nice day..

Cheers

 

 
<[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> Aduuuuhh

> kan udah dijelasin, kalu tanggapan personal itu erat
keterkaitannya sama didikan sosial
> (social being determines social consiousness..)

> Aku coba jelasin kalao yang dibilang personal itu sebenrnya
didikan sosial dan ujung ujungnya jadinya political..

> Terus siapa bilang perempuan lebih bagus nggak pake baju ?? kamu
bisa baca nggak sih ?? apa bahasaku terlalu bodoh dan rendah buat
orang pinter seperti kamu ?? Apa hubungannya gajah pake baju sama
perempuan nggak pake baju ?? Kan situ sendiri yang pengen perempuan
nggak pake baju ??

> aduh, mungkin biar bisa faham maksudku, buka link ini aja deh :
> http://womensissues.about.com/od/feministtheory/

> Standar pantas atau tidak pantas itu biasanya terangkum dalam
sistem norma yang diejewantahkan dalam hidup sehari hari..waktu SMA
pernah belajar sosiologi kan ??
> biarpun tidak ditulis, norma itu berjalan dan dianggap sebagai
hukum tak tertulis yang sangsinya bisanya berupa sanksi sosial, gitu
lho.
> KArena tidak tertulis, biasnya norma ini berevolusi sesuai dengan
perkembangan sejarah masyarakat.gituu..

> Satu lagi, kayaknya otak anda perlu di up grade deh, biar nggak
kebiasaany ngejadiin perempuan laughing object, apalagi ngebandingin
perempuan sama gajah punjabi !!!
>
> Aku nggak Anti Jilbab.Aku nggak anti orang nghargai kultur orang
lain seperti yang anda contohkan di Iran.Tapi aku juga ngagk anti
sama pendapat bahwa p[ersoalan apa yang mau dipakai perempuan,
adalah keputusannya perempuan itu sendiri, bukan paksaan orang
lain..mau pake jilbab kek, nggak kek, terserah perempuan dong ah !!!
itu intinya

> Soal logika orang kaya coba lagi liat didata, ada berapa banyak
rumah dengan istem keaman canggih, kerampokan juga..
> Tahun 2003,Rumah saya punya penjaga malem, plus Anjing
doberman.Mobil saya ilang aja tuh..satpam saya dihajar sampe
pingsan !! Datanya mana ?? kalau rumah bersatpam nggak pernah
kemalingan ??wong bank bersatpamn aja bisa kebobolan kok..

> intinyaaa..MALING YA TETET MALING...RAMPOK YA TETEP RAMPOK..

> Soal UNIFEM
> Anda udah buka situs UNIFEM belum sih ??coba buka deh, jadi ngerti
UNIFEM itu apa, adan apa relevansinya sama obrolan ini.Aku jadi
nggak ngerti, apa hubungannya UNIFEM sama pekerja jalan tol ??
>  gila ya !!! aku nggak wawancara korban perkosaan pak !!! Karena
sebagaian besar korban perkosaan terlalu terguncang jiwanya untuk
diperkosa !! Dan Data itu bukan dara temporer atau kasuistik
temporer !! Tapi data komprehensif tahunan.Anda sepakat dong, kalau
para researcher PBB adalah researcher yang punya pengalaman research
mumpuni dan pastinya lebih dari anda ??Dan just For the record, Aku
NGGAK PERNAH PAKE BLAZER di UNIFEM
> aku pake celana jeans, rok batik kaos gombrong, apapun yang aku
suka..pernah coba datengin UNDP atau UNICEF nggak ??biar bisa liat
perbandingannya
> bosku aja pake sleeveless tuh !!
> Nggak cuma di UNIFEM aku ngurusin persoalan perempuan.Di
kalyanamitra, LBH APIK dan koalisi perempuan,aku kenyang betul sama
data soal perkosaan !!Termasuk perkosaan massal 1998 yang nggak
dianggep sama negara. and believe me, nggak sesederhana itu
persoalannya !!

> Tau nggak, dari seluruh prosentase kasus perkosaan, orang orang
yang anda bilang itu nggak nyampe 10% dari seluruh korban perkosaan
yang ada !! sisanya, orang baik baik yang bahkan nggak kenal apa itu
lipstik !!!!!
>
> soal hukum rimba..nah..baca deh kenapa patriarki sekarang jadi
hukum yang dominan..(kuat) sehingga keluar komentar komentar
misoginis yang nggak anda sadari sebagai komentar pelecehan.. :D
hehehe

> Kayaknya nggak efektif kalo saya ngoceh ngalor ngidul soal ini ke
anda, berhubung anda terlalu pintar dan intelek, sementara saya cuma
pekerja lapangan yang bodoh.
> mendingan baca aja buku matinya gender ivan illich atau the origin
of the Familynya Engels,atau  menggugat patriarkinya Bhasin, atau
buka aja situs situsnya jurnal perempuan..biar rada nyambung dikit
logikanya, itu juga kalau sempet...hehehehe

> Soal pendatang nggak tau adat, apa kemudian berarti Islam
mengajarkan umatnya untuk menegur dengan kekerasan dan pelecehan
macam itu..:D ?hehehehe..
> aku pernah dua bulan di Aceh, jadi volunteer Tsunami relief, aku
bisa bebas kemana mana tanpa gamis, awalnya aku nggak pake Jilbab,
terus dikasih tau baik baik, ya aku pake nggak ada masalah.Yang aku
masalahin kan caranya itu yang nindes dan jumawa..coba liat lagi
dehhh

> hehehe
> sekali lagi, nothing personal bung..have a nice day..
> Cheers..:D






Yahoo! Music Unlimited - Access over 1 million songs. Try it free.

_________________________________________________________________________
Mhs/Masy. indoindia diharapkan untuk selalu melihat diskusi harian di http://dear.to/ppi dan situs resmi PPI http://www.ppi-india.org ==========================================================================
Catatan penting:
1- Harap tdk. memposting berita, kecuali yg  berkenaan dg masyarakat/mahasiswa/alumni India
2- Arsip milis: http://groups.yahoo.com/group/ppi-india ;
3- HP Ketua PPI (Mukhlis): 09871815229 ; Sek. PPI(Herman): 09897160536
4- KBRI Delhi(11)26110693;26118642; 26118647
5- KJRI Mumbai (022)3868678;3800940;3891255




SPONSORED LINKS
Charity organization Organization development Organization structure
Charitable organizations School education Nonprofit organizations


YAHOO! GROUPS LINKS




Kirim email ke