Salam,
 
Kalau baginda Rizqan Khamami (RK) ini sepakat dg ide mbah Kalla, saya malah kaget ketika mbah Kalla mengucapkan pernyataannya tsb. Bagaimana tidak, mengapa Kalla begitu nekad memvonis pesantren sebagai kandang teroris serta mengapa Kalla begitu nekad untuk mengontrol setiap isi ceramah agama. Kalla saya kira sungguh keterlaluan.
 
Beberapa hari lalu saya berbincang-bincang via phone dg seorg pemuda yang bekerja di sebuah media, saat saya ditanya mengenai siapa kira-kira pelaku bom Bali jilid II, saya mengatakan bahwa pelaku bom Bali jilid dua itu adalah manusia, pasti manusia. Hanya saja, siapapun kita tak berhak mengklaim bahwa yg melakukan hal itu adalah kelompok JI, boleh saja anda mengatakan bom JI dilakukan oleh kelompok JI, tapi anda harus memberikan bukti yg jelas terlebih dahulu.
 
Pemuda itu langsung mengatakan bahwa untuk sementara ini bukti-bukti yg ada menunjukkan bahwa pelakunya adalah kelompok JI. Saya langsung menyambung dg keras, mengapa untuk urusan bom-mengembom ini, anda bisa langsung memvonis JI seketika dg bukti-bukti yg belum bisa dipercaya. Bagi saya, bukti-bukti yg ada hanyalah sebuah rekayasa. Cobalah anda berpikir, mengapa untuk menetapkan koruptor yang sudah jelas-jelas melakukan korupsi di negeri ini begitu sulit? Tapi begitu gampangnya kita menuduh JI sebagai pelaku teror.
 
Selanjutnya saya mengatakan dg tegas karena memang posisi saya jelas, jika memang JI itu ada, dan semua pengeboman di Indonesia dibintangi oleh aktor ternama Abu Bakar Basyir (ABB) itu, maka silakan ABB dihukum mati saja, sebab saya yakin sekali bahwa ABB akan siap untuk menerima hukuman qishas. Itu lebih baik dari pada menaham ABB dipenjara. Saya curiga, jgn-jgn penahanan ABB hanyalah untuk mengikuti anjuran dari sebuah negara tertentu dimana Indonesia masih bergantung kepadanya.
 
Yg sangat menyedihkan adalah, bila pelaku pengeboman itu adalah bukan orang JI. Bila opini yang berkembang mengatakan bahwa pelakunya adalah JI, maka bisa saja pelaku yang sebenarnya berkokok ria dan lagi-lagi ia akan menyusun strategi untuk melakukan pengeboman di tempat yg lain. Wajar saja bila tindakan terorisme itu tak kunjung selesai dari Indonesia, sebab pelaku teror yg sebenarnya masih selamat dari berbagai tuduhan.
 
Kalla boleh-boleh saja membuat pernyataan gaya Orde Baru, tapi kini, kembali "Pesantren berlinang air mata".
 
Baginda RK, bagaimana dengan Thesis doktor Anda? Salam buat calon bini, hehehehe.....
 
Wassalam,
 
IzaM -   

Rizqon Khamami <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
Terus terang saya sepakat dengan Wapres Y. Kalla. Pada satu sisi,
dalam mengekang terorisme dan sikap keras beragama, amat dibutuhkan
sikap tegas. Saya setuju-setuju saja dengan Pak-De Kalla. Tapi, tidak
berhenti di situ, Kalla harus betul-betul memperdayakan dan
memperkuat basis pesantren moderat --yang kebanyakan milik warga NU.
Ini penting, mengingat tanpa empowerment ini, maka langkah Wapres
Kalla akan sia-sia, dan bahkan cenderung memiliki kesan menghantam
pendidikan Islam.

Kok bisa gitu? Silahkan baca sendiri renungan & kegelisahan di blog
pribadi saya:
http://rizqonkham.blogspot.com/2005/10/does-jamaah-islamiah-ji-exist_17.html 

Salam,
Riz.
===


* * * * *
Zamhasari Jamil
Department of Political Science
Aligarh Muslim University, Aligarh
Website Kampus  : http://www.amu.ac.in
Website Pribadi    : http://www.e-tafakkur.blogspot.com
Website PPI India : http://www.ppi-india.org
Email: izamsh@ yahoo.com


Yahoo! FareChase - Search multiple travel sites in one click.

_________________________________________________________________________
Mhs/Masy. indoindia diharapkan untuk selalu melihat diskusi harian di http://dear.to/ppi dan situs resmi PPI http://www.ppi-india.org ==========================================================================
Catatan penting:
1- Harap tdk. memposting berita, kecuali yg  berkenaan dg masyarakat/mahasiswa/alumni India
2- Arsip milis: http://groups.yahoo.com/group/ppi-india ;
3- HP Ketua PPI (Mukhlis): 09871815229 ; Sek. PPI(Herman): 09897160536
4- KBRI Delhi(11)26110693;26118642; 26118647
5- KJRI Mumbai (022)3868678;3800940;3891255




SPONSORED LINKS
Charity organization Organization development Organization structure
Charitable organizations School education Nonprofit organizations


YAHOO! GROUPS LINKS




Kirim email ke