** Milis Nasional Indonesia ppi-india **
Inilah  BUKTI bahwa PARTAI KEADILAN SEJAHTERA (PK SEJAHTERA) =96=20
dahulu Partai Keadilan (PK) =96 adalah Partai yang ANTI KKN (Kolusi,=20
Korupsi dan Nepotisme).

1.      Anggota Fraksi Partai Keadilan DPRD DKI Jakarta MENOLAK=20
laporan pertanggungjawaban Gubernur DKI Sutiyoso yang bermasalah,=20
serta secara TEGAS tidak mencalonkan dan memilih Sutiyoso untuk=20
menjadi Gubernur DKI Jakarta periode 2002 =96 2007.=20
2.      Anggota Fraksi Partai Keadilan DPRD I Sumatera Barat MENOLAK=20
anggaran belanja yang tidak mencerminkan kepentingan rakyat.
3.      Anggota DPRD I Partai Keadilan Jawa Barat,=20
MENGEMBALIKAN "uang kadeudeuh" (tanda terima kasih) yang diberikan=20
Pemda Jawa Barat, kepada masyarakat sebesar 500 juta rupiah.=20=20=20
Sementara anggota dari partai lain menerima uang rakyat tersebut.
4.      Anggota DPRD II Partai Keadilan Magetan (Jawa Timur),=20
MENOLAK "jatah gelap" untuk anggota DPRD II sebesar 1 juta rupiah,=20
yang diambil dari Proyek Penanggulangan dan Pengentasan Desa=20
Tertinggal (P3DT).
5.      Anggota DPRD I Partai Keadilan Bengkulu, sempat diboikot dan=20
diusir dari podium DPRD I oleh anggota dewan dari partai lain,=20
karena MENOLAK  "uang THR" yang diambil dari Pos Kesejahteraan=20
Pegawai Rendah Pemda Bengkulu.
6.      Anggota DPRD II Partai Keadilan Boyolali MENGEMBALIKAN dana=20
bantuan fraksi ke kas daerah Pemda Boyolali, karena disinyalir dana=20
tersebut hanya akan digunakan untuk kepentingan pribadi anggota=20
dewan.
=20
=85=85=85=85=85=85=85=85=85=85=85=85=85=85=85=85=85
"Partai Keadilan memunculkan alternatif orientasi berpolitik yang=20
tidak semata-mata bermotif mencari kekuasaan, tapi juga berorientasi=20
pada nilai-nilai kebenaran, kejujuran dan keadilan." [TIM, Selasa,=20
20 Agustus 2002] -- Prof Dr Dien Syamsuddin,=20
=20
"Coba sekali-kali datang untuk mengisi pengajian, dan kalau pun=20
nanti ada orang yang malah tertarik dengan PK, silahkan saja, tidak=20
jadi soal, asal masuknya ke PK bukan ke Golkar". [Jakarta, Rabu, 21=20
Agustus 2002] -- Eros Djarot, Ketua Partai Nasionalis Bung Karno=20
(PNBK)=20

"Rakyat mah, buat sekolah anaknya sudah susah cari uang. Makanya=20
saya puji dua orang yang mengembalikan: Saya puji itu PK, oke Pak=20
Yudi itu. Yang lain-lain=85?" [Metro, Kamis, 4 Juli 2002]
-- Harry Roesli, Seniman, ketika mengomentari kasus dana kavling=20
DPRD Jabar

"Kita harus membina partai ini menjadi partai modern dengan=20
manajemen dan kaderisasi yang menonjol. Kita lihat persaingan=20
manajemen partai yang diperlihatkan partai lain, seperti Partai=20
Keadilan. Itu luar biasa. Kita jangan berkutat bahwa PDI-P partai=20
tradisional, enggak bisa." [Kompas, 21 Juli 2002]
-- Indira Damayanti Sugondo - Mantan wakil rakyat dari PDI-P

"PK paling mengena dihati saya. Karena tampilannya simpatik, tertib,=20
jujur dan apa adanya. Saya saksikan mereka di Jatim dan Sumut ketika=20
jadi anggota KPU. Saya terkesan karena mereka sangat antusias, rela=20
berkorban, dan disiplin yang tinggi". [Jakarta, Senin, 2 Desember=20
2002] -- Adnan Buyung Nasution, Pengacara
=20
=85=85=85=85=85=85=85=85=85=85=85=85=85=85=85=85=85.=85=85
"Ini merupakan fenomena baru yang harus disyukuri dan semua orang=20
tidak memperkirakan akan munculnya generasi seperti ini. Ini=20
merupakan generasi baru diluar perhitungan berbagai pihak, termasuk=20
kekuatan orde baru. Makanya keberadaan PK ini menjadi fenomena=20
tersendiri bukan hanya di Indonesia tapi di luar negeri".=20
-- DR. Salim Said =96 Pengamat Politik

Dalam pandangan Arief, hanya ada dua partai yang paling profesional=20
yakni Partai Golkar dan Partai Keadilan (PK). Yang lainnya tak=20
ubahnya paguyuban. "Kalau Golkar dosanya banyak, legitimasinya=20
susah, tapi punya uang banyak dan cabangnya profesional. Dari hasil=20
Pemilu 1999, dia bisa nomor dua karena dia bisa memelihara=20
pemilihnya di luar Jawa," tukas Arief.=20
Mengenai PK, menurut mantan dosen Universitas Kristen Satya Wacana=20
(KS) Salatiga tersebut, memang diisi oleh orang-orang yang jujur dan=20
profesional. -=96 Arief Budiman -- dalam diskusi publik=20
bertema "Menyelamatkan Transisi Demokrasi Indonesia" di kantor=20
Persatuan Mahasiswa PMKRI, Jl. Dr. Sam Ratulangi, Jakarta Pusat,=20
Minggu (16/2/2003).

Berani membawa bayi berdemonstrasi, di antara ratusan ribu orang di=20
Bundaran Hotel Indonesia, jelas menunjukkan tingginya jaminan dan=20
kepercayaan bahwa unjuk rasa itu akan berlangsung tertib dan damai.=20
Jelas memperlihatkan perbedaan kelas dan cita rasa dibanding=20
berbagai demonstrasi yang silih berganti terjadi di negeri ini.=20
Sampai kemudian, Partai Keadilan memperlihatkan kepada publik contoh=20
berdemonstrasi yang baik dan benar. Tentu, ada faktor lain. Yaitu,=20
faktor pemimpin. Hanya komunitas dengan pemimpin yang memiliki visi=20
dan disiplin sosial yang tinggi yang akan menghasilkan pengikut yang=20
juga taat kepada tata tertib. Itulah sebabnya, demonstrasi yang satu=20
berbeda dengan demonstrasi yang lain, tergantung dari siapa=20
pemimpinnya. Karena lebih banyak pemimpin amburadul maka lebih=20
banyak pula demonstrasi yang amburadul.
Editorial Media Indonesia, Senin, 31 Maret 2003 KETERTIBAN SEJUTA=20
UMAT=20

They practice democracy. They are totally different=20
from "fundamentalists." Demonstrations by Partai Keadilan are very=20
peaceful, and about half of the demonstrators are women. So this is=20
a significant movement, and very different from past Islamic=20
movements. [Jakarta Post, 21 September 2002] -- Dr Ken Miichi saat=20
diwawancara oleh wartawan Jakarta Post tentang gerakan Islam
=85=85=85=85=85=85=85=85=85=85=85=85=85=85=85=85=85=85.=85
=20

Sampaikan rasa simpati dan dukungan anda pada partai ini dengan=20
menjadi anggota.
----------------------------------gunting di sini--------------------
------------------------
Formulir Pendaftaran Sementara
Keanggotaan Partai Keadilan Sejahtera Perwakilan Belanda

N a m a         : =85=85=85=85=85=85=85=85=85=85=85=85=85=85=85=85=85=85=85=85..=
=85=85=85=85=85=85=85.
Tempat,tgl.lahir        : =85=85=85=85=85=85=85=85=85=85=85=85=85=85=85=85=85=85.,=
=85..-=85..-.=85=85=85..
Jenis Kelamin           : Laki-laki/Perempuan
Status                  : Menikah/Sendiri
A l a m a t             : =85=85=85=85=85=85=85=85=85=85=85=85=85=85=85=85=85=85=85=85=
=85=85=85=85=85.=85=85.
                            
=85=85=85=85=85=85=85=85=85=85=85=85=85.=85=85=85=85=85=85=85=
=85=85=85=85=85=85=85..
No.Tlp/HP               : 
=85=85=85..=85=85=85=85../..=85=85=85=85=85=85=85=85=85=85=85=
=85=85=85=85=85=85..
No.Paspor               : =85=85=85=85=85=85=85=85=85=85=85=85=85=85=85=85=85=85=85=85=
=85=85=85=85=85=85..=85.
Pekerjaan               : =85=85=85=85=85=85=85=85=85=85=85=85=85=85




***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg=
 Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.arsip.da.ru
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru;=20
4. Posting: [EMAIL PROTECTED]
5. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
6. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
7. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
=20
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
     http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
     [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
     http://docs.yahoo.com/info/terms/
=20


Kirim email ke