Salam,

"Al-Imaanu yadziidu wa yanqush", Iman itu kadang kala menaik, dan 
kadang kala menurun. Begitulah kira-kira arti kalimat diatas. Dan 
judul tulisan sdr Barjie seperti yang dipostingkan oleh bang Ambon 
tersebut adalah femomena yang lumrah dan wajar bila hal itu terjadi 
pada diri seorang makhlusk yang bermana manusia itu.

Didalam Ramayana dikisahkan bahwa disana ada suatu daerah yang 
disebut Utara Guru, dimana didaerah tersebut adem, tenang dan pokonya 
biasa-biasa saja. Begitu pula dengan musim cuacanya yang juga biasa-
biasa saja. Tidak panas dan tidak pula dingin. Daerah yang semacam 
ini tak akan pernah mengalami kemajuan atau kemunduran. Begitu pula 
dengan seorg makhluk yang bernama manusia tadi, bila Imamnya stabil 
saja, tidak pernag turun-naik, maka org yang semacam ini juga tak 
akan menuai keberhasilan dan kemajuan yang lebih besar lagi.

Al-Qur'an menjelaskan bahwa "Inna ma'al 'usri yusran". Sesungguhnya 
setelah masa kesusahan itu, pasti akan ada masa kemudahan. Ini 
merupakan janji Tuhan, sekali lagi: janji Tuhan. Kita harus meyakini 
bahwa janji Tuhan ini pasti benar dan pasti ditepati. Maka dari itu, 
bila saat ini ada sedang dihadapi pada masa kesulitan, masa 
kemunduran, masa suram, berusahalah dan tungggulah hasil usaha dari 
anda itu untuk menyambut masa keemasan yang sudah lama anda nantikan. 
Anda tak perlu waspada, karena segala sesuatu itu sudah ada waktunya. 
Di dalam Al-Quran disebutkan bahwa "Wassa'atu aatiatun, laa raiba fii 
haa.". Masa itu pasti datang, anda tak perlu meragukannya.

Ketika saya bertanya kepada guru saya tentang kapan guru ini akan 
menikah, dengan yakin ia berkata: "Wassa'atu aatiatun, laa raiba fii 
haa.". Masa (disini, as-sa'atu diartikannya: masa untuk menikah) itu 
pasti datang, anda tak perlu meragukannya. Saya hanya bisa termenung 
saja..... Untuk itu, dun't wuurriiii Virgianoer, saya yakin anda 
pasti menang. Tapi lawan siapa ya...???

Wassalam,

IzaM.



--- In [EMAIL PROTECTED], "Ambon" <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> http://www.indomedia.com/bpost/052004/21/opini/opini1.htm
> Jumat, 21 Mei 2004 03:28
> 
> Pagi Kafir Sore Beriman
> Oleh Ahmad Barjie B *
> 
> Umum diketahui, bahwa Sejarah Mesir Kuno ditandai adanya
> sejumlah penguasa yang digelari Fir'aun atau Pharao. Banyak sekali 
fir'aun
> yang pernah duduk di singgasana Mesir saat itu. Di antaranya 
bernama Aahmes,
> Amenhotep, Tehutimes I, II dan IV, Ratu Hathespshut, Tehutimes III,
> Amenhotep II, III dan IV, Saanekht, Tut Ankh Amen, Ai Amen dan 
Horemheb.
> Mereka memerintah pada dinasti ke-18, antara 1635 - 1365 Sebelum 
Masehi
> (SM). Kemudian Ramses I, Seti I, Ramses II, Maneptah dan Seti II, 
memerintah
> pada dinasti ke-19, antara 1365 - 1235 SM.
> Di masa Fir'aun Ramses II itulah, diperkirakan diutusnya Nabi Musa 
AS dan
> saudaranya Harun AS. Kekuasaannya sangat besar, kerajaannya luas dan
> diperkirakan di masa itu puncak kejayaan Mesir Kuno. Namun karena 
terlanjur
> berkuasa, fir'aun yang satu ini kebablasan, mengakui dirinya 
sebagai Tuhan
> yang harus disembah oleh Bangsa Mesir dan Bani Israil kaumnya Musa.
> Walau Musa dan Harun sudah berusaha mendakwahi fir'aun dengan lemah 
lembut,
> namun hasilnya nol besar. Fir'aun tetap pada pendiriannya, bahwa 
tidak ada
> tuhan lain selain dirinya. Bahkan ia menantang Musa, sekiranya punya
> mukjizat akan dipertaruhkan di depan tukang sihir kerajaan yang 
sengaja
> direkrut dan dibayar untuk mengalahkan Musa.
> Sampai hari 'H' yang ditentukan, tukang sihir fir'aun langsung 
melemparkan
> tali temali mereka yang kemudian menjelma menjadi ular-ular kecil. 
Allah
> memerintahkan kepada Musa untuk melemparkan tongkatnya yang 
langsung menjadi
> ular besar dan memangsa ular-ular kecil produk penyihir kerajaan.
> Penyihir itu langsung bersujud sembari menyatakan beriman kepada 
Allah. Fir'
> aun sangat marah. Semua penyihir itu dibunuh dengan disalib dan 
dicincang.
> Musa, Harun dan kaumnya diburu dan dikejar hingga melewati Laut 
Merah.
> Akhirnya fir'aun tewas ditelan laut, walaupun saat maut menjelang, 
ia
> mengakui adanya Allah. Sementara Musa dan kaumnya diselamatkan.
> Dari peristiwa ini kemudian dikenal, bahwa ahli sihir itu pagi 
masih kafir.
> Namun dengan hidayah Allah, sorenya mereka beriman dan dengan 
kesabaran
> mereka rela mati syahid dibunuh tentara fir'aun. Mereka dipuji dalam
> sejumlah ayat Alquran.

===teks dikerat===



------------------------ Yahoo! Groups Sponsor ---------------------~-->
Make a clean sweep of pop-up ads. Yahoo! Companion Toolbar.
Now with Pop-Up Blocker. Get it for free!
http://us.click.yahoo.com/L5YrjA/eSIIAA/yQLSAA/BRUplB/TM
---------------------------------------------------------------------~->

***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih 
Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.arsip.da.ru
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; 
4. Posting: [EMAIL PROTECTED]
5. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
6. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
7. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
     http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
     [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
     http://docs.yahoo.com/info/terms/
 

Kirim email ke