hahaha
tebangi kayu, pikir si pandir, dapat duit.
bukan emasnya, tapi loyang.
nilai kayu jauh lebih kecil daripada segala
kekayaan hayati yang belum diurus.
seandainya si pandir bisa mikir,
dia olah kimia yang bukan-kayunya.
hehehe
ya biarlah, disimpan dulu jadi tanah,
begitu kalau si pandir dibilangi.
hihihi
hiiiiik...menangislah!



--- In [EMAIL PROTECTED], "Budhisatwati KUSNI" <[EMAIL PROTECTED]> 
wrote:
> http://www.kompas.com/kompas-cetak/0405/11/daerah/1016417.htm
> Selasa, 11 Mei 2004  
> 
> 
> Perusahaan Daerah Lakukan Penebangan Liar 
> 
> 
> Balikpapan, Kompas - Sebuah perusahaan daerah di Kabupaten Berau, 
> Kalimantan Timur, diduga melakukan kegiatan pembabatan hutan secara 
> ilegal. Kepolisian Daerah Kalimantan Timur masih menyelidiki 
kemungkinan 
> keterlibatan pemerintah daerah setempat dalam kegiatan penebangan 
liar 
> tersebut.
> 
> Kepala Kepolisian Daerah (Polda) Kalimantan Timur, Inspektur 
Jenderal 
> (Irjen) Budi Utomo di Balikpapan, Senin (10/5) mengemukakan, Polda 
Kaltim 
> menyita kayu dengan volume 10.000 meter kubik yang dimiliki 
perusahaan 
> daerah (perusda) di Kabupaten Berau.
> 
> "Dua tersangka masing-masing TR dan HK dari perusahaan daerah di 
Berau 
> sudah kami tahan dan dijadikan tersangka," ungkap Kepala Polda 
Kaltim 
> Irjen Budi Utomo.
> 
> Mengenai kemungkinan keterlibatan pemerintah daerah setempat, 
menurut 
> Budi, hal itu masih dalam penyelidikan. "Penyelidikan mungkin akan 
> dikembangkan ke arah itu," ujarnya.
> 
> Budi menjelaskan, dua orang tersangka tersebut salah satunya 
direktur 
> perusda itu, diperiksa setelah dilakukan penyelidikan terhadap 
sejumlah 
> alat bukti yang disita polisi.
> 
> "Kami tidak tahu persis kapan berdirinya perusahaan ini, mungkin 
sudah 
> lama dilakukan, tetapi baru kali ini terkena," ujar Budi.
> 
> Selain menyita barang bukti berupa ribuan meter kubik kayu, polisi 
juga 
> menyita sejumlah alat pembalokan, seperti truk, traktor, dan alat 
lainnya. 
> Selama tahun 2004, jajaran Polda Kaltim tercatat sudah menangani 
sebanyak 
> 30 kasus penebangan liar.
> 
> Didukung
> 
> Wakil Bupati Berau Makmur HK yang dihubungi di Berau menyatakan, 
pihaknya 
> mendukung upaya kepolisian untuk memproses secara hukum kasus yang 
diduga 
> melibatkan perusda di Berau.
> 
> "Silakan saja diproses secara hukum, memang secara sekilas saya 
> mendapatkan informasi bahwa alat berat yang digunakan itu tanpa 
izin," 
> katanya.
> 
> Makmur menjelaskan, perusda tidak secara langsung di bawah 
pemerintahan 
> daerah, tetapi merupakan lembaga yang mandiri. Sementara pemerintah 
daerah 
> hanya menyetor modal.
> 
> Menurut Kepala Polda Kaltim, selama tahun 2003, pihak polda 
tercatat 
> menangani 34 kasus di luar operasi Wanalaga (26 kasus) yang 
dilakukan oleh 
> Markas Besar Polri. Menurut Budi, kasus penebangan liar di Kaltim 
> kemungkinan masih marak.
> 
> Kayu gelondongan sitaan selama tahun 2004 mencapai sekitar 18.600 
meter 
> kubik. Kebanyakan disita dari tempat pengumpulan kayu, dari perahu-
perahu 
> kecil yang sedang berlayar mengangkut kayu di bagian utara Kaltim. 
(ray
> 
> 
> 
> [Non-text portions of this message have been removed]



------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Yahoo! Domains - Claim yours for only $14.70
http://us.click.yahoo.com/Z1wmxD/DREIAA/yQLSAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih 
Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.arsip.da.ru
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; 
4. Posting: [EMAIL PROTECTED]
5. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
6. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
7. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
     http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
     [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
     http://docs.yahoo.com/info/terms/
 

Kirim email ke