Salam sejahtera,(Karena topik awalnya memang kaum minoritas kan?! Saya bilang hidup 
kaum minoritas itu dimana2 tidak ada yg enak)Saya melihat dari kacamata seorang 
minoritas di NKRI tercinta. Selama 20 tahun belakangan ini, dibiarkan menderita oleh 
kelakuan beberapa kelompok yang mayoritas, sayangnya, kaum mayoritas yang tidak setuju 
dengan kelompok tsb. tidak membuka suara, membela hamnya sesama penduduk NKRI. Dan 
mengenai kekejaman/kejahatan yg. di lakukan atas nama islam oleh teroris yang di luar 
negeri, selalu saja diberikan alasan ber-macam2. Bagaimana kalau bebenah rumah sendiri 
dulu?(Minoritas di Indonesia dan minoritas (kalau memang yg dimaksud minoritas agama) 
di belahan dunia lain termasuk di bosnia) Wah, sdr. Listy, penduduk Muslim di Bosnia 
Herzegovina, adalah 40% (minoritas, tetapi tidak terlalu banyak beda dengan 
mayoritas), tetapi meskipun minoritas, tidak berarti bahwa mereka menderita atas 
perlakuan yang mayoritas. Bukti adalah sedang diadilinya beberapa pimpinan Bosnia 
(Muslim) di Den Haag seperti yang saya kutip di posting saya sebelum ini. Jadi belum 
tentu golongan minoritas itu menderita. (Sejak peristiwa 11 September, umat islam di 
seluruh eropa, Amerika ditempatkan dalam suasana tidak nyaman. Di London, menurut 
commission on British Muslims and Islamophobia, muslim London ditempatkan pada posisi 
sulit. Selain menghadapi serangan individu, sejumlah masjid juga dirusak. Perasaan 
takut terhadap Islam (islamophobia) sudah menjadi akut yg mewabah di seluruh penjuru 
Inggris. Kaum muslim mudanya tidak lagi merasa memiliki Inggris seperti yang dulu. 
Tiap hari seperti sebuah bom waktu dalam kehidupan social mereka. Di Korea Selatan 
misalnya, mereka harus menyembunyikan ke musliman mereka karena masyarakat umum disana 
masih mengidentifikasikan islam dengan terorisme dan pedang. Mereka sangat conformist 
namun sudut pandang negatif lebih banyak berbicara hal2 yang kurang mereka kenali. Dan 
itu sebabnya muslim di korea dianggap sebagai outsider dalam kehidupan social korea.) 
Betul sekali penduduk Muslim di bagian Barat yang tidak bersalah mengalami konsekwensi 
perbuatan fanatik Islam yang Arab pada tgl. 11 Sept. Tetapi pemerintahan dengan serius 
menyelidiki dan menangkap pelaku2 yang berbuat jahat terhada kaum muslimin tsb. Saya 
rasa tidak dapat di sangkal bahwa kaum minoritas di Indonesia jauh lebih buruk 
nasibnya, meskipun tidak ada yang menerbangkan pesawat ke menara2 di Jakarta).(Kenapa 
masyarakat diluar minoritas menilai islam jelek?)Pada waktu Sept. 11 Pres. Bush jelas2 
mengatakan bahwa yang melakukan kejahatan tsb. adalah sekelompok orang yang kebetulan 
beragama Islam. Ber-kali2 ia tekankan bahwa itu adalah terhadap teroris Islam, 
bukannya orang Islam, atau agama Islam. Saya setuju sekali dengan apa yang dia 
katakan. Setiap ada korban orang kafir oleh teroris Islam, banyak sekali muslimin yang 
lain yang bukan teroris, ber-gembira ria, ber-pesta2 atas kejadian tsb., dan perbuatan 
tsb. tidak di kecam oleh penduduk muslimin yang lain. Kalau kita lihat di koran2, 
banyak sekali alasan2 mengapa yang bergembira ria itu melakukan perbuatan seperti itu, 
antara lain, ditindas, dsb. (lihat tulisan saya diatas mengenai ini). Sebaliknya, jika 
ada korban yang jatuh di kalangan Muslim, saya belum pernah melihat orang Barat/kafir 
ke-jalan2, bergembira ria, berpesta.  Bahkan sebaliknya banyak di pihak Barat yang 
mengecam sesama orang Barat yang mengakibatkan korban tsb. Siapa saja akan di kecam, 
tidak perduli akan agamanya atau rasnya atau nationality nya.Contoh: Banyak orang di 
Barat mengecam penyerangan Irak.Dan jawaban yang paling penting atas pertanyaan anda 
tsb., adalah fakta bahwa di-mana2 teroris Islam tsb. melakukan kejahatan, mereka 
melakukannya atas nama Allah, dengan menyebutkan Allahu Akbar. Jadi siapa yang bisa 
menyalahkan orang2 Barat yang tidak tahu menahu mengenai Islam jika mereka menyangka 
bahwa Islam itu jelek? Dan mereka tidak melihat adanya kritik, dll, dari pihak Islam 
yang bukan teroris.(Salah satunya karena pers barat yang mayoritas yg selalu membuat 
berita miring, yg sebenarnya mereka tidak tahu
  apa2 tentang ajaran islam sesungguhnya) Berikan contoh dari pada berita miring tsb. 
Sepengetahuan saya bahkan sebaliknya. Pers Barat tsb. sangat liberal (tidak suka 
dengan pendapat konservatif, sebab pada umumnya kaum konservatif tsb. pergi ke gereja, 
sedangkan yang liberal banyak yang agnostik). Mereka lebih banyak tidak menyiarkan 
kejahatan yang di lakukan oleh teroris, umpamanya. Contoh: artikel di Memri yang di 
terjemahkan dari bah. Arab yang saya kutip mengenai membualnya pimpinan teroris di 
Khobar, tidak ada di BBC, ABC, CNN, dll, dll. Sedangkan mengenai Abu Ghraib, 
ber-minggu2 mendapat tempat di hal. pertama, dikecam (and rightly so) dll. . Bukannya 
saya membela peristiwa Abu Ghraib tsb., Sama sekali tidak. Itu perbuatan jahanam 
dimana pelakunya harus dibawa ke pengadilan. Dan kalau saya tidak salah mengerti, 
pelakunya sedang diadili, kongres melakukan 'hearing', penduduk Amrik marah terhadap 
mereka, dan pejabat2 penting pem. Amrik pun me minta maaf.  Bedakan dengan penyerbuan 
kedutaan Amrik di Tehran waktu Khomeini, yang berlangsung selama lebih dari satu tahun 
kalau tidak salah ingat - pokoknya lama ..... sekali. Begitupun dengan ditangkapnya 
William Buckley, cia di Lebanon, yang kemudian di bawa ke Iran dan di penggal 
kepalanya. Tidak ada dari dunia Arab/Islam yang mengutuk kejadian tsb., meskipun 
pemerintah Tehran jelas2 sudah melanggar undang2, bukan saja dengan penyerbuan tsb., 
tetapi juga dengan penyiksaan tahanan tsb.) Saya ambil contoh ini meskipun sudah lama 
sekali terjadinya, sebab yang melakukannya adalah pemerintah (Tehran) sendiri, 
sedangkan di Abu Ghraib, meskipun bukan pemerintah Amrik, tetapi yang melakukannya 
adalah anggauta tentara Amrik. Kalau saya ambil contoh perbuatan yang di lakukan 
teroris, bisa di argue bahwa teroris tsb. bukan/tidak mempunyai pemerintahan 
resmi.(Apakah memotong kepala (manusia seperti posting anda) adalah hobi dari teroris 
islam?) Jika saya sering main tennis, maka kemungkinan besar tennis tsb. adalah hobi 
saya. Di-mana2 di seluruh dunia, teroris Islam memotong kepala musuh2-nya, baik itu 
orang kafir maupun sesama orang Islam. Jadi rupanya sudah universil, itu kesan saya 
berdasarkan fakta. (Saya balik bertanya pada anda, memerkosa wanita, membantai 
orang2tua dan anak kecil juga hobi kaum mayoritas? Saya kira dimana pun bangsa didunia 
ini jika mereka merasa tertindas (secara terus menerus) dan tidak punya cara lain 
untuk bertahan hidup selain membunuh, mereka akan melakukan hal itu.)Jika anda 
maksudkan bahwa perbuatan tsb. di lakukan oleh orang2 negara Barat, maka anda tahu 
sendiri bahwa perbuatan tsb. akan dihukum oleh pemerintah mereka. Tidak semua orang 
yang merasa tertindas terus menerus menjadi teroris. Penduduk Kristen di Mesir 
umpamanya sudah ber-ratus tahun tidak mempunyai hak yang sama (mereka adalah dhimmi 
sesuai dengan SI) dengan penduduk yang mayoritas Muslim, tetapi yang menjadi teroris 
sekarang ini di Mesir adalah orang Islamnya bukan orang Kristen Mesir.Lagipula, jauh 
lebih banyak korban kaum muslimin yang jatuh oleh teroris Islam dari pada orang kafir. 
(Contoh Irak)Bagaimana kalau membaca terlebih dahulu segala hal mengenai suatu topik, 
sebelum membentuk opini? amartien ---------------------In [EMAIL PROTECTED], 
"amartien" wrote:> > "...soal beratus2 mesjid dibakar, mas mungkin lupa kejadian 
di palestina, kroasia dan pembantaian kaum muslim yg terus berlangsung hingga saat 
ini"> > Yang dibahas adalah kehidupan kaum muslim di Barat. Apakah kroasia dan 
palestina termasuk negara2 Barat?> > Mengenai kroasia, persoalan balkan sangat 
jelimet. Perbatasan kroasia saja sudah berubah beberapa kali di 100 tahun belakangan 
ini. Sebaiknya anda membaca sejarah Balkan, sebab sejarah Kroasia itu tidak terlepas 
dari sejarah Balkan.> > Konflik, saling bunuh mem-bunuh antara Kristen dan 
Muslim di Balkan sudah berlangsung se-lama ratusan tahun. Awal mulanya adalah dengan 
waktu Ottoman Turki menyerbu dan menjajah daerah itu. Pada waktu di serbu dan di 
duduki oleh Turki, daerah2 tsb. beragama Kristen Ortodoks, seperti halnya di Iraq. 
> > B
 ukan saja orang Kristen, orang2 Muslim di Balkan pun ikut bantai membantai. Apakah 
anda tidak mengetahui akan adanya peradilan orang2 Muslim Bosnia di Den Haag yang di 
mulai awal Desember tahun lalu? Mereka sedang di adili, dituduh melakukan 'war crimes' 
yang termasuk juga 'ritual beheading'. Rupa2-nya memotong kepala merupakan hobi dari 
pada teroris islam.> > http://news.bbc.co.uk/1/hi/world/europe/3254890.stm> 
> http://www.kosovo.com/kladecapit1.jpg> > Mengenai pembantaian kaum muslim - 
yang terakhir adalah pembantian orang Muslim di Sudan yang berkulit hitam, yang di 
bantai oleh gerombolan Janjawid yang dibantu oleh pemerintah Sudah di bagian utara 
Sudan yang penduduknya turunan Arab. Banyak artikel2 mengenai ini di koran2. Dan hal 
inipun di sebut di special reportnya PBB yang mengirim utusan nya ke Sudah utk 
menyelidiki hal tsb. Report tsb. keluar kalau tidak salah bulan lalu. Menurut NGO2, 
report tsb. di 'watered down', tidak sepenuhnya me refleksi kejahatan2 yang sudah di 
lakukan.> > Saya harap saudara2 netters, sebelum membentuk opini, bacalah dulu 
berita2, sejarah, laporan2 NGO, PBB mengenai subjek tsb., sehingga bisa mendapat 
gambaran yang sebenarnya.> > > salam,> > 
amartien---------------------------- On Tue 06/15, Ida < [EMAIL PROTECTED] > 
wrote:From: Ida [mailto: [EMAIL PROTECTED]: [EMAIL PROTECTED]: Wed, 16 Jun 2004 
03:26:51 -0000Subject: [ppiindia] 
=?iso-8859-1?q?Re:_Jilbab_Masuk_Kelas_di_Oklahoma=85.....?=***Bang Amartien(maaf saya 
panggil demikian)saya memang tahu peradilan itu meski tidak mendalam seperti anda, 
jadi saya berterimakasih atas info berharga itu dan menghargai sekali penjelasan 
anda.Kembali ke soal minoritas. Karena topik awalnya memang kaum minoritas kan?! Saya 
bilang hidup kaum minoritas itu dimana2 tidak ada yg enak. Minoritas di Indonesia dan 
minoritas (kalau memang yg dimaksud minoritas agama) di belahan dunia lain termasuk di 
bosnia. Sejak peristiwa 11 September, umat islam di seluruh eropa, Amerika ditempatkan 
dalam suasana tidak nyaman. Di London, menurut commission on British Muslims and 
Islamophobia, muslim London ditempatkan pada posisi sulit. Selain menghadapi serangan 
individu, sejumlah masjid juga dirusak. Perasaan takut terhadap Islam (islamophobia) 
sudah menjadi akut yg mewabah di seluruh penjuru Inggris. Kaum muslim mudanya tidak 
lagi merasa memiliki Inggris seperti yang dulu. Tiap hari seperti sebuah bom waktu 
dalam kehidupan social mereka. Di Korea Selatan misalnya, mereka harus menyembunyikan 
ke musliman mereka karena masyarakat umum disana masih mengidentifikasikan islam 
dengan terorisme dan pedang. Mereka sangat conformist namun sudut pandang negatif 
lebih banyak berbicara hal2 yang kurang mereka kenali. Dan itu sebabnya muslim di 
korea dianggap sebagai outsider dalam kehidupan social korea. Kenapa masyarakat diluar 
minoritas menilai islam jelek? Salah satunya karena pers barat yang mayoritas yg 
selalu membuat berita miring, yg sebenarnya mereka tidak tahu apa2 tentang ajaran 
islam sesungguhnya. Apakah memotong kepala (manusia seperti posting anda) adalah hobi 
dari teroris islam? Saya balik bertanya pada anda, memerkosa wanita, membantai 
orang2tua dan anak kecil juga hobi kaum mayoritas? Saya kira dimana pun bangsa didunia 
ini jika mereka merasa tertindas (secara terus menerus) dan tidak punya cara lain 
untuk bertahan hidup selain membunuh, mereka akan melakukan hal itu. 
wallahuallam.Id--- In [EMAIL PROTECTED], "amartien" wrote:> > "...soal beratus2 
mesjid dibakar, mas mungkin lupa kejadian di palestina, kroasia dan pembantaian kaum 
muslim yg terus berlangsung hingga saat ini"> > Yang dibahas adalah kehidupan 
kaum muslim di Barat. Apakah kroasia dan palestina termasuk negara2 Barat?> > 
Mengenai kroasia, persoalan balkan sangat jelimet. Perbatasan kroasia saja sudah 
berubah beberapa kali di 100 tahun belakangan ini. Sebaiknya anda membaca sejarah 
Balkan, sebab sejarah Kroasia itu tidak terlepas dari sejarah Balkan.> > 
Konflik, saling bunuh mem-bunuh antara Kristen dan Muslim 
 di Balkan sudah berlangsung se-lama ratusan tahun. Awal mulanya adalah dengan waktu 
Ottoman Turki menyerbu dan menjajah daerah itu. Pada waktu di serbu dan di duduki oleh 
Turki, daerah2 tsb. beragama Kristen Ortodoks, seperti halnya di Iraq. > > Bukan 
saja orang Kristen, orang2 Muslim di Balkan pun ikut bantai membantai. Apakah anda 
tidak mengetahui akan adanya peradilan orang2 Muslim Bosnia di Den Haag yang di mulai 
awal Desember tahun lalu? Mereka sedang di adili, dituduh melakukan 'war crimes' yang 
termasuk juga 'ritual beheading'. Rupa2-nya memotong kepala merupakan hobi dari pada 
teroris islam.> > http://news.bbc.co.uk/1/hi/world/europe/3254890.stm> > 
http://www.kosovo.com/kladecapit1.jpg> > Mengenai pembantaian kaum muslim - yang 
terakhir adalah pembantian orang Muslim di Sudan yang berkulit hitam, yang di bantai 
oleh gerombolan Janjawid yang dibantu oleh pemerintah Sudah di bagian utara Sudan yang 
penduduknya turunan Arab. Banyak artikel2 mengenai ini di koran2. Dan hal inipun di 
sebut di special reportnya PBB yang mengirim utusan nya ke Sudah utk menyelidiki hal 
tsb. Report tsb. keluar kalau tidak salah bulan lalu. Menurut NGO2, report tsb. di 
'watered down', tidak sepenuhnya me refleksi kejahatan2 yang sudah di lakukan.> 
> Saya harap saudara2 netters, sebelum membentuk opini, bacalah dulu berita2, 
sejarah, laporan2 NGO, PBB mengenai subjek tsb., sehingga bisa mendapat gambaran yang 
sebenarnya.> > > salam,> > amartien> > > > --- On Mon 
06/07, Ida < [EMAIL PROTECTED] > wrote:> From: Ida [mailto: [EMAIL 
PROTECTED]> To: [EMAIL PROTECTED]> Date: Tue, 08 Jun 2004 02:49:44 -0000> 
Subject: [ppiindia] =?iso-8859-1?q?Re:_Jilbab_Masuk_Kelas_di_Oklahoma=85.....?=> 
> salam,(Setahu saya kehidupan kaum muslimin di negara Barat jauh lebih enak dari 
pada penduduk asli NKRI yang beragama Kristen. Di negara Barat saya belum mendengar 
akan adanya ber-ratus2 mesjid yang dibakar oleh penduduk setempat, pelarangan 
mendirikan atau memperbaiki mesjid, dll.) *****Jauh lebih enak mungkin 10 tahun lalu, 
skrg? setelah tragedi 11 september, semua telah berubah. soal beratus2 mesjid dibakar, 
mas mungkin lupa kejadian di palestina, kroasia dan pembantaian kaum muslim yg terus 
berlangsung hingga saat ini....(bayangkan bagaimana susahnya kehidupan orang Kristen 
di NKRI, yang notabene mereka adalah penduduk asli yang sudah ratusan tahun tinggal di 
NKRI, bukan pendatang.)***Mengenai hal ini saya tidak setuju jika ada yg 
mengkaitkannya dengan agama. saya pun tidak mengerti kenapa hal tersebut terus 
berlangsung. Padahal kita sudah mengetahui bahwa sejak jaman perjuangan hingga skrg 
mereka juga turut andil membantu dan membangun negeri ini, tapi "diskriminasi" tetap 
berjalan. siapa yg salah? silahkan kita jawab sendiri.salam damai,id--- In [EMAIL 
PROTECTED], "amartien" wrote:> > "sebagai muslim ssaya senang mendengar bahwa 
satu saudara saya di> Oklahoma bisa bebas menjalankan ajaran agama islam. Ini 
memang tdk> mudah bagi kami yg minoritas dan tinggal di negara yg mayoritas non> 
muslim. "> > Sdr. Ida tinggal di negara yang mayoritas non muslim? Apakah di 
negara barat? Setahu saya kehidupan kaum muslimin di negara Barat jauh lebih enak dari 
pada penduduk asli NKRI yang beragama Kristen. Di negara Barat saya belum mendengar 
akan adanya ber-ratus2 mesjid yang dibakar oleh penduduk setempat, pelarangan 
mendirikan atau memperbaiki mesjid, dll. > > Jadi jika sdr. Ida merasakan bahwa 
tinggal sebagai minoritas di negara mayoritas non muslim adalah tidak mudah, bayangkan 
bagaimana susahnya kehidupan orang Kristen di NKRI, yang notabene mereka adalah 
penduduk asli yang sudah ratusan tahun tinggal di NKRI, bukan pendatang.> > 
Terimakasih atas ke prihatinan sdr. Ida terhadap keadaan penduduk minoritas NKRI � 
se-moga penduduk NKRI yang lain pun melihat ke tidak adilan ini dan berbuat sesuatu 
untuk memperbaiki situasi ini.> > Quote" .... banyak sdr2 saya yg minoritas 
kurang diperhatikan aspirasi/tuntutannya sbg warganegara oleh "para 
 penguasa"unquote> > Me-lihat kejadian2 10 tahunan belakangan ini, menurut saya 
bukannya "kurang di perhatikan aspirasi/tuntutan sebagian warganegara, melainkan 
jelas2 sudah di langgar ham nya.> > Salam,> > amartien> > > > 
> --- On Sun 06/06, Ida < [EMAIL PROTECTED] > wrote:> From: Ida [mailto: 
[EMAIL PROTECTED]> To: [EMAIL PROTECTED]> Date: Mon, 07 Jun 2004 02:50:52 
-0000> Subject: [ppiindia] 
=?iso-8859-1?q?Re:_Jilbab_Masuk_Kelas_di_Oklahoma=85.....?=> > > 
_______________________________________________> No banners. No pop-ups. No 
kidding.> Make My Way your home on the Web - 
http://www.myway.com------------------------ Yahoo! Groups Sponsor 
--------------------~--> Yahoo! Domains - Claim yours for only 
$14.70http://us.click.yahoo.com/Z1wmxD/DREIAA/yQLSAA/BRUplB/TM--------------------------------------------------------------------~->
 ***************************************************************************Berdikusi 
dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih Baik, in 
Commonality & Shared Destiny. 
www.arsip.da.ru***************************************************************************__________________________________________________________________________Mohon
 Perhatian:1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg 
otokritik)2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.3. Lihat 
arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; 4. Posting: p> > > > --- On Mon 
06/07, Ida < [EMAIL PROTECTED] > wrote:> From: Ida [mailto: [EMAIL 
PROTECTED]> To: [EMAIL PROTECTED]> Date: Tue, 08 Jun 2004 02:49:44 -0000> 
Subject: [ppiindia] =?iso-8859-1?q?Re:_Jilbab_Masuk_Kelas_di_Oklahoma=85.....?=> 
> salam,(Setahu saya kehidupan kaum muslimin di negara Barat jauh lebih enak dari 
pada penduduk asli NKRI yang beragama Kristen. Di negara Barat saya belum mendengar 
akan adanya ber-ratus2 mesjid yang dibakar oleh penduduk setempat, pelarangan 
mendirikan atau memperbaiki mesjid, dll.) *****Jauh lebih enak mungkin 10 tahun lalu, 
skrg? setelah tragedi 11 september, semua telah berubah. soal beratus2 mesjid dibakar, 
mas mungkin lupa kejadian di palestina, kroasia dan pembantaian kaum muslim yg terus 
berlangsung hingga saat ini....(bayangkan bagaimana susahnya kehidupan orang Kristen 
di NKRI, yang notabene mereka adalah penduduk asli yang sudah ratusan tahun tinggal di 
NKRI, bukan pendatang.)***Mengenai hal ini saya tidak setuju jika ada yg 
mengkaitkannya dengan agama. saya pun tidak mengerti kenapa hal tersebut terus 
berlangsung. Padahal kita sudah mengetahui bahwa sejak jaman perjuangan hingga skrg 
mereka juga turut andil membantu dan membangun negeri ini, tapi "diskriminasi" tetap 
berjalan. siapa yg salah? silahkan kita jawab sendiri.salam damai,id--- In [EMAIL 
PROTECTED], "amartien" wrote:> > "sebagai muslim ssaya senang mendengar bahwa 
satu saudara saya di> Oklahoma bisa bebas menjalankan ajaran agama islam. Ini 
memang tdk> mudah bagi kami yg minoritas dan tinggal di negara yg mayoritas non> 
muslim. "> > Sdr. Ida tinggal di negara yang mayoritas non muslim? Apakah di 
negara barat? Setahu saya kehidupan kaum muslimin di negara Barat jauh lebih enak dari 
pada penduduk asli NKRI yang beragama Kristen. Di negara Barat saya belum mendengar 
akan adanya ber-ratus2 mesjid yang dibakar oleh penduduk setempat, pelarangan 
mendirikan atau memperbaiki mesjid, dll. > > Jadi jika sdr. Ida merasakan bahwa 
tinggal sebagai minoritas di negara mayoritas non muslim adalah tidak mudah, bayangkan 
bagaimana susahnya kehidupan orang Kristen di NKRI, yang notabene mereka adalah 
penduduk asli yang sudah ratusan tahun tinggal di NKRI, bukan pendatang.> > 
Terimakasih atas ke prihatinan sdr. Ida terhadap keadaan penduduk minoritas NKRI � 
se-moga penduduk NKRI yang lain pun melihat ke tidak adilan ini dan berbuat sesuatu 
untuk memperbaiki situasi ini.> > Quote" .... banyak sdr2 saya yg minoritas 
kurang diperhatikan aspirasi/tuntutannya sbg warganeg
 ara oleh "para penguasa"unquote> > Me-lihat kejadian2 10 tahunan belakangan 
ini, menurut saya bukannya "kurang di perhatikan aspirasi/tuntutan sebagian 
warganegara, melainkan jelas2 sudah di langgar ham nya.> > Salam,> > 
amartien> > > > > --- On Sun 06/06, Ida < [EMAIL PROTECTED] > 
wrote:> From: Ida [mailto: [EMAIL PROTECTED]> To: [EMAIL PROTECTED]> Date: 
Mon, 07 Jun 2004 02:50:52 -0000> Subject: [ppiindia] 
=?iso-8859-1?q?Re:_Jilbab_Masuk_Kelas_di_Oklahoma=85.....?=> > > 
_______________________________________________> No banners. No pop-ups. No 
kidding.> Make My Way your home on the Web - 
http://www.myway.com------------------------ Yahoo! Groups Sponsor 
--------------------~--> Yahoo! Domains - Claim yours for only 
$14.70http://us.click.yahoo.com/Z1wmxD/DREIAA/yQLSAA/BRUplB/TM--------------------------------------------------------------------~->
 ***************************************************************************Berdikusi 
dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih Baik, in 
Commonality & Shared Destiny. 
www.arsip.da.ru***************************************************************************__________________________________________________________________________Mohon
 Perhatian:1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg 
otokritik)2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.3. Lihat 
arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; 4. Posting: p> 
_______________________________________________> No banners. No pop-ups. No 
kidding.> Make My Way your home on the Web - 
http://www.myway.com------------------------ Yahoo! Groups Sponsor 
--------------------~--> Make a clean sweep of pop-up ads. Yahoo! Companion 
Toolbar.Now with Pop-Up Blocker. Get it for 
free!http://us.click.yahoo.com/L5YrjA/eSIIAA/yQLSAA/BRUplB/TM--------------------------------------------------------------------~->
 ***************************************************************************Berdikusi 
dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih Baik, in 
Commonality & Shared Destiny. 
www.arsip.da.ru***************************************************************************__________________________________________________________________________Mohon
 Perhatian:1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg 
otokritik)2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.3. Lihat 
arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; 4. Posting: [EMAIL PROTECTED] Satu email 
perhari: [EMAIL PROTECTED] No-email/web only: [EMAIL PROTECTED] kembali menerima 
email: [EMAIL PROTECTED] Groups Links<*> To visit your group on the web, go 
to:http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/<*> To unsubscribe from this group, 
send an email to:[EMAIL PROTECTED]<*> Your use of Yahoo! Groups is subject 
to:http://docs.yahoo.com/info/terms/

_______________________________________________
No banners. No pop-ups. No kidding.
Make My Way your home on the Web - http://www.myway.com


[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Yahoo! Domains - Claim yours for only $14.70
http://us.click.yahoo.com/Z1wmxD/DREIAA/yQLSAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih 
Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.arsip.da.ru
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; 
4. Posting: [EMAIL PROTECTED]
5. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
6. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
7. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
     http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
     [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
     http://docs.yahoo.com/info/terms/
 

Kirim email ke