17.06.2004
Saddam Hussein akan diserahkan ke pihak yang berwenang
Irak
Yang belum pasti adalah waktunya. Kapan pun ia
dihadapkan ke pengadilan, tepatlah kiranya bila badan
peradilan Irak sendiri yang mengadili belia memang
terbukti bersalah. Dan bagi Mahkamah Istimewa Baghdad
pasti akan menghadapi tugas yang sangat sulit.
J�rg Kaminski dari Baghdad:
Saddam Hussein diadili. Bukan hanya warga Irak yang
terpana. Setidaknya sangat jarang terjadi, bahwa suatu
bangsa dapat melakukan balas dendam terhadap penguasa
lalim dan kaki tangannya. Justru disinilah letak
masalahnya, sebab betapa pun dapat dipahami, tetapi
pembalasan dendam semata-mata tidak boleh terjadi.
Siapa yang melihat tayangan gambar bagaimana Saddam
Hussein ditarik keluar dari persembunyiannya di bawah
tanah siapapun dapat merasa kasihan terhadapnya.
Tetapi itu pun tidak pada tempatnya, kalau mengingat
berapa banyak pembunuhan dilakukan atas perintahnya
dan kakitangannya. Jumlahnya yang pasti tidak
diketahui. Apakah 200.000, 300.000 atau 500.000.
Dan warga Irak, bukan hanya etnis Kurdi dan kelompok
Syiah yang tidak mudah begitu saja melupakan hal itu.
Banyak orang di Irak yang menginginkan agar Saddam dan
kaki-tangannya mati secara perlahan-lahan. Ini
merupakan kenyataan dan keinginan itu tidak dapat
disingkirkan oleh proses pengadilan mana pun.
Kapan pun waktunya mantan diktator Irak itu
diserahkan, sangatlah tepat bila badan peradilan Irak
sendiri yang mengadilinya. Ini merupakan bagian yang
sulit bagi sebuah bangsa untuk menemukan kembali
identitas dan martabatnya sendiri yang pernah
diinjak-injak oleh orang-orang yang kini akan diadili.
Bangsa Irak tidak akan dapat memahami bila Saddam
Hussein misalnya diadili di Den Haag, seperti halnya
Milosevic. Karena proses yang dijalankan di Den Haag
tidak sesuai dengan tradisi dan mentalitas bangsa
Arab.
Bagi mahkamah istimewa di Bagdad, proses pengadilan
itu pun sudah merupakan tugas yang amat sulit.
Mula-mula sejumlah besar barang bukti harus diamankan
dan diperiksa. Orang-orang yang dapat dan mau
memberikan kesaksian harus dicari. Kalau sebagian
besar merasa takut akan dibunuh oleh orang-orang yang
setia pada Saddam, kiranya itu dapat dipahami. Sebab
para bekas tentara dan anggota dinas rahasia Irak akan
membunuh siapa saja yang berusaha menyingkap kegelapan
masa lalu Irak. Para pengacara dan hakim berada di
urutan atas dalam daftar hitam mereka.
Dan bila semua fakta dan bukti sudah terkumpul,
mahkamah peradilan itu akan menjadi sorotan dunia. Di
satu pihak ada tuntutan warga Irak, agar proses
pengadilan itu tidak bertele-tele dengan hasil yang
sudah dapat diduga. Tetapi di lain pihak para hakim
dan jaksa harus berusaha sebanyak mungkin menggunakan
hukum yang berlaku di dunia internasional. Dan untuk
sebuah negara Arab, tuntutan itu sangat tinggi.
Juga dapat dipahami kalau para ahli hukum Irak hendak
melaksanakan sendiri proses pengadilan itu. Anjuran
dari mitra-mitra internasional pastilah disambut baik,
tetapi mereka akan menolak kalau diperlakukan seperti
orang yang tak tahu apa-apa. Sebab mereka punya
peluang emas untuk membuktikan kepada dunia, bahwa
hukum pun berlaku di Irak. Dan bagi tiap pemerintahan
Irak, proses pengadilan terhadap Saddam Hussein akan
menjadi batu ujian. Jalannya proses pengadilan itu
akan menjawab pertanyaan apakah para politisi Irak
mampu membina suatu masyarakat sipil yang sesuai
aturan hukum. Dan bila perlu yang bertentangan dengan
keinginan mayoritas bangsa Irak sendiri.
Ukuran demokrasi barat tidak boleh digunakan. Demikian
pula mengenai perlu atau tidaknya dijatuhkan hukuman
mati harus dijawab sendiri oleh bangsa Irak.
Kemungkinan mereka akan mengacu pada AS, setidaknya
pada beberapa negara bagian, dimana tertuduh dapat
divonis hukuman mati.
============================================================================================================
Irak Hentikan Sementara Ekspor Minyaknya
BAGHDAD: Irak menghentikan ekspor minyaknya sampai
waktu yang belum dapat dipastikan, demikian keterangan
pejabat negara itu. Penyebabnya adalah dua serangan
terbaru terhadap pipa minya di selatan Irak, hanya
sehari setelah dua saluran lainnya diserang dan rusak
berat. Di Kirkuk pagi tadi, pelaku tak dikenal
membunuh kepala penjaga keamanan ladang minyak
setempat, ketika ia beangkat kerja. Sementara itu,
ulama Syiah Irak, Muktada Al-Sadr menyerukan pada
seluruh anggota milisi Tentara Mahdi yang tidak
bermukim di Najaf, agar meninggalkan kota itu. Setelah
pertempuran berminggu-minggu, awal bulan ini Al-Sadr
menyepakati gencatan senjata dengan pasukan AS.
(artinya?)
__________________________________
Do you Yahoo!?
Read only the mail you want - Yahoo! Mail SpamGuard.
http://promotions.yahoo.com/new_mail
------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~-->
Make a clean sweep of pop-up ads. Yahoo! Companion Toolbar.
Now with Pop-Up Blocker. Get it for free!
http://us.click.yahoo.com/L5YrjA/eSIIAA/yQLSAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~->
***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih
Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.arsip.da.ru
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:
1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru;
4. Posting: [EMAIL PROTECTED]
5. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
6. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
7. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/