Jumat, 18 Juni 2004 - 02:57 WIB
Cegah Kecurangan, Saksi di TPS harus Tegar Megawati mengungkapkan hal itu dalam
kampanye di lapangan Simpanglima Semarang, Jawa Tengah (Jateng), kemarin
Misalnya, kata Mega, angka 100 bisa menjadi 10, angka 80 bisa menjadi 0 atau 6 menjadi
9. Karena itu, saksi harus mengawasi di setiap tempat pemungutan suara (TPS) sampai
penghitungan suara selesai.
Selain itu, Mega kembali mengemukakan harapan agar dia beserta pasangan cawapres
Hasyim Muzadi dapat memenangkan Pilpres hanya dalam satu putaran.
"Kalau Mega-Hasyim didukung oleh 16-17 provinsi, maka keinginan untuk menang satu
putaran akan tercapai," kata Mega yang didampingi Hasyim.
Yang dibutuhkan masyarakat, menurut Mega, bukanlah janji kosong, melainkan bukti nyata.
Sebelumnya, Hasyim Muzadi mengatakan bahwa melalui pertemuan yang dihadiri ratusan
ulama di Semarang itu, mengindikasikan bahwa umat ada di belakang Mega-Hasyim.
Saat ini, kata Hasyim, NU kebanjiran tamu. Akan tetapi tamu itu pada akhirnya akan
pulang ke rumah masing-masing. ''Dan, pada akhirnya kalau tamunya sudah pulang, maka
NU akan kembali dipimpin oleh KH Hasyim Muzadi,'' katanya.
Oleh karena itu, menurut Hasyim, NU dan alim ulama agar menjadikan agama sebagai
pemersatu, bukan pemecah belah. ''Pikiran-pikiran NU dan gaya Wali Songolah yang mampu
menyelesaikan dunia,'' kata Hasyim.
Dalam kesempatan itu, diserahkan pula tokoh wayang secara simbolis kepada Ki Dalang
Warseno Slank. Mulai kemarin, Warseno menggelar pentas wayang kulit 24 jam penuh
dengan judul Dwi Kunti Putri Pertiwi
Terkait dengan kampanye Mega-Hasyim, Wali Kota Semarang Sukawi Sutarip sempat mendapat
protes dari tim sukses capres-cawapres Hamzah Haz-Agum Gumelar dan tim sukses
capres-cawapres Wiranto-Salahuddin Wahid. Pasalnya, lokasi kampanye Mega-Hasyim di
lapangan Pancasila semula sudah disepakati untuk tidak dipakai tempat kampanye. Namun,
keputusan itu tidak berlaku bagi pasangan capres-cawapres Mega-Hasyim.
Begitu juga pada kampanye kemarin, Wali Kota Semarang telah menginstruksikan kepala
desa dan kepala kelurahan untuk mengerahkan massa. Setiap kelurahan atau desa
mengerahkan sebanyak 100 orang.
Pada bagian lain, sejumlah 18 Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Konfederasi Serikat Pekerja
Seluruh Indonesia (KSPSI) menyatakan dukungan kepada pasangan Mega-Hasyim sebagai
presiden dan wapres periode 2004-2009.
Sekjen DPP KSPSI Syukur Sarto di Jakarta, kemarin, menyatakan sudah menerima surat
pernyataan dukungan tersebut dari ke-18 DPD KSPSI dan diperkirakan sejumlah DPD
lainnya akan menyusul.
DPD yang sudah positif mendukung duet Mega-Hasyim adalah DPD KSPSI DKI, Jatim, Jateng,
Jabar, Banten, Lampung, Sumsel, Bengkulu, Sumbar, Sumut, Kepri, Kalbar, Kalsel, Bali,
Sulut, Sulteng, Gorontalo, dan
Papua.
"Pada sejumlah daerah dukungan bukan hanya oleh DPD KSPSI tetapi juga organisasi di
bawahnya seperti pengurus unit tingkat perusahaan yang menjadi ujung tombak
keanggotaan," kata Syukur.
Ketika ditanya alasan DPD KSPSI mendukung duet Mega-Hasyim, Syukur mengatakan sebagian
besar beralasan Megawati berhasil membangun ketenagakerjaan dalam tiga tahun terakhir.
Beberapa kemajuan yang dicapai Megawati antara lain peningkatan kesejahteraan pekerja
melalui peningkatan upah normatif, pengesahan UU No 13/2003 tentang Ketenagakerjaan,
dan UU No 2/2004 tentang peradilan khusus ketenagakerjaan untuk menyelesaikan
perselisihan antara pekerja dan pengusaha. (Media/Ant/LL)
(supereditor)
---------------------------------
Do you Yahoo!?
New and Improved Yahoo! Mail - 100MB free storage!
[Non-text portions of this message have been removed]
------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~-->
Make a clean sweep of pop-up ads. Yahoo! Companion Toolbar.
Now with Pop-Up Blocker. Get it for free!
http://us.click.yahoo.com/L5YrjA/eSIIAA/yQLSAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~->
***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih
Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.arsip.da.ru
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:
1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru;
4. Posting: [EMAIL PROTECTED]
5. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
6. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
7. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/