Tidak ada yang salah, jika cendekiawan bersikap
partisan dan memihak partai/capres tertentu. Bahkan
terjun menjadi anggota parpol atau tim pemenangan
capres. Namun, mereka tidak boleh menyebut diri lagi
sebagai "cendekiawan independen."
Jadi, mereka kita kategorikan sebagai aktivis politik
biasa. Sama dengan yang lain. Sah saja, kan? Jadi,
kalau ada media massa yang mengutip mereka sebagai
cendekiawan, yang bodoh ya wartawannya!!!
Jangan dikaitkan semata-mata dengan gaji dll. Karena
esensinya bukan di situ. Di negeri berkembang, di mana
SDM yang berkualitas sangat minim, para cendekiawan
adalah SDM yang memenuhi syarat untuk direkrut di
mana-mana. Jadi, daya tarik untuk "berperan" di
parpol, legislatif, dll. memang besar.
Satrio
--- Mario <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> Rekan2 milis,
>
> Ada sesuatu yg agak sedikit mengganjal di hati saya.
> Yaitu ttg
> cendekiawan yg bersikap partisan: mendukung partai
> tertentu atau
> terjun ke dunia politik.
>
> Konvensi umum selama ini, cendekiawan itu harus
> netral. Dia harus
> jadi bapak bangsa, jadi mentor dunia nurani. Tapi di
> sisi lain,
> mereka juga need to make a living. Yg dalam konteks
> indonesia agak
> sulit kalau sekedar jadi dosen (dosen umumnya cuma
> bergaji AS$
> 100/bulan). Ini berbeda dg mereka yg di negara maju,
> misalnya.
>
> Menurut Anda2 di milis ini, apakah konvensi umum
> agar intelektual
> harus tetap netral/non partisan itu masih realistik
> pada era sekarang?
> Saya tunggu komentarnya.
>
> salam,
>
>
__________________________________
Do you Yahoo!?
New and Improved Yahoo! Mail - Send 10MB messages!
http://promotions.yahoo.com/new_mail
------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~-->
Make a clean sweep of pop-up ads. Yahoo! Companion Toolbar.
Now with Pop-Up Blocker. Get it for free!
http://us.click.yahoo.com/L5YrjA/eSIIAA/yQLSAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~->
***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih
Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.arsip.da.ru
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:
1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru;
4. Posting: [EMAIL PROTECTED]
5. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
6. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
7. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/