Salam,

Manusia itu memiliki lima jari, dan masing-masing jari memiliki simbol 
tersendiri. Ibu jari diumpakan sebagai pemerintah. Jari telunjuk 
diumpamakan sebagai hartawan. Jari tengah diumpamakan sebagai 
ulama dan cendikiawan. Jari manis diumpamakan sebagai pemuda dan 
jari kelingking ibarat seorang wanita.

Bila seorg menggunakan cincin di jari manisnya, duh indahnya, tampan 
sekali. Tapi coba bila menggunakan cincin di jari tengah, ulama plus 
cincin di jari tengah, maka hasilnya adalah dukun. Coba buktikan, pasti 
dukun-dukun itu menggunakan cincin di jari tengahnya. 

Yang ingin saya katakan adalah, bila menemptakan sesuatu itu bukan 
pada tempatnya, maka fungsinya akan turut berubah pula, yang dulunya 
adalah ulama dan cendikiawan, tapi karena salah menempatkan cincin 
(baca: keilmuanya), maka gelar ulama atau cendikiawannya itu akan 
turut berpindah pula. Tentunya menjadi ulama yang congok dan haus. 
Haus kekuasaan maksud saya. Hanya itu.

Wassalam,

IzaM -


--- In [EMAIL PROTECTED], "antonhartomo" 
<[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> --- 
> http://www.kompas.com/kompas-
cetak/0406/25/Politikhukum/1108721.htm
> Jumat, 25 Juni 2004  
>  
> 
> Cendekiawan Jadi Mesin Politik, Sebuah Pengkhianatan 
> 




------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Make a clean sweep of pop-up ads. Yahoo! Companion Toolbar.
Now with Pop-Up Blocker. Get it for free!
http://us.click.yahoo.com/L5YrjA/eSIIAA/yQLSAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih 
Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.arsip.da.ru
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; 
4. Posting: [EMAIL PROTECTED]
5. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
6. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
7. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
     http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
     [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
     http://docs.yahoo.com/info/terms/
 

Kirim email ke