Salam perempuan, Menurut saya, bila diadakan survei, negara manakah yang paling kaya dengan UU. Saya yakin jawabannya adalah negara Indonesia. Betapa tidak, setiap segi kehidupan kita selalu diatur oleh UU. Tapi mengapa bangsa Indonesia selalu tak disiplin dalam menjalankan UU yang telah dibuat sendiri. Saya hanya bisa menjawab, karena para pembuat UU tersebut menjadi sibuk sendiri untuk menyusun kembali dan memilah-milah kembali semua UU yang sudah disahkannya. Belum lagi UU yang akan di sahkan dsb.
Tidak mengurangi rasa hormat saya kepada pembuat UU, rasanya anda sudah terlambat untuk membuat UU itu. Masih segar dalam ingatan kita, Nirmala Bonat yang kasusnya entah sudah sampai dimana, pemerintah kita masih merancang UU. Bonat dan Bonat-Bonat lainnya saat ini sedang tidak memerlukan UU lagi, karena yang dibutuhkan oleh mereka adalah gerakan dan bantuan, pertolongan yang real dari pemerintah itu sendiri. Kalau membantu Bonat-Bonat tersebut hanya sebatas UU yang tertulis di dalam kertas dan kemudian disimpan di dalam arsip file, maka malang benar nasibmu wahai para Bonat......, Lebih baik kau pulang ke Indonesia dan matimu di negeri sendiri itu jauh lebih terhormatdan lebih mulia. Terima kasih, Yan_ --- In [EMAIL PROTECTED], Eko Bambang Subiyantoro <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > http://www.jurnalperempuan.com/yjp.jpo/?act=berita%7C-99%7CX > Senin, 19 Juli 2004 > Komnas Perempuan Kaji RUU KDRT versi DPR RI dan Versi Pemerintah > Jurnalis : Sofia Kartika > Jurnalperempuan.com - Jakarta. Komnas perempuan menilai, RUU KDRT inisiatif DPR RI > dinilai lebih komprehensif pembahasannya di bandingkan dengan RUU KDRT versi > pemerintah. Penilaian ini dilakukan setelah Komnas perempuan melakukan kajian > terhadap dua RUU dalam versi yang berbeda. > ......................." Sampai jumpa lagi, Yan Santosa EP MA. Political Science University of Annamalai India. Yahoo! India Careers: Over 65,000 jobsonline. [Non-text portions of this message have been removed] ------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> Make a clean sweep of pop-up ads. Yahoo! Companion Toolbar. Now with Pop-Up Blocker. Get it for free! http://us.click.yahoo.com/L5YrjA/eSIIAA/yQLSAA/BRUplB/TM --------------------------------------------------------------------~-> *************************************************************************** Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.arsip.da.ru *************************************************************************** __________________________________________________________________________ Mohon Perhatian: 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik) 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari. 3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; 4. Posting: [EMAIL PROTECTED] 5. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED] 6. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED] 7. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED] Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/

