mBah Soel menurut saya bahasa itu menjadi penting, kalau kedudukannya dibuat agar semua orang mengerti maksud dan tujuannya. (sorry, saya bukan ahli bahasa)
anak saya yang di SD biasanya sering bertanya tentang kata-kata seperti pada bahasa sansekerta tersebut yang tidak pernah di ajarkan di sekolah. yah bagaimana mungkin suatu bahsa dan slogan-slogan yang sangat bermakna kok tidak di ajarkan disekolah ? padahal bahasa tersebut merupakan kekayaan bahasa dari bangsa yang beragam ini? kalau mungkin untuk membantu penyerapan bahasa kawi/sansekerta ke dalam bahasa indonesia, mengapa kata-kata tersebut tidak dibuat sebagai mata pelajaran di sekolah ? saya takut bahsa tersebut hanya buat para dalang yang sering memainkan perang bharata yudha dan lain-lain cerita, yang nggak dikenal oleh seluruh rakyat indonesia sebagai cara komunikasi antar etnis tertentu saja padahal cerita-cerita tersebut hanya merupakan dongeng yang moral ceritanya kadang-kdang tidak jelas seperti yang biasa mBah Soel ceritakan di millis ini dan yang kita tahu biasanya dongeng cerita tersebut biasanya sebagai pengantar agar anak cepat tidur, tapi kok digunakan untuk melek semalam suntuk he..he ..he.. Salam Yustam Mas-mas, aku pernah diceritai oleh orang-orang Pusat Bahasa tentang hal-hal semacam itu. Tentang penamaan gedung-gedung di kompleks DPR/MPR. Juga termasuk Binagraha itu.... Mereka tadinya berkonsultasi ke orang-2 situ, dan dijelaskan arti-artinya..... Dianjurkan dengan nama atau bahasa (masih sansekerta juga sih... tapi varian kawinya) yang sejenis dan lebih memungkinkan untuk dilacak bahasa Indonesianya, misalnya Binagraha menjadi Bina Geraha ...;p. Tapi ya karena bunyinya jadi jelek..., mereka ngotot bakai Binagraha... juga gedung-e di DPR/MPR yang bertaburan bahasa kawinya. Dengan prinsip "yang sudah mereka reka-reka lebih enak dibaca dan diucapkan" Akhirnya pihak PB ngalah.... Terus aku iseng-iseng tanya seberapa jauh perbedaan antara sansekerta yang diserap bahasa Indonesia, bahasa Jawa, Sunda, Madura dan lain-lain. Katanya dalam bahasa Jawa yang sekarang (ngoko) lebih dari 50% dari sansekerta dan sisanya dari jawa-kuna atau sansekerta yang sudah sangat dijawakan menjadi kawi. Nah dalam bahsa Indonesia Melayu yang belum banyak kemasukan Arab seperti sebab, lahir, selamat, asal, dan sebagainya, katanya ya paduan dari Kawi+Sansekerta tetapi dengan logat Melayu. Makanya di semenanjung masih terkenal dengan bahasa melayu kuna dengan huruf arab-gundhil yang katanya disebut aksara Jawi...;p. Terus saya tanya lagi... kenapa sekarang kok jadi sepertinya lain-lain antara kawi (yang dimelayukan seperti a-gama menjadi agama... hehehe) , sansekerta (yang dimelayukan, seperti upavasa menjadi puasa) dengan bahsa Indonesia modern? Katanya, ya karena orang-2 Indonesia ndak ada yang memperhatikan etimologi. Seperti sekarang saya juga terus bertanya-2 mumpung berhadapan dengan ppi-india, "Mengapa penutur sansekerta di India yang sekarang tinggal 355 keluarga, bahasanya menjadi bahasa kitab-suci, sedang bahasa jawa ngoko yang 50% lebih sansekerta kok jadi bahasa umum di masyarakat?" Jangan-jangan dulu sansekerta itu bahasa ramuan yang juga mencomot bahasa Jawa..., toh dulu kemungkinan orang kepulauan nusantara yang blayangan nyebrang laut ke India, dibanding orang-2 daratan yang perang-perangan terus berlayar ke lautan... (takut tumpah dan ter- jun...;p). Lha dalam Ramayana, Sri Rama mau ke Lanka saja bikin jembatan je... bukannya bikin kapal....;p. Eh, ndak nyambung ya? Biarin deh.... yang jelas bunyi Sumpah Pemuda itu aslinya bukan berbahasa satu lho, tetapi menjunjung bahasa kebangsaan, Indonesia. Dus, nggak pas dong kalau disebut ngelanggar sumpah. Apalagi kalau sebetulnya antara bahasa Indonesia, Melayu kuno, Kawi, Sansekerta dan Jawa kuno itu ternyata masih satu rumpun... menjadi bahasa Nusantara, yang terjemagannya kepulauan... kepulauan India, atau Indonesia. pareng... mBahSoel --------- --- In [EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED] wrote: > > loh .... kok ndak pp ... padahal itu prinip ... > lah wong sudah menghianati sumpah ... kok > > atau mungkin dengan penggunaan kata-kata > sansekerta seperti bina graha, kartika, eka paksi > bhineka tunggal ika dll, sepertinya cara untuk > memeisahkan rakyat dengan pemimpinnya > akibat salah kaprah, salah pengertian dan lain-lain > yang mengakibatkan mis information. > > pantas saja Yus Badudu ngasih wanti-wanti > untuk menggunakan bahwa Indonesia > yang baik dan benar. > Supaya kucuran informasi dari atas ke bawah jelas > mungkin inilah bahasa yang digunakan > oleh pejabat yang mengakibatkan banyaknya > korupsi akibat kucuran informasi dan dana yang > tidak nyambung antara atas dan bawah > > he ... he he .. > > Amrik aja pake bahasa inggris yang jelas > untuk kata-kata sakti mereka seperti "Unity in Deversity" > (kalo nggak salah) Lah wong amerika negara adi daya, > mungkin indonesia negara yang masih berkembang ini > pemimpin-pemimpin nya tidak ingin bersentuhan dengan > rakyat ... lah biarin aja rakyat bingung ...... > kan rakyat masih bodoh dan bisa di bodoh-bodhin ... > > salam > > Yustam > > > > > > > > > ------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> Yahoo! Domains - Claim yours for only $14.70 http://us.click.yahoo.com/Z1wmxD/DREIAA/yQLSAA/BRUplB/TM --------------------------------------------------------------------~-> *************************************************************************** Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi.4t.com *************************************************************************** __________________________________________________________________________ Mohon Perhatian: 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik) 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari. 3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; 4. Posting: [EMAIL PROTECTED] 5. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED] 6. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED] 7. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED] Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/

