05.08.2004
Apa yang menyebabkan penduduk suatu negara
meninggalkan negaranya tanpa dokumen lengkap dan
bahkan sering dengan menanggung resiko besar, hanya
untuk mencari suatu kehidupan baru? Alasan yang sering
dikemukakan adalah perbedaan standar kehidupan,
seperti misalnya antara Afrika dan Uni Eropa atau
antara Meksiko dan AS. Namun ada juga penduduk dari
suatu negara miskin yang pindah ke negara tetangganya
yang juga miskin, dengan alasan sederhana karena
disana mereka bisa selamat. Seperti yang terjadi di
kawasan banjir India dan Bangladesh.
=======================================================
Korban banjir Bangladesh mengungsi ke India
Oleh: Christoph Heinzle dari Berlin
Mohammad Ladoo bekerja sebagai tukang parkir di
Connaught Place di jantung kota New Delhi. Sampai
tahun 1998 Ladoo yang berusia 26 tahun tinggal di
Bihar sebelah timur laut India hingga terjadi bencana
banjir yang melanda desanya Haldiapur di tepi sungai
Gangga. Banjir telah menyapu rumahnya dan seluruh desa
terendam air. Tak ada kemungkinan lagi untuk bekerja
disana. Oleh sebab itu Ladoo mengadu nasib ke New
Delhi. Disana mulanya ia bekerja sebagai tukang becak
hingga mendapat pekerjaan sebagai tukang parkir. Ladoo
tidak ingin kembali lagi ke desanya. Bihar selalu
menjadi korban keganasan alam dan bencana banjir yang
baru-baru ini melanda kawasan itu. Selain itu Bihar
juga miskin, terbelakang dan tidak menjanjikan masa
depan cerah bagi pemuda seperti Mohammad Ladoo.
Banjir juga merusak sawah dan jika desa itu tidak
dilanda banjir maka penduduknya dilanda kekeringan.
Semua upaya yang dilakukan sia-sia, kata Ladoo. Namun
di New Delhi sekurangnya ia bisa bekerja dan mendapat
uang. Pokoknya siapa yang mau bekerja keras dapat
bertahan hidup. Tentu saja kehidupan itu tidak
menyenangkan bagi para korban banjir. Sebab mereka
terpaksa mengerjakan pekerjaan rendah seperti menjadi
tukang becak atau yang perempuan akhirnya menjadi
pekerja seks. Korban banjir itu mengalami penderitaan
ganda, kata Bob McKerrow, pimpinan Federasi
Internasional Palang Merah untuk kawasan Asia Selatan.
Jutaan penduduk dalam beberapa tahun terakhir
meninggalkan tanah airnya juga karena banjir. Namun
berapa banyak yang mengungsi di dalam India sendiri
tidak diketahi jumlahnya. Tetapi sekitar 15 hingga 20
juta warga Bangladesh sementara ini mengungsi ke
negara tetangga India. Banjir menyebabkan mereka harus
mengungsi, kata Prafulla Ketkar dari "Lembaga
penelitian konflik dan perdamaian" di New Delhi.
Menurutnya, Bangladesh adalah sebuah negara miskin
dengan jumlah penduduk yang padat dan hanya memiliki
sedikit sumber daya alam. Itu merupakan alasan utama
untuk pindah. Namun bencana alam juga memaksa mereka
untuk mengungsi terutama jika terjadi bencana banjir.
Pengungsi akibat bencana banjir sering tidak diterima
di tanah airnya yang baru. Sering terjadi persaingan
dan tak jarang pula perkelahian memperebutkan tempat
kerja. Mereka juga tidak merasa kerasan karena hidup
dalam budaya yang berbeda dan tidak disukai.
Sebaliknya penduduk setempat juga mengucilkan mereka
karena takut para pengungsi itu akan merebut
pekerjaannya dan mendominasi secara sosial dan
politik. Itu juga merupakan masalah besar bagi
keamanan, stabilitas sosial dan juga bagi perkembangan
ekonomi jangka panjang.
Para pengungsi ini juga jarang mendapat bantuan dari
negara. Akibatnya, organisasi seperti Palang Merah
harus turun tangan memberikan bantuan semampunya.
Bantuan memang harus diberikan namun jika ada jutaan
pengungsi dan tidak ada dana maka merupakan kewajiban
semua pihak untuk memberikan bantuannya, kata
McKerrow. Memang yang terbaik adalah jika penduduk
tetap tinggal di negaranya namun harus ditunjang
dengan pembangunan jangka panjang serta meningkatkan
kemampuan penduduk di kawasan banjir agar dapat
mengatasi akibat banjir. Sebuah tugas besar yang
membutuhkan waktu lama dan sangat sulit dilaksanakan
untuk salah satu kawasan termiskin di dunia.
__________________________________
Do you Yahoo!?
Yahoo! Mail - 50x more storage than other providers!
http://promotions.yahoo.com/new_mail
------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~-->
Yahoo! Domains - Claim yours for only $14.70
http://us.click.yahoo.com/Z1wmxD/DREIAA/yQLSAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~->
***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih
Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi.4t.com
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:
1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru;
4. Posting: [EMAIL PROTECTED]
5. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
6. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
7. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/