Diskusi Dr R William Liddle di Jawa Pos Jakarta (1)
''Saya Pengagum Berat Pak Harto"
"Dulu membenci Pak Harto. Tapi sekarang justru
menjadi
pengagum beratnya". Inilah William Liddle dalam "Forum
Dialog Politik"
di kantor Jawa Pos Biro Jakarta kemarin.
Yang menarik dalam diskusi yang semua pesertanya
25 wartawan
politik dari berbagai media massa itu, Liddle secara
lugas
menguraikan pandangannya tentang suksesi dan figur
Presiden
Soeharto. Pandangannya tersebut dikaitkan dengan
kemungkinan
terpilihnya kembali Pak Harto pada Sidang Umum MPR
1998.
Ada beberapa perubahan pandangan Liddle yang
cukup mendasar
tentang figur Pak Harto. Seperti diaku oleh Liddle,
dulu dia
kurang menyukai Pak Harto. Tapi sekarang justru ia
sangat
mengagumi kepemimpinan Pak Harto.
''Silakan, kalau ada yang menuduh saya sebagai
orang Pak
Harto. Saya sudah mendengar ada yang menuduh begitu.
Tapi saya
punya alasan yang jujur dan berdasarkan data yang kuat
untuk
menyatakan keyakinan saya bahwa Pak Harto akan
terpilih lagi pada
sidang umum MPR 1998 mendatang,'' ujar Liddle.
Secara jujur Liddle menyatakan bahwa pada awal
Orde Baru
kurang senang dengan kepemimpinan Pak Harto. Sebab,
kata Liddle,
di masa kepemimpinannya terkesan militer yang dominan.
''Saya
melihat, berdasarkan pengalaman banyak negara yang
kepemimpinan-
nya didominasi militer, tidak maju-maju,'' katanya.
''Tapi kebencian saya yang dulu cukup besar, kini
berbalik
total. Justru saya sekarang mengagumi Pak Harto. Saya
kagum berat
setelah melihat perkembangan Indonesia di bawah
kepemimpinan Orde
Baru yang militernya cukup dominan ini" tambah Liddle.
Menurut Liddle, keberadaan militer yang cukup
dominan dalam
kepemimpinan Orde Baru dalam kasus Indonesia justru
berbeda. Di
sini pembangunan ekonomi mengalami kemajuan yang
pesat. Ini salah
satu alasan Liddle menjadi pengagum Pak Harto.
Kesimpulan Liddle tersebut diambil berdasarkan
pengamatannya
terhadap pembangunan Indonesia sejak 1968. ''Sejak itu
ternyata
pembangunan ekonomi yang dilakukan Orde Baru
membuahkan hasil
yang gemilang,'' ujar Liddle.
Pada sisi lain Liddle masih mengkritik
pembangunan politik
di sini. Ia menilai demokratisasi di sini masih
kurang. Tapi,
demokratisasi
ini akan berproses sesuai dengan perkembangan
zaman. ''Sebab Indonesia yang sedang menuju masyarakat
modern
harus menjadi lebih demokratis,'' ujarnya.
Menurut Liddle, meski Pak Harto dikenal sukses
dalam
melaksanakan pembangunan ekonomi, tapi harus diakui
bahwa Pak
Harto adalah manusia biasa. ''Dari sisi usia, Pak
Harto sudah
74 tahun. Kalau Pak Harto tidak mempersiapkan
penggantinya, yang
bisa meneruskan konsep yang dikembangkan selama 30
tahun masa
kepemimpinannya, itu bisa menimbulkan masalah,''
katanya.
Meski demikian, Liddle percaya dengan analisis
bahwa untuk
SU MPR 1998 nanti, Pak Harto akan terpilih secara
aklamasi, kalau
beliau bersedia dicalonkan lagi. ''Tapi saya melihat
di berbagai
media lewat pernyataan Menristek BJ Habibie, Pak Harto
tampaknya
masih bersedia melanjutkan pengabdiannya kalau rakyat
Indonesia
menghendaki,'' ujarnya.
Mengapa Liddle begitu yakin Pak Harto akan
terpilih secara
aklamasi pada SU MPR 1998 nanti? Menurut dia, bagi Pak
Harto
untuk bisa terpilih lagi sangat mudah. Sebab, dua
organisasi
strategis, yakni ABRI dan Golkar masih solid.
Lantas Liddle menyebut sejumlah pemimpin di ABRI
yang bisa
menjamin kemulusan SU MPR mendatang. ''Jenderal TNI
Feisal
Tanjung (Panagab, Red) dan Jenderal TNI R. Hartono
(KSAD, Red)
sangat bisa diandalkan,'' katanya.
Di Golkar, lanjut Liddle, ada Harmoko dan Habibie
yang
memang bisa dipercaya untuk menjadi juru bicara.
Bahkan Pak Harto
sendiri di Golkar sebagai ketua dewan pembina.
Selain itu, di DPR ada tiga fraksi, yakni FABRI,
FKP dan
FUD yang jelas dalam SU MPR nanti akan memberikan
dukungan penuh
kepada Pak Harto. Dengan demikian, ketiga fraksi
tersebut masih
bisa menandingi dua fraksi lainnya, FPP dan FPDI.
''Ini yang membuat perjalanan Pak Harto dalam SU
MPR nanti
(masih dalam kontek kalau Pak Harto masih bersedia)
sangat mudah
untuk terpilih secara aklamasi,'' katanya.
Menurut Liddle, yang cukup menarik dalam sistem
politik yang
dikembangkan Pak Harto, ternyata sangat memperhatikan
aspirasi
umat Islam. Sebagai contoh, kata Liddle, dalam kurun
waktu
terakhir ini, Pak Harto menilai positif terhadap siswi
yang
memakai jilbab di sekolah-sekolah. Bahkan, lanjutnya,
pemerintah
telah mengeluarkan UU Kompilasi Hukum Islam.
''Dulu siswi yang memakai jilbab bisa dinilai
militan. Kini
setelah mengetahui persis siswi yang memakai jilbab
itu justru
baik, mereka dibebaskanlah memakai busana itu,''
katanya.
Perkembangan menarik dalam politik Islam ini,
menurut
Liddle, memberikan simpati yang besar pada umat Islam,
karena
umat Islam merasa mendapat perlindungan.
Meski sudah berhasil, menurut Liddle, Pak Harto
masih tetap
harus berjuang keras untuk bisa mendekati umat Islam.
Sebab, umat
Islam di Indonesia ini sangat variatif.
Menyinggung keberadaan ICMI (Ikatan Cendekiawan
Muslim se
Indonesia), Liddle mengatakan, dalam kerangka politik
Orde Baru,
orgaanisasi
tersebut tidak bisa dianggap sebagai organisasi
kemasyarakatan. ICMI, katanya, lebih menyerupai
organisasi yang
menggunakan simbol Islam. Atau semacam patron clien
dalam
birokrasi. ''Artinya, posisi ICMI yang berada dalam
kerangka
birokrasi itu lebih condong pada pemerintah,''
katanya. (saf)
Sumber:
http://www.library.ohiou.edu/indopubs/1995/06/06/0010.html
__________________________________
Do you Yahoo!?
New and Improved Yahoo! Mail - Send 10MB messages!
http://promotions.yahoo.com/new_mail
------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~-->
Make a clean sweep of pop-up ads. Yahoo! Companion Toolbar.
Now with Pop-Up Blocker. Get it for free!
http://us.click.yahoo.com/L5YrjA/eSIIAA/yQLSAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~->
***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih
Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi.4t.com
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:
1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru;
4. Posting: [EMAIL PROTECTED]
5. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
6. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
7. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/