Sebetulnya ribut-ribut soal "buruan cium gue" itu udah
terlambat. Lha, di Novel "Saman" karya Ayu Utami, yang
sangat laris dulu itu, ada dialog (chatting) antar
tokohnya yang melibatkan kalimat: "setubuhi...setubuhi
aku..." Kok nggak ada yang ribut ya?

Tetapi komentar BUng Daniel terkesan tidak membumi.
Reaksi berbagai pihak terhadap BCG adalah hal yang
biasa saja. Dalam masyarakat yang beragam, ada
benturan nilai, itu biasa saja. Ini bukan cuma di
Indonesia, di Amerika dan Perancis pun kontroversi
"moral" bisa juga muncul meski kasusnya berbeda-beda.

Kalau alasannya cuma semua bisa, asal sesuai realitas
masyarakat, wah persetubuhan orangtua dengan anak-anak
itu juga ada realitasnya di masyarakat. Menjadikan
gadis di bawah umur sebagai obyek seks itu juga
realitas masyarakat. Apa TV swasta (nggak usah di
Indonesia, sebut saja di Amerika) bisa menayangkannya?


Yang wajar-wajar saja lah...



--- Daniel Siburian <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

> Baca detik.com hari ini, membuat gua miris. MUI yang
> meminta BCG segera diturunkan dari layar bioskop, Aa
> Gym yang dengan "gagah"-nya turun ke lapangan mo
> monitor situasi bioskop yang sedang memutar BCG
> karena menurutnya film tersebut tidak pantas,
> merusak moral bangsa. Ia sendiri ogah untuk nonton.
> (Hmm... nggak nonton, tapi komentar!! :P)
> 
> Nggak kebayang, Aa Gym yang biasanya arif bijaksana,
> sekarang ikut kebablasan. Mari kita lihat duduk
> persoalan BCG dalam porsi yang lebih komprehensif.
> Dalam sebuah industri, termasuk perfilman, tentunya
> harus selalu menurut aturan main yang sudah ada. BCG
> telah mengikuti aturan main tersebut. Mereka telah
> lolos sensor LSF. Apakah MUI dan Aa Gym ingin
> mengatakan bahwa orang-orang yang ada di LSF kurang
> bermoral sehingga meloloskan film tersebut?
> 
> Kedua, apa hak MUI untuk meminta film tersebut
> diturunkan? Mari kita ikuti aturan main yang telah
> ada. Kewajiban moral? Akh... nggak usah cari
> sensasi? Mari kita berkaca pada diri sendiri. Gua
> nggak yakin bahwa para anggota MUI tidak tahu bahwa
> di antara anak-anak mereka, sebelum menikah juga
> udah pada ciuman segala!! (Maaf kalo kesannya
> emosian... memang pantas emosi nih... heheehe)
> 
> Ketiga, apakah kita pantas menyalahkan para
> filmmaker yang telah memproduksi BCG tersebut? Tidak
> pantas sama sekali! Mari kita jujur pada diri
> sendiri. Apa yang diangkat oleh BCG adalah sebuah
> fenomena, realitas yang memang ada di masyarakat
> kita. Mengenai pantas atau tidaknya hal tersebut
> dipertontonkan, ikutin aja aturan mainnya. Saya
> kurang tau pasti, LSF memasukkan film tersebut
> kategori Remaja atau Dewasa, karena kurang
> memerhatikan. Nah, persoalannya sekarang, tinggal
> apakah bioskop yang memutar film tersebut mengikuti
> "fatwa"-nya LSF. Sudah menjadi pemandangan jamak
> kalo pengelola bioskop kita tutup mata terhadap
> aturan batas usia. Dalam berbagai kesempatan, gua
> sampe miris ketika melihat suami-istri membawa
> anaknya yang masih bayi dan atau yang kecil-kecil
> untuk menonton film dewasa. Mungkin, karena mereka
> kasihan kalo anaknya ditinggal di rumah. Tapi apakah
> mereka sadar akibatnya ntar-ntar? Di sinilah pihak
> bioskop harus memegang peran penting!
> 
> Sekali lagi, gua nggak abis pikir, kenapa kita harus
> memasung kreativitas atas nama moral, padahal apa
> yang dihasilkan kreativitas itu adalah "hanya"
> serpih-serpih kenyataan. Sepertinya para penjaga
> moral bangsa ini masih terpaku dengan Teori Peluru
> yang sudah usang itu, mengganggap "kita-kita" ini
> orang-orang goblok, yang akan menerima begitu saja
> apa yang disodorkan media (baca: film). 
> 
> Bangkitlah Perfilman Indonesia. Tetap Semangat,
> Bro!!
> 
> 
> salam,
> Daniel Siburian
> PT Matamata Interaktif Indonesia
> Graha BIP Lt.3
> Jl. Gatot Subroto Kav. 23 Jakarta
> Phone (021) 5201261
> Fax (021) 5201262
> Email: [EMAIL PROTECTED]
> http://www.matamata.com
> 
> [Non-text portions of this message have been
> removed]
> 
> 
> 



                
__________________________________
Do you Yahoo!?
Yahoo! Mail Address AutoComplete - You start. We finish.
http://promotions.yahoo.com/new_mail 


------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Yahoo! Domains - Claim yours for only $14.70
http://us.click.yahoo.com/Z1wmxD/DREIAA/yQLSAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih 
Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi.4t.com
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; 
4. Posting: [EMAIL PROTECTED]
5. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
6. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
7. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 

Kirim email ke