Jangan karena takut Indonesia menjadi Islam maka sebagian orang mengangkut Pornografi dari seluruh dunia supaya menjauhkan Indonesia menjadi Negara Islam. Soal Indonesia yang tidak boleh menjadi Negara Islam saya yakin banyak orang Islam yang sepakat, tetapi tidak dengan mengangkut kebejatan ke Indonesia, itu namanya taktik keji. --- Satrio Arismunandar <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> Mas Daniel, > > Saya sudah mulai tua... > Saya udah punya dua anak perempuan yang masih kecil > (TK dan SD kelas I), sehingga saya suka was-was. > > Istri saya saja begitu was-was, sehingga tak ingin > anak perempuan saya ikut jasa jemputan > rumah-sekolah, > karena tak percaya pada sopir-sopirnya... (banyak > berita kriminal di media massa, soal sopir atau > pemuda > yang melakukan pelecehan seksual pada anak-anak > belia > di bawah umur!)... Maka tiap pagi, saya antar anak > saya ke sekolah. Pulangnya, pembantu saya > (perempuan) > yang menjemput... > > Biarlah giliran yang muda-muda yang berjuang. Lebih > mudah untuk bicara soal kebebasan ekspresi seksual > ketika saya masih muda dan belum kawin/punya anak > gadis kecil ... (tapi semua orang berbeda-beda...) > > Satrio > > > --- Daniel Siburian <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > > > > > > Sekali lagi, batasan boleh atau tak boleh itu > > > berbeda-beda di setiap komunitas, di setiap > > negara. > > > Jadi, menggunakan ukuran Swedia untuk diterapkan > > di > > > Indonesia, ya nggak nyambung. Oh, jangankan itu. > > > Menggunakan ukuran Mas Daniel untuk diterapkan > di > > > milis ini saja -saya yakin-- belum tentu > nyambung. > > > Itulah pluralisme. > > > > Yoa... dan ini sangat gampang terlihat ketika kita > > coba maen-maen di > > IMDB.com, > > situs paling lengkap tentang perfilman dunia. Inti > > pluralisme, salah satunya > > adalah menghargai keberadaan orang lain. > > Dan sejauh mana batasan itu diterapkan, pada titik > > itulah tingkat > > penghargaan tersebut terukur. Bung Satrio mungkin > > bisa bicara banyak tentang > > yang satu ini, karena dulu (nggak tau sekarang) > > sempat menjadi aktivis > > kebebasa pers. Bukan begitu? ;) > > > > > > salam, > > > > dans > > > > > > > > > > > __________________________________ > Do you Yahoo!? > Yahoo! Mail Address AutoComplete - You start. We > finish. > http://promotions.yahoo.com/new_mail > __________________________________ Do you Yahoo!? Yahoo! Mail Address AutoComplete - You start. We finish. http://promotions.yahoo.com/new_mail ------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> Make a clean sweep of pop-up ads. Yahoo! Companion Toolbar. Now with Pop-Up Blocker. Get it for free! http://us.click.yahoo.com/L5YrjA/eSIIAA/yQLSAA/BRUplB/TM --------------------------------------------------------------------~-> *************************************************************************** Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi.4t.com *************************************************************************** __________________________________________________________________________ Mohon Perhatian: 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik) 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari. 3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; 4. Posting: [EMAIL PROTECTED] 5. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED] 6. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED] 7. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED] Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/

