all,
 
"Buruk muka, cermin dibelah", kira-kira ungkapan bijak ini cocok mewakili komentar 
orang yang karena melihat satu dua orang pemeluk agama berlaku tidak benar, maka 
agamanya yang disalahkan. Agama tak pernah salah, bagi orang-orang yang meng-imaninya, 
soal keimanan dan kepercayaan adalah dua hal yang berbeda, bisa saja kita percaya, 
tapi belum tentu kita meng-imani sesuatu, tapi kalau kita sudah meng-imani sesuatu 
pasti kita mempercayai juga.
 
Percaya, cukup bermodalkan akal saja, tapi kalau iman, perlu akal dan hati, juga rasa. 
ada hal-hal yang tidak bisa dirasionalisasikan dalam agama, maka yang diperlukan iman 
atau tidak. Mengapa dalam Islam kalau kenthut, yang dibasuh mukanya, bukan lubang 
anginya; atau mengapa orang nasrani percaya dengan "kenaikan Isa almasih". Hal-hal 
seperti ini tidak cukup dilihat dari akal saja, tapi perlu iman, yang tidak percaya 
berarti tidak iman, yang percaya mungkin punya sedikit iman. bukan mengimani sesuatu 
itu, tetapi mengimani kebenaran tentang sesuatu itu yang diberitakan oleh agama.
 
so, jangan pula "gara-gara nila setitik, rusak susu sebelanga", agama, apapun itu 
pasti baik, tinggal percaya, iman atau tidak
 
wallahua'lam bishawab,
 
amin
 


Listy <[EMAIL PROTECTED]> wrote:o
temen2.. aku jadi pengen tahu nih..
kalo mencuci benda2 keramat di kraton2 ..
kemudian benda2 tsb dikeramatkan.. 
ini termasuk jalan yang mana ya?
o
agama adalah rambu2 jalan..
supaya manusia selamat di kehidupan di dunia
hingga nanti kembali di kehidupan di akhirat
sekarang.. tinggal percaya atau tidak..
dengan adanya kehidupan di akhirat kelak..
dimana.. bila tiba hari yang telah ditentukan
manusia.. beterbangan bak anai2 tertiup angin
tiada daya.. tiada kekuatan.. sedikitpun!
o
tidak sama yg buruk dengan yg baik..
meskipun banyaknya yg buruk itu menarik hatimu..
o
---------------

From: Danardono HADINOTO 

Mungkin agama2 itu bagaikan petunjuk jalan menuju puncak bukit yang, kalau tercapai, 
membawa pemandangan indah dengan langit biru lazuardi yang membentang diatas kepala 
kita.

Banyak manusia yang mengambil jalan menurut petunjuk jalan tertentu, yang semua 
menunjuk katas bukit, namun, kebanyakan akhirnya ter-seok2 malah meluncur kelembah, 
bukannya mendaki bukit...

Salam

RM DH


[EMAIL PROTECTED] wrote:

mengapa banyak orang bersikap skeptis adan apriori terhadap adanya agama,
padahal agama
mempunyai tolok ukur beragamanya seseorang.  Karena banyak orang  sudah
memeluk agama
tetapi mereka  lupa dan kita lupa bahwa tolok ukur seseorang meyakini
agamanya adalah IMAN,
sehingga dalam islam ada suatu panggilan  dari seorang MUSLIM  menjadi
seorang MUKMIN..

Fact menunjukkan di indonesia umat islamnya terbanyak, fact menunjukkan
bahwa indonesia
negara terkorup, tetapi apakah fact menunjukkan bahwa umat islam di
indonesia bisa di sebut
mukmin ? saya pikir tidak bisa karena fact menunjukkan bahwa korupsi masih
meraja lela.
Facts yang sebenarnya umat islam indonesia belum merupakan orang-orang yang
beriman.
yakni orang-orang yang mengakui kebenaran, kebenaran akan azab yang akan
menimpa
baik di dunia maupun di akhirat dengan perbuatan korupsi tersebut

Kalau ffact menunjukkan bahwa korupsi masih merajalela sehingga menduduki
papan atas
di kelas dunia, maka kebalikan dari orang-orang yang beriman adalah orang
yang munafik (sorry)
yakni orang yang tahu kebenaran tetapi melanggarnya,  atau orang-orang yang
tahu kebenaran
tetapi tidak sanggup untuk melaksanakannya.

jadi agama terhadap pemeluknya ternyata mempunyai tingkatan tingkatan
tertentu yang akan
membawa seseorang ke tingkatan yang paling tinggi yakni waliyullah yakni
orang- yang telah
melihat kebenaran. dan mengimaninya. Jadi mengapa orang-orang yang mencuri,
korupsi dan
lain-lain disebut orang yang syirik kepada penciptanya ?

salam
Yustam



Setuju 1000% mas. Angkat topi. Dan saya lihat, yang mencuri uang
rakyat,mas, balapan, ada yang Islam, ada yang Kristen, ada yang Buddha, wah
banyak.

Masyarakat Turki di Austria dan Jerman terkenal jujur dan saleh. Angka
kriminalitas dikalanganmereka rendahsekali. Yang paling brutal ngrampok di
Jerman, Austria adalah gang dari bekas Rusia (Moldavia), Rumania, Serbia.
sediki2 tembak2an. Mereka orang Kristen.

Jadi, ya, banyak Islam yang saleh dan jujur, ada juga yang juara korupsi,
tapi umat agama2 lain juga gak kurang.

Salam
RM DH

Abdul Wahid <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
Facts = Fakta
Faktanya 99% manusia indonesia beragama, entah agama apa saja yang
dianutnya. Faktanya lagi Indonesia adalah negara terkorup didunia.
Kesimpulannya  indonesia adalah negara terkorup padahal manusianya pada
beragama.

80% orang indonesia menganut agama (islam) yang dipersyaratkan.
Indonesia adalah negara terkorup padahal mayoritas beragama islam.
Kesimpulannya Indonesia yang mayoritas beragama islam adalah negara
terkorup.

Bagaimana pendapat anda ? Kesimpulannya salah kata yang satu dan benar
menurut yang lain.

Lalu yang benar yang mana. Apakah karena mayoritas agama islam jadi negara
terkorup atau karena manusianya beragama shg menjadi negara korup. Mungkin
seharusnya yang namanya agama itu tidak perlu ada shg tidak dijadikan
kambing hitam oleh orang2 yang berpikiran picik. Kasihan deh agama!.

Lalu kalau tidak beragama apakah negara ini menjadi negara bersih, aman ,
tentram,adem ayem. Bisa kalau manusianya bermoral!? Tidak usah agama yang
penting orangnya bermoral baik,  bisa menjadikan indonesia ini baik.??!!?
Kesimpulannya adalah Moral baik.

Kok simple sekali ya!

Kenapa moral orang indonesia ini tidak baik? sehingga menjadikan
indonesia ini negara korup, mlarat dan dibuat main-main oleh negara lain.
karena orang-orangnya menjadikan agama sebagai identitas dan komoditas
belaka. Mereka pada jauh dari nilai-nilai agama dari segi perbuatan dan
moral. Agama dijadikan komoditas untuk kepentingan duniawi semata. Ibadah
dijadikan sarana untuk memuluskan usaha dan kepentingan dunia.

Moral orang2 ini sudah rusak, karena hatinya sudah tandus dan gersang.
Ibadah bukan karena mendekatkan diri pada Tuhan melainkan biar diliat oleh
tuan-tuan. Agamakah yang menjadikan moral ini rusak ?
Sudah jelas apa yang tertuang pada kitab-kitab suci apa yang harus manusia
lakukan.

Tapi mengapa moral ini rusak ?
Karena hati yang tandus dan gersang ini diselimuti NAFSU.
Nafsu serakah, nafsu ingin menang sendiri, nafsu angkara murka dan segudang
nafsu2 lainnya.

Ibadah mereka karena nafsu, sifat menolong mereka karena nafsu bukan karena
Tuhan sang pencipta alam.

Seandainya manusia semua mengatakan dalam hati atas segala yang kita
lakukan
dengan ungkapan " Sesunggugnya sholatku, ibadahku, hidup dan matiku hanya
untuk Tuhan pencipta alam" niscaya siapapun dia, negara manapun dia ,
Niscaya Dunia ini laksana surga.
Akan tetapi jika manusianya hatinya berujar "Sesungguhnya
sholatku,ibadahku,
hidup dan matiku untuk Nafsuku" maka tunggulah ajab yang pedih menimpa
mereka.

Amin.


-----Original Message-----
From: Danardono HADINOTO [mailto:[EMAIL PROTECTED]
Sent: Friday, August 13, 2004 3:51 PM
To: [EMAIL PROTECTED]
Subject: RE: [ppiindia] Facts?


Na ini contoh bagus mengenai facts.


Michael Nugroho <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
Opinion:
Oleh karena itu kejadian manusia ini sebenarnya
adalah untuk menganut agama Islam "sepenuhnya"
karena sifat fitrah kejadiannya memang telah
dikaitkan oleh Allah dengan agamanya yang indah
ini.
______________

Facts:
Lebih dari 80% penduduk Indonesia telah menganut
agama seperti yang dipersyaratkan, namun...tetap
saja... tidak bisa memberantas kebobrokan negara
dan bangsa.

Agama tidak mempunyai pengaruh apa-apa terhadap
perilaku umatnya sekalipun jumlah umat itu harus
dilipatgandakan.

Sekali korup, tetap korup, korup, korup, korup,
korup, korup. Setelah korup, beribadah lagi dan
korup lagi, korup lagi, korup lagi, beribadahhh,
korup, korup, korup.











***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih 
Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi.4t.com
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; 
4. Posting: [EMAIL PROTECTED]
5. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
6. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
7. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]



Yahoo! Groups SponsorADVERTISEMENT


---------------------------------
Yahoo! Groups Links

   To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/
  
   To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
  
   Your use of Yahoo! Groups is subject to the Yahoo! Terms of Service. 



                
---------------------------------
 ALL-NEW Yahoo! Messenger - all new features - even more fun!  

[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Make a clean sweep of pop-up ads. Yahoo! Companion Toolbar.
Now with Pop-Up Blocker. Get it for free!
http://us.click.yahoo.com/L5YrjA/eSIIAA/yQLSAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih 
Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi.4t.com
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; 
4. Posting: [EMAIL PROTECTED]
5. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
6. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
7. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 

Kirim email ke