Bukit memang dahulu selalu menjadi tempat samadhi. Saya sendiri waktu masih muda, masih kepala 4an gitu, sering mendaki gunung Alpen bersama teman2, sampai dipuncak, kita rasakan kedekatan kita dengan langit diatas kita. Semua yang dibawah menjadi kecil, menjadi relatif. Apapaun yang tadinya terlihat besar, kini seperti korek api. Juga kita lihat, adanya anak2 sungai yang berasal dari mataair dibukit yang sama, yang dalam menuruni lembah, mencari jalan yang berbeda.. Banyak terlihat jalan2 kecil dari kaki lembah yang berbeda, kalau dijalani, akan sampai dipuncak yang sama.. Salam RM Danardono Hadinoto
[EMAIL PROTECTED] wrote: Mas RM DH, berbicara mengenai bukit kok ada persamaan fenomena nabi-nabi yang menerima wahyu itu ada di bukit contoh nabi Musa dengan Sinai, Nabi Isa bukit Golgota (kalo kagak saleh) dan dan nabi SAW di bukit yang terkenal denga gua Hirro. disanalah wahyu kebenaran yang diterima oleh para nabi. salam Yustam Mengkeramatkan benda2 adalah budaya, bukan agama.. tak ada kaitan dengan jalan menuju bukit, ini kan kegiatan sambil lalu (asal jangan percaya jin2, gendruwo, dsb dsb lho). Wah, mengenai akherat ya kita percayai saja apa yang kita anut. Tak ada faedahnya ber-andai2... soalnya belum ada yang pulang kembali dari sana Lha ya jelas, buruk dan baik tak sama lahhh Listy <[EMAIL PROTECTED]> wrote: o temen2.. aku jadi pengen tahu nih.. kalo mencuci benda2 keramat di kraton2 .. kemudian benda2 tsb dikeramatkan.. ini termasuk jalan yang mana ya? o agama adalah rambu2 jalan.. supaya manusia selamat di kehidupan di dunia hingga nanti kembali di kehidupan di akhirat sekarang.. tinggal percaya atau tidak.. dengan adanya kehidupan di akhirat kelak.. dimana.. bila tiba hari yang telah ditentukan manusia.. beterbangan bak anai2 tertiup angin tiada daya.. tiada kekuatan.. sedikitpun! o tidak sama yg buruk dengan yg baik.. meskipun banyaknya yg buruk itu menarik hatimu.. o --------------- From: Danardono HADINOTO Mungkin agama2 itu bagaikan petunjuk jalan menuju puncak bukit yang, kalau tercapai, membawa pemandangan indah dengan langit biru lazuardi yang membentang diatas kepala kita. Banyak manusia yang mengambil jalan menurut petunjuk jalan tertentu, yang semua menunjuk katas bukit, namun, kebanyakan akhirnya ter-seok2 malah meluncur kelembah, bukannya mendaki bukit... Salam RM DH [EMAIL PROTECTED] wrote: mengapa banyak orang bersikap skeptis adan apriori terhadap adanya agama, padahal agama mempunyai tolok ukur beragamanya seseorang. Karena banyak orang sudah memeluk agama tetapi mereka lupa dan kita lupa bahwa tolok ukur seseorang meyakini agamanya adalah IMAN, sehingga dalam islam ada suatu panggilan dari seorang MUSLIM menjadi seorang MUKMIN.. Fact menunjukkan di indonesia umat islamnya terbanyak, fact menunjukkan bahwa indonesia negara terkorup, tetapi apakah fact menunjukkan bahwa umat islam di indonesia bisa di sebut mukmin ? saya pikir tidak bisa karena fact menunjukkan bahwa korupsi masih meraja lela. Facts yang sebenarnya umat islam indonesia belum merupakan orang-orang yang beriman. yakni orang-orang yang mengakui kebenaran, kebenaran akan azab yang akan menimpa baik di dunia maupun di akhirat dengan perbuatan korupsi tersebut Kalau ffact menunjukkan bahwa korupsi masih merajalela sehingga menduduki papan atas di kelas dunia, maka kebalikan dari orang-orang yang beriman adalah orang yang munafik (sorry) yakni orang yang tahu kebenaran tetapi melanggarnya, atau orang-orang yang tahu kebenaran tetapi tidak sanggup untuk melaksanakannya. jadi agama terhadap pemeluknya ternyata mempunyai tingkatan tingkatan tertentu yang akan membawa seseorang ke tingkatan yang paling tinggi yakni waliyullah yakni orang- yang telah melihat kebenaran. dan mengimaninya. Jadi mengapa orang-orang yang mencuri, korupsi dan lain-lain disebut orang yang syirik kepada penciptanya ? salam Yustam Setuju 1000% mas. Angkat topi. Dan saya lihat, yang mencuri uang rakyat,mas, balapan, ada yang Islam, ada yang Kristen, ada yang Buddha, wah banyak. Masyarakat Turki di Austria dan Jerman terkenal jujur dan saleh. Angka kriminalitas dikalanganmereka rendahsekali. Yang paling brutal ngrampok di Jerman, Austria adalah gang dari bekas Rusia (Moldavia), Rumania, Serbia. sediki2 tembak2an. Mereka orang Kristen. Jadi, ya, banyak Islam yang saleh dan jujur, ada juga yang juara korupsi, tapi umat agama2 lain juga gak kurang. Salam RM DH Abdul Wahid <[EMAIL PROTECTED]> wrote: Facts = Fakta Faktanya 99% manusia indonesia beragama, entah agama apa saja yang dianutnya. Faktanya lagi Indonesia adalah negara terkorup didunia. Kesimpulannya indonesia adalah negara terkorup padahal manusianya pada beragama. 80% orang indonesia menganut agama (islam) yang dipersyaratkan. Indonesia adalah negara terkorup padahal mayoritas beragama islam. Kesimpulannya Indonesia yang mayoritas beragama islam adalah negara terkorup. Bagaimana pendapat anda ? Kesimpulannya salah kata yang satu dan benar menurut yang lain. Lalu yang benar yang mana. Apakah karena mayoritas agama islam jadi negara terkorup atau karena manusianya beragama shg menjadi negara korup. Mungkin seharusnya yang namanya agama itu tidak perlu ada shg tidak dijadikan kambing hitam oleh orang2 yang berpikiran picik. Kasihan deh agama!. Lalu kalau tidak beragama apakah negara ini menjadi negara bersih, aman , tentram,adem ayem. Bisa kalau manusianya bermoral!? Tidak usah agama yang penting orangnya bermoral baik, bisa menjadikan indonesia ini baik.??!!? Kesimpulannya adalah Moral baik. Kok simple sekali ya! *************************************************************************** Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi.4t.com *************************************************************************** __________________________________________________________________________ Mohon Perhatian: 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik) 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari. 3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; 4. Posting: [EMAIL PROTECTED] 5. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED] 6. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED] 7. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED] Yahoo! Groups SponsorADVERTISEMENT --------------------------------- Yahoo! Groups Links To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/ To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] Your use of Yahoo! Groups is subject to the Yahoo! Terms of Service. --------------------------------- Gesendet von Yahoo! Mail - Jetzt mit 100MB kostenlosem Speicher [Non-text portions of this message have been removed] ------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> $9.95 domain names from Yahoo!. Register anything. http://us.click.yahoo.com/J8kdrA/y20IAA/yQLSAA/BRUplB/TM --------------------------------------------------------------------~-> *************************************************************************** Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi.4t.com *************************************************************************** __________________________________________________________________________ Mohon Perhatian: 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik) 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari. 3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; 4. Posting: [EMAIL PROTECTED] 5. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED] 6. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED] 7. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED] Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/

