Mungkin bahkan belum sampai ke lembah. Karena di
pinggiran pantai sudah banyak "fenomena Baywatch" yang
lebih menggiurkan lagi... Jadi lemes...he..he...


--- Danardono HADINOTO <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

> Mungkin yang banyak malah yang ter-seok2 masuk
> lembah melalui semak2 karena tergiur bunga2an indah
> dan ngeri melihat puncak yang terlihat jauh nun
> diatas...
> 
> Satrio Arismunandar <[EMAIL PROTECTED]>
> wrote:Meskipun niat mau ke puncak, apakah tak
> mungkin orang
> salah jalan dan tersesat...hingga bukannya sampai
> puncak, malah terjerumus ke jurang atau mati
> kewlaparan kehabisan bekal ... (kalau cuma
> berliku-liku dan capek, masih mendingan).
> 
> 
> --- [EMAIL PROTECTED] wrote:
> 
> > 
> > Betul,  Mas, semua jalan kebukit tentu menuju
> tujuan
> > yang sama  tapi ada
> > yang menempuh  jalan berliku,
> > ada yang menempuh jalan yang lurus sehingga sampai
> > tujuannya lebih cepat
> > tanpa melalui
> > liku-liku yang melelahkan   ...
> > 
> > Salam
> > Yustam
> > 
> > 
> > 
> > 
> > 
> > 
> > 
> > 
> > Bukit memang dahulu selalu menjadi tempat samadhi.
> > Saya sendiri waktu masih
> > muda, masih  kepala 4an gitu, sering mendaki
> gunung
> > Alpen bersama teman2,
> > sampai dipuncak, kita rasakan kedekatan kita
> dengan
> > langit diatas kita.
> > Semua yang dibawah menjadi kecil, menjadi relatif.
> > Apapaun yang tadinya
> > terlihat besar, kini seperti korek api. Juga kita
> > lihat, adanya anak2
> > sungai yang berasal dari mataair dibukit yang
> sama,
> > yang dalam menuruni
> > lembah, mencari jalan yang berbeda..
> > 
> > Banyak terlihat jalan2 kecil dari kaki lembah yang
> > berbeda, kalau dijalani,
> > akan sampai dipuncak yang sama..
> > 
> > Salam
> > 
> > RM Danardono Hadinoto
> > 
> > 
> > [EMAIL PROTECTED] wrote:
> > 
> > Mas RM DH,
> > 
> > berbicara mengenai bukit  kok ada persamaan
> fenomena
> >  nabi-nabi yang
> > menerima wahyu itu ada di bukit contoh nabi Musa
> > dengan Sinai,
> > Nabi Isa bukit Golgota (kalo kagak saleh) dan
> > dan nabi SAW di bukit yang terkenal denga gua
> Hirro.
> > 
> > disanalah wahyu kebenaran yang diterima oleh para
> > nabi.
> > 
> > salam
> > Yustam
> > 
> > 
> > 
> > 
> > 
> > 
> > 
> > 
> > Mengkeramatkan benda2 adalah budaya, bukan agama..
> > tak ada kaitan dengan
> > jalan menuju bukit, ini kan kegiatan sambil lalu
> > (asal jangan percaya jin2,
> > gendruwo, dsb dsb lho).
> > 
> > Wah, mengenai akherat ya kita percayai saja apa
> yang
> > kita anut. Tak ada
> > faedahnya ber-andai2... soalnya belum ada yang
> > pulang kembali dari sana
> > 
> > Lha ya jelas, buruk dan baik tak sama lahhh
> > 
> > 
> > 
> > 
> > Listy <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> > o
> > temen2.. aku jadi pengen tahu nih..
> > kalo mencuci benda2 keramat di kraton2 ..
> > kemudian benda2 tsb dikeramatkan..
> > ini termasuk jalan yang mana ya?
> > o
> > agama adalah rambu2 jalan..
> > supaya manusia selamat di kehidupan di dunia
> > hingga nanti kembali di kehidupan di akhirat
> > sekarang.. tinggal percaya atau tidak..
> > dengan adanya kehidupan di akhirat kelak..
> > dimana.. bila tiba hari yang telah ditentukan
> > manusia.. beterbangan bak anai2 tertiup angin
> > tiada daya.. tiada kekuatan.. sedikitpun!
> > o
> > tidak sama yg buruk dengan yg baik..
> > meskipun banyaknya yg buruk itu menarik hatimu..
> > o
> > ---------------
> > 
> > From: Danardono HADINOTO
> > 
> > Mungkin agama2 itu bagaikan petunjuk jalan menuju
> > puncak bukit yang, kalau
> > tercapai, membawa pemandangan indah dengan langit
> > biru lazuardi yang
> > membentang diatas kepala kita.
> > 
> > Banyak manusia yang mengambil jalan menurut
> petunjuk
> > jalan tertentu, yang
> > semua menunjuk katas bukit, namun, kebanyakan
> > akhirnya ter-seok2 malah
> > meluncur kelembah, bukannya mendaki bukit...
> > 
> > Salam
> > 
> > RM DH
> > 
> > 
> > [EMAIL PROTECTED] wrote:
> > 
> > mengapa banyak orang bersikap skeptis adan apriori
> > terhadap adanya agama,
> > padahal agama
> > mempunyai tolok ukur beragamanya seseorang. 
> Karena
> > banyak orang  sudah
> > memeluk agama
> > tetapi mereka  lupa dan kita lupa bahwa tolok ukur
> > seseorang meyakini
> > agamanya adalah IMAN,
> > sehingga dalam islam ada suatu panggilan  dari
> > seorang MUSLIM  menjadi
> > seorang MUKMIN..
> > 
> > Fact menunjukkan di indonesia umat islamnya
> > terbanyak, fact menunjukkan
> > bahwa indonesia
> > negara terkorup, tetapi apakah fact menunjukkan
> > bahwa umat islam di
> > indonesia bisa di sebut
> > mukmin ? saya pikir tidak bisa karena fact
> > menunjukkan bahwa korupsi masih
> > meraja lela.
> > Facts yang sebenarnya umat islam indonesia belum
> > merupakan orang-orang yang
> > beriman.
> > yakni orang-orang yang mengakui kebenaran,
> kebenaran
> > akan azab yang akan
> > menimpa
> > baik di dunia maupun di akhirat dengan perbuatan
> > korupsi tersebut
> > 
> > Kalau ffact menunjukkan bahwa korupsi masih
> > merajalela sehingga menduduki
> > papan atas
> > di kelas dunia, maka kebalikan dari orang-orang
> yang
> > beriman adalah orang
> > yang munafik (sorry)
> > yakni orang yang tahu kebenaran tetapi
> melanggarnya,
> >  atau orang-orang yang
> > tahu kebenaran
> > tetapi tidak sanggup untuk melaksanakannya.
> > 
> > jadi agama terhadap pemeluknya ternyata mempunyai
> > tingkatan tingkatan
> > tertentu yang akan
> > membawa seseorang ke tingkatan yang paling tinggi
> > yakni waliyullah yakni
> > orang- yang telah
> > melihat kebenaran. dan mengimaninya. Jadi mengapa
> 
=== message truncated ===



                
__________________________________
Do you Yahoo!?
New and Improved Yahoo! Mail - Send 10MB messages!
http://promotions.yahoo.com/new_mail 


------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Make a clean sweep of pop-up ads. Yahoo! Companion Toolbar.
Now with Pop-Up Blocker. Get it for free!
http://us.click.yahoo.com/L5YrjA/eSIIAA/yQLSAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih 
Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi.4t.com
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; 
4. Posting: [EMAIL PROTECTED]
5. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
6. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
7. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 

Kirim email ke