Jadi, menurut hasil survey yg diadakan oleh Mbah Prof. Tim Spector 
dari London, orang yg suka selingkuh itu udah dari 'sono'nya. Mungkin 
ini salah satu penyebab mengapa dalam Islam/adat-indonesia sebelum 
menikah kita harus melihat dulu bobo-bebet calon pasangan kita. Biar 
gak terkena yg genetikanya bikin kepala pusing 7.5 keliling. (mario)



http://www.waspada.co.id/serba_waspada/dunia_wanita/artikel.php?
article_id=51394

09 Sep 04 12:10 WIB
Genetik Pemicu Wanita Selingkuh
WASPADA Online

 
Apa yang Anda lakukan, apabila istri berselingkuh? Menyakitkan 
memang, tapi itulah yang sering terjadi dalam dunia penuh kebebasan 
saat ini. 

Ketika seorang wanita berselingkuh, tak jarang pria bertanya-tanya, 
apa kesalahan atau kekurangannya hingga pasangannya tega melakukan 
perbuatan yang diharamkan agama itu. 

Fakta yang diungkap Prof Tim Spector dari Twin Research Unit di St 
Thomas's Hospital London, menunjukkan kasus perselingkuhan justru 
sering tak memerlukan penyebab psikologis. Hasil studi paling gres 
malah menyingkap sifat suka berselingkuh itu berkaitan dengan faktor 
genetik.

Menurut Prof Spector, saat meneliti komponen genetik sejumlah orang 
kembar menemukan, jika satu dari orang kembar tersebut punya sejarah 
berselingkuh, 55 persen kemungkinan saudara kembarnya juga suka 
melakukan hubungan gelap. 

"Kecenderungan untuk setia atau tidak, paling kental terlihat pada 
orang kembar identik, karena mereka mempunyai susunan gen yang sama. 
Angka tersebut jauh lebih tinggi dibandingkan kecenderungan wanita 
umumnya untuk berselingkuh yang hanya 23 persen," jelas Prof Spector, 
kemarin.

Menurut Prof Spector, gen yang bertanggungjawab terhadap 
kecenderungan berselingkuh pada wanita, kemungkinan besar merupakan 
proses evolusi dari gabungan gen dari berbagai sumber. 

"Akan tetapi sifat ini tampaknya tidak dikontrol satu gen saja, 
sejumlah gen yang bekerja sama. Sepertinya dengan evolusi ini wanita 
menjadi lebih punya peluang untuk memilih yang terbaik," jelasnya. 

Bagaimana risiko bagi kaum Adam? Dari penelitian terakhir di Jerman 
sungguh menakutkan. Pria yang tak setia, memiliki kemungkinan 
meninggal saat berhubungan seks lebih besar dibanding pria setia. 

Pria yang suka berselingkuh diketahui lebih riskan terhadap serangan 
jantung dibanding pria setia. Tim peneliti dari Centre for Forensic 
Medicine di Frankfurt, mencoba meneliti catatan kematian dari 30.000 
orang yang hidup dalam masa tiga dekade terakhir. 

Dari tumpukan arsip kematian tersebut, mereka menemukan 60 kasus pria 
yang meninggal saat melakukan aktivitas seksual. Sebanyak 56 kasus, 
diketahui meninggal akibat serangan jantung saat berhubungan intim. 
Empat kasus sisanya, meninggal saat melakukan masturbasi. 

Dari 56 kasus pria yang meninggal akibat serangan jantung saat 
bercinta, hanya empat pria yang saat itu intim dengan pasangan 
resminya. Selebihnya meninggal dalam pelukan kekasih gelap atau 
pekerja seks komersial di hotel. 

Para peneliti Jerman hanya bisa berspekulasi, mengapa pria meninggal 
di pelukan selingkuhan lebih banyak dibanding yang di pelukan 
pasangan resmi. "Kemungkinan besar mereka berusaha terlalu keras, 
melebihi kapasitas tubuhnya untuk membuat selingkuhannya terkesan," 
jelas seorang jubir Centre for Forensic Medicine Frankfurt. Nah, 
sayang nyawa atau selingkuh? (Rahmawati)

(rfz)  




------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
$9.95 domain names from Yahoo!. Register anything.
http://us.click.yahoo.com/J8kdrA/y20IAA/yQLSAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih 
Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppi.4t.com
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; 
4. Posting: [EMAIL PROTECTED]
5. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
6. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
7. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 

Kirim email ke