Saudara? Ku? Kami?  Orang Palestina dan orang Israel lebih bersaudara 
satu dengan yang lain (sama2 rumpun Semit), daripada dengan rakyat2 
di tepian Samudra Pacific. Kita lebih bersaudara dengan rakyat 
Tiongkok, Malaysia, Thailand dan Philippina.

Saudara anda dan saudara saya tak harus identis bukan?

Saya tak merasa saudara dengan satu bangsa Arabpun atau bangsa2 di 
TimTeng. Kecuali bersaudara dalam arti puitis, yakni anak2 manusia 
keturunan Adam. Atau saudara2 rakyat Afro Asia menurut semangat 
Bandung 1954.

Pimpinan Palestina tidak menutup jalan untuk negosiasi. Ber-kali2 
telah dilakukan pendekatan. Jadi pimpinan Palestina tidaklah 
automatis fundamentalis. Kaum fundamentalis, menurut diksi komunitas 
international, seperti UNO, Uni Eropa (tempat saya bermukim, seperti 
Hamas menginginkan agar Israel dienyahkan dari wilayah itu, sesuatu 
yang tidak realistis.




--- In [EMAIL PROTECTED], "Mohammad-Riyadi Tampubolon" 
<[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> Kalau Saudara Ku(Kami?) di Palestina yang melakukan perlawanan pisik
> dalam memerdekaan tanah airnya dari penguasaan kaum penjajah
> dikatakan sebagai Fundamentalis, maka berterima kasihlah pada para 
> fundamentalis yang telah memerdekakan negeri ini dengan mengorbankan
> HARTA, JIWA dan RAGAnya untuk dapat kita semua nikmati saat ini!!!
> Tanpa ada perlawanan pisik, apakah akan ada artinya perjuangan 
diplomatik???
> Tanpa mengurangi rasa hormat dan terima kasih kepada yang hanya
> melakukan perjuangan diplomatik!!!
> 
> -----Original Message-----
> From: rm_danardono [mailto:[EMAIL PROTECTED]
> Sent: Tuesday, September 14, 2004 3:29 PM
> To: [EMAIL PROTECTED]
> Subject: [ppiindia] Re: Situasi dalam negeri Israel memanas
> 
> 
> 
> Memang kasihan si Patokaan eh sorry Sharon ini. Disana ditembaki 
> mortir orang Palestina, dari sini diancam dibunuh orang Israel yang 
> fundamentalis.
> 
> Dijepit kaum fundamentalis sedunia. Ini nasib Sharon. Atau nasib 
kita 
> semua ya?
> 
> Salam
> 
> RM D Hadinoto
> 
> 
> --- In [EMAIL PROTECTED], Sandy Dwiyono <[EMAIL PROTECTED]> 
wrote:
> > 14.09.2004
> > 
> > Situasi dalam negeri Israel memanas  
> >    
> > Oleh: Peter Phillip
> >   
> > Pemukim Yahudi radikal, menentang pengosongan Jalur
> > Gaza. PM Ariel Sharon memperingatkan pecahnya perang
> > saudara. Sementara rencana penarikan Israel dari Jalur
> > Gaza, samasekali tidak dibicarakan dengan pihak yang
> > paling berkepentingan, yakni pemerintah Palestina.
> > 
> > Menimbang meningkatnya perlawanan, menentang rencana
> > pemerintah Israel, untuk mundur dari jalur Gaza, PM
> > Israel, Ariel Sharon hari Minggu lalu memperingatkan
> > kemungkinan pecahnya perang saudara. Sharon dengan
> > marah mengatakan, provokasi terhadap tentara Israel
> > harus dihentikan. Tanpa terpengaruh demonstrasi
> > puluhan ribu pemukim Yahudi radikal, pemerintah Israel
> > mengumumkan, pembayaran gantirugi bagi para pemukim di
> > Jalur Gaza, akan mulai dibayarkan minggu depan. 
> > 
> > PM Israel, Ariel Sharon bereaksi marah, menanggapi
> > perlawanan para pemukim Yahudi. Dalam sidang kabinet
> > hari Minggu lalu, ia bahkan sampai menggebrak meja.
> > Kini, kemarahan Sharon tidak ditujukan kepada warga
> > Palestina, atau kepada kelompok pro-perdamaian, atau
> > kepada PBB yang dibencinya. Melainkan kepada para
> > pemimpin pemukim Yahudi, yang sebelumnya mendukungnya
> > menjadi PM. Para pemukim Yahudi radikal, telah
> > mengancam, akan melawan dengan kekerasan, jika tentara
> > Israel diperintahkan mengosongkan pemukiman di Jalur
> > Gaza. Juga para pimpinan pemukim Yahudi, mengimbau
> > tentara, untuk menolak perintah pembongkaran. 
> > 
> > Menanggapi ancaman para pemukim Yahudi radikal itu, PM
> > Ariel Sharon menyerukan kepada menteri pertahanan dan
> > menteri kepolisian serta menteri-menetrei lain di
> > kabinetnya, agar melakukan langkah penaggulangan yang
> > diperlukan. Militer harus dicegah jangan sampai
> > terjerumus ke dalam permainan kotor ini, kata Sharon.
> > Di sisi lainnya, kelompok oposisi mengecam keras
> > pernyataan Sharon, mengenai kemungkinan pecahnya
> > perang saudara. Anggota parlemen Israel-Knesset dari
> > partai Meretz yang berhaluan kiri, Jossi Sarid
> > mengatakan, Sharon harus ekstra hati-hati memilih
> > kata-katanya. Sebab yang dikatakan bukan pertengkaran
> > antar saudara, melainkan perang saudara. Barangsiapa
> > mengancam polisi dan tentara, tentu tidak boleh
> > dianggap saudara. Juga harus diperjelas, barangsiapa
> > mengancam mengobarkan perang saudara, berarti
> > mempercepat runtuhnya negara. 
> > 
> > Di sisi lainnya, partai religius �nasionalis yang
> > merupakan corong pemukim Yahudi di parlemen,
> > mengajukan dilakukannya referendum, menyangkut
> > penarikan mundur dari Jalur Gaza. Namun pakar hukum
> > Mosche Nekbi mengatakan, referendum dalam masalah ini,
> > ibaratnya menuangkan minyak ke api kampanye hasutan.
> > Juga referendum berarti tidak lagi mempercayai
> > pemerintah dan parlemen, dapat menarik keputusan dalam
> > masalah tsb.
> > 
> > Walaupun sengketa masih berkobar, namun pemerintah
> > Israel hari Senin mengumumkan, pekan depan akan mulai
> > membayarkan ganti rugi, bagi para pemukim Yahudi yang
> > secara sukarela meninggalkan pemukimannya di Jalur
> > Gaza. Jumlah gantiruginya antara 200.000 sampai
> > 500.000 Dolar per keluarga. Sejauh ini para menteri
> > tetap merahasiakan persyaratan pembayaran
> > gantiruginya. Namun pimpinan kelompok pemukim Yahudi,
> > Pinchas Wallerstein mengatakan, tawaran itu merupakan
> > bagian dari perang urat saraf Sharon, untuk memaksa
> > pemukim pergi. Disebutkannya, ini merupakan politik
> > sogokan yang anti demokrasi. Kelompok Yahudi radikal,
> > juga memaki Sharon sebagai diktator. Dalam rencana
> > penarikan Israel dari Jalur Gaza, pemerintah Palestina
> > juga samasekali tidak dilibatkan.
> >  
> > 
> > 
> > __________________________________________________
> > Do You Yahoo!?
> > Tired of spam?  Yahoo! Mail has the best spam protection around 
> > http://mail.yahoo.com
> 
> 
> 
> 
> 
**********************************************************************
*****
> Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju 
Indonesia yg
> Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppiindia.shyper.com
> 
**********************************************************************
*****
> 
______________________________________________________________________
____
> Mohon Perhatian:
> 
> 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg 
otokritik)
> 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
> 3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; 
> 4. Posting: [EMAIL PROTECTED]
> 5. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
> 6. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
> 7. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
>  
> Yahoo! Groups Links
> 
> 
> 
>  
> 
> 
> 
> 
> 
> [Non-text portions of this message have been removed]



------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
$9.95 domain names from Yahoo!. Register anything.
http://us.click.yahoo.com/J8kdrA/y20IAA/yQLSAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih 
Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppiindia.shyper.com
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; 
4. Posting: [EMAIL PROTECTED]
5. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
6. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
7. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 

Kirim email ke