Weleh, Indonesia itu kalau tak salah baru muncul setelah PD II. Diproklamasikan pada 17 AGustus 1945, dideklarasikan dengan UUD 1945 keesokan harinya, 18 Agustus 1945, dan diakui dunia pada 27 Desember 1949, meskipun baru berwilayah JOLODULANGMAS (JOgja SOlo KeDU MageLANG BanyuMAS), yang lalu kembali bersatu hampir seluruh Nusantara tahun 1950 ketika RIS dinyatakan bubar, lalu hampir utuh SABANG - MERAUKE, TIMOR - TALAUD pada 1962 (hehehe aku baru lahir kok gaya ya.... eh, tapi kan ada fakta sejarah yang bisa dianggap valid....), terus ketambahan sel-kanker TimTim 1975an, lalu lepas lagi barusan tahun ketika presidennya Habibie.
Lho, kan berarti Indonesia itu belum pernah terjajah. Malah "terpaksa" menjajah TimTim... hehehehe. Pada sebelum 17 Agustus 1945? Wilayah Indonesia (sekarang) dikenalnya sebagai Hindia-Belanda, lalu sebentar menjadi wilayah kekuasaan Dai-Nipon. Sebelumnya? Ya banyak negeri kerajaan, kesultanan. DI Jawa saja ada Kasultanan Yogyakarta, Kasunanan Surakarta, Kesultanan Cirebon, Kesultanan Banten... lalu di wilayah timur ujung sana ada Kadipaten Blambangan di bawah daulah Kerajaan Mengwi (Bali).... di Bali ada beberapa kerajaan, juga di Lombok... apalagi Timor. Ketika Majapahit atau Sriwijaya berjaya? Ya yang jaya ya negara-negara bernama Majapahit dan Sriwijaya itu. APakah mereka menjajah? Ya tergantung rakyat wilayah yang "diindikasi" negara jajahan. Lha wong memang jamannya sedang begitu. Raja-raja kebesarannya diukur salah satunya dengan luas tidaknya negara lain yang ditaklukkan kok. Nah jaman sekarang ketika evolusi manusia mencapai tingkat hubungan sosial global, revolusi di bidang teknologi informasi.... masak masih berkutatan di paradigma lama? Jajah... perang.... teror.... konspirasi.... ;p. --soel-- --- In [EMAIL PROTECTED], "Andi K. Yuwono" <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > Dan kita pun juga harus menyadari bahwa Indonesia tidak hanya dijajah oleh VOC dan Belanda sekian ratus tahun, tetapi juga menurut sejarah yang kita "bangga-banggakan" Majapahit dan Sriwijaya atau pun kerajaan lainnya pun juga menjajah wilayah lain. Well, kadang kita melupakan hal itu. > > AKY > ----- Original Message ----- > From: Mohammad-Riyadi Tampubolon > To: [EMAIL PROTECTED] > Sent: Tuesday, September 14, 2004 4:12 PM > Subject: RE: [ppiindia] Re: Situasi dalam negeri Israel memanas > > > Kalau Saudara Ku(Kami?) di Palestina yang melakukan perlawanan pisik > dalam memerdekaan tanah airnya dari penguasaan kaum penjajah > dikatakan sebagai Fundamentalis, maka berterima kasihlah pada para > fundamentalis yang telah memerdekakan negeri ini dengan mengorbankan > HARTA, JIWA dan RAGAnya untuk dapat kita semua nikmati saat ini!!! > Tanpa ada perlawanan pisik, apakah akan ada artinya perjuangan diplomatik??? > Tanpa mengurangi rasa hormat dan terima kasih kepada yang hanya > melakukan perjuangan diplomatik!!! > > -----Original Message----- > From: rm_danardono [mailto:[EMAIL PROTECTED] > Sent: Tuesday, September 14, 2004 3:29 PM > To: [EMAIL PROTECTED] > Subject: [ppiindia] Re: Situasi dalam negeri Israel memanas > > > > Memang kasihan si Patokaan eh sorry Sharon ini. Disana ditembaki > mortir orang Palestina, dari sini diancam dibunuh orang Israel yang > fundamentalis. > > Dijepit kaum fundamentalis sedunia. Ini nasib Sharon. Atau nasib kita > semua ya? > > Salam > > RM D Hadinoto > > > --- In [EMAIL PROTECTED], Sandy Dwiyono <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > 14.09.2004 > > > > Situasi dalam negeri Israel memanas > > > > Oleh: Peter Phillip > > > > Pemukim Yahudi radikal, menentang pengosongan Jalur > > Gaza. PM Ariel Sharon memperingatkan pecahnya perang > > saudara. Sementara rencana penarikan Israel dari Jalur > > Gaza, samasekali tidak dibicarakan dengan pihak yang > > paling berkepentingan, yakni pemerintah Palestina. > > > > Menimbang meningkatnya perlawanan, menentang rencana > > pemerintah Israel, untuk mundur dari jalur Gaza, PM > > Israel, Ariel Sharon hari Minggu lalu memperingatkan > > kemungkinan pecahnya perang saudara. Sharon dengan > > marah mengatakan, provokasi terhadap tentara Israel > > harus dihentikan. Tanpa terpengaruh demonstrasi > > puluhan ribu pemukim Yahudi radikal, pemerintah Israel > > mengumumkan, pembayaran gantirugi bagi para pemukim di > > Jalur Gaza, akan mulai dibayarkan minggu depan. > > > > PM Israel, Ariel Sharon bereaksi marah, menanggapi > > perlawanan para pemukim Yahudi. Dalam sidang kabinet > > hari Minggu lalu, ia bahkan sampai menggebrak meja. > > Kini, kemarahan Sharon tidak ditujukan kepada warga > > Palestina, atau kepada kelompok pro-perdamaian, atau > > kepada PBB yang dibencinya. Melainkan kepada para > > pemimpin pemukim Yahudi, yang sebelumnya mendukungnya > > menjadi PM. Para pemukim Yahudi radikal, telah > > mengancam, akan melawan dengan kekerasan, jika tentara > > Israel diperintahkan mengosongkan pemukiman di Jalur > > Gaza. Juga para pimpinan pemukim Yahudi, mengimbau > > tentara, untuk menolak perintah pembongkaran. > > > > Menanggapi ancaman para pemukim Yahudi radikal itu, PM > > Ariel Sharon menyerukan kepada menteri pertahanan dan > > menteri kepolisian serta menteri-menetrei lain di > > kabinetnya, agar melakukan langkah penaggulangan yang > > diperlukan. Militer harus dicegah jangan sampai > > terjerumus ke dalam permainan kotor ini, kata Sharon. > > Di sisi lainnya, kelompok oposisi mengecam keras > > pernyataan Sharon, mengenai kemungkinan pecahnya > > perang saudara. Anggota parlemen Israel-Knesset dari > > partai Meretz yang berhaluan kiri, Jossi Sarid > > mengatakan, Sharon harus ekstra hati-hati memilih > > kata-katanya. Sebab yang dikatakan bukan pertengkaran > > antar saudara, melainkan perang saudara. Barangsiapa > > mengancam polisi dan tentara, tentu tidak boleh > > dianggap saudara. Juga harus diperjelas, barangsiapa > > mengancam mengobarkan perang saudara, berarti > > mempercepat runtuhnya negara. > > > > Di sisi lainnya, partai religius -nasionalis yang > > merupakan corong pemukim Yahudi di parlemen, > > mengajukan dilakukannya referendum, menyangkut > > penarikan mundur dari Jalur Gaza. Namun pakar hukum > > Mosche Nekbi mengatakan, referendum dalam masalah ini, > > ibaratnya menuangkan minyak ke api kampanye hasutan. > > Juga referendum berarti tidak lagi mempercayai > > pemerintah dan parlemen, dapat menarik keputusan dalam > > masalah tsb. > > > > Walaupun sengketa masih berkobar, namun pemerintah > > Israel hari Senin mengumumkan, pekan depan akan mulai > > membayarkan ganti rugi, bagi para pemukim Yahudi yang > > secara sukarela meninggalkan pemukimannya di Jalur > > Gaza. Jumlah gantiruginya antara 200.000 sampai > > 500.000 Dolar per keluarga. Sejauh ini para menteri > > tetap merahasiakan persyaratan pembayaran > > gantiruginya. Namun pimpinan kelompok pemukim Yahudi, > > Pinchas Wallerstein mengatakan, tawaran itu merupakan > > bagian dari perang urat saraf Sharon, untuk memaksa > > pemukim pergi. Disebutkannya, ini merupakan politik > > sogokan yang anti demokrasi. Kelompok Yahudi radikal, > > juga memaki Sharon sebagai diktator. Dalam rencana > > penarikan Israel dari Jalur Gaza, pemerintah Palestina > > juga samasekali tidak dilibatkan. > > > > > > > > __________________________________________________ > > Do You Yahoo!? > > Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around > > http://mail.yahoo.com > > > > > ********************************************************************** ***** > Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg > Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppiindia.shyper.com > ********************************************************************** ***** > ______________________________________________________________________ ____ > Mohon Perhatian: > > 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik) > 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari. > 3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; > 4. Posting: [EMAIL PROTECTED] > 5. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED] > 6. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED] > 7. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED] > > Yahoo! Groups Links > > > > > > > > > > [Non-text portions of this message have been removed] > > > > ********************************************************************** ***** > Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppiindia.shyper.com > ********************************************************************** ***** > ______________________________________________________________________ ____ > Mohon Perhatian: > > 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik) > 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari. > 3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; > 4. Posting: [EMAIL PROTECTED] > 5. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED] > 6. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED] > 7. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED] > > > > Yahoo! Groups Sponsor > ADVERTISEMENT > > > > > > -------------------------------------------------------------------- ---------- > Yahoo! Groups Links > > a.. To visit your group on the web, go to: > http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/ > > b.. To unsubscribe from this group, send an email to: > [EMAIL PROTECTED] > > c.. Your use of Yahoo! Groups is subject to the Yahoo! Terms of Service. > > > > > [Non-text portions of this message have been removed] ------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> Make a clean sweep of pop-up ads. Yahoo! Companion Toolbar. Now with Pop-Up Blocker. Get it for free! http://us.click.yahoo.com/L5YrjA/eSIIAA/yQLSAA/BRUplB/TM --------------------------------------------------------------------~-> *************************************************************************** Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppiindia.shyper.com *************************************************************************** __________________________________________________________________________ Mohon Perhatian: 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik) 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari. 3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; 4. Posting: [EMAIL PROTECTED] 5. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED] 6. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED] 7. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED] Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/

