Saya tahu dengan Arab Saudi yang munafik serta negara-negara Arab yang lain.
Walau begitu Islam mengajarkan sesama muslim adalah bersaudara dan kita mesti taat 
akan itu. Inilah yang pernah membawa Islam kepada peradaban agung.
 
Sekarang ini masalahnya bukan seruan nurani agar si Besar yang suka mengintimidasi 
serta si Kecil yang membalas tanpa pandang bulu karena putus asa agar berhenti. Dan 
karena si Kecil lemah dan tidak punya jaringan maka simpati media dari dunia sangat 
kurang, walau begitu rakyat di masing-masing negara sangat membenci Israel (ini pernah 
dijadikan survey di Eropa).
 
Kalau kita melihat saja pokok masalahnya adalah si Besar yang tidak ingin mengalah 
karena kepercayaannya. Kalau ini bisa diterima bagaimana kalau tiba-tiba RRC mengklaim 
RI adalah sebagian dari wilayah Cina, karena orang-orang Proto Melayu adalah dari 
selatan Cina? Inikan kepercayaan bedebah, suatu penduduk yang sudah beribu-ribu tahun 
berdiam disitu mesti disingkirkan. Kita saja disini para putera daerah mau menerima 
para transmigran. Apalagi  kepercayaan Yahudi itu hanya mengakui keimanan berdasarkan 
keturunan karena menurut mereka orang Yahudi adalah bangsa pilihan Tuhan ini diambil 
di luar konteks bahwa mereka dipilih karena keimanan meeka pada waktu itu. Mereka 
tidak mau mengakui bahwa kutukan Tuhan yang datang akibat mereka suka membunuh 
nabi-nabi, sehingga mereka dibuang sama sekali dari tanah kelahirannya adalah pertanda 
kemurkaan Tuhan, kalau Tuhan sudah murka apakah mereka masih bangsa pilihan?
 
Israel memang tidak mungkin dilenyapkan begitu saja kecuali kekuasaan Tuhan berperan 
disini sehingga mereka diusir untuk kesekian kalinya. Yang saya ingin tekankan 
kenyataan bahwa pihak Palestina sudah mau menerima kewujudan Israel dengan perjanjian 
yang sudah diteken yaitu Jerusalem untuk Palestina, tapi hingga kini, mencegah 
penduduk-penduduk haram yang radikal untuk keluar saja sangat reluctant.
 
Disini kita bisa lihat kenapa konflik Israel-Palestina menjadi sumber api konflik 
Muslim-Kristian atau Muslim-Yahudi atau Muslim-Barat yang sebelumnya tidak pernah ada 
(atau yang sebenarnya hanya Yahudi-Islam tapi mereka berhasil mengahsut Kristen 
Fundies seperti Gerge W. Bush) dan konflik ini mudah dihilangkan dengan perdamaian di 
Timur Tengah yang selalu dilanggar Israel dan kini diperburuk dengan aksi-aksi 
kolonialisme USA yang ingin merampas Iran, Syria dan Sudan. Toch, USA sudah terkenal 
sebagai negara yang suka menghancurkan demokrasi di negara-negara berkembang dengan 
menempatan pemimpin boneka kesukaan mereka seperti Soeharto, Pinochet, dsb. Masih kah 
kita bisa menaruh hormat?
 
Kita memang sangat pelupa, dilalaikan oleh bantuan jutaan dollar dengan harga SDA dan 
jutaan jiwa melayang selama proses bonekanisasi itu berlangsung. Juga media yang 
sangat bias terhadap yang anti kepentingan mereka contoh saja kepada Mahathir yang 
memimpin Malaysia dengan begitu suksesnya, malah dikecam. Kini Darfour di Sudan 
menjadi permainan mereka yang baru.
 
Membunuh di Indonesia? Jangankan atas nama agama, atas nama suku saja kita sanggup 
saling bantai, lihatlah Aceh anti Jawa, Dayak-Melayu anti Madura, dsb.
Ini karena kurangnya ruang partisipasi dalam bernegara dalam negara bagi suku 
minoritas dan ini akan mengakibatkan teror-teror di masa datang kecuali ada seorang 
pemimpin yang tahu memimpin dan berfikir. 
 
Bagaimana dengan JI? Oh, saya tidak mendukung sama sekali tapi janganlah menuding 
agama Islam sebagai biang keroknya, apakah wajar jika saya menuding teror-teror IRA 
sebagai implikasi ajaran Jesus? Ingat jiran kita yang mungkin kehidupan negaranya 
lebih banyak dipenuhi syariahnya dengan kita sudah lebih maju daripada kita yang 
banyak berwacana. Apa kuncinya? Apa salah kita? kalau dilihat bukan Islam yang jadi 
masalahnya, mungkin masalahnya tidak bisa membedakan yang mana Islam dengan budaya 
orang Islam dengan kata lain muslim di Indonesia adalah muslim yang jahiliyah 
(ignorant).
 
salam.
 
rm_danardono <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
Heeyyy pakde, tunjukkan SATU kalimat saya, yang membela Israel. Saya 
tunjukkan, bahwa si Ariel ini lagi pusyyiiing, disatu sisi digebuk 
Hamas (golongan fundamentalis yang selalu menolak peace negotiation), 
dan golongan fundamentalis Israel yang juga tolak negosiasi 
perdamaian. maju digebuk, mundur digebuk.

Ini bukan barang baru. Seorang pemuka Israel, yang ingin meraih 
perdamaian dengan Palestina juga dibunuh. Dibunuh saudara sendiri. 
Yisthak Rabin! Tinggal pilih peluru, dari sono atawa dari sini.

Wah jangan bawa2 kitab suci deh, saya bukan juru dakwah. Kita 
bersikap yang real saja bertumpu pada realpolitik. Israel tak mungkin 
dienyahkan dari peta. You like it or not.

Juga negara makmur dan penjaga Tanah Suci, Saudi Arabia, tak gunakan 
pengaruh politiknya untuk membantu saudara2 mereka seagama dan 
serumpun, walau mereka bergelimang uang dan emas. Tahukan anda betapa 
banyak dana Arab saudi dan negara2 Emirat yang diparkir di bank2 di 
US dan Europe? Belum lagi yang di-manage oleh bankers Yahudi?

Bukan dengan senjata (apalagi lempar batu ke tank2 raksasa) akan 
membawa perbaikan pada nasib rakyat Palestina, tetapi karya politik 
yang didukung oleh US, UNO dan European Union (forget the Islamic 
countries yang economically tak berperan apa2. Ingat Konperensi 
Negara2 Arab yang gagal membuat keputusan, dan dihina oleh Muamar 
Gaddafi yang meninggalkan ruangan?). Dana untuk operasi 
pemerintahan Palestina datang antara lain dari Uni Europa (yang 
Nasrani ini), dan US (yang banya Yahudinya).

Reality, friend, reality. Not demagogy.

PS: Kristus dibunuh oleh pemimpin2 agama Yahudi karena ajaran Yesus 
merupakan ancaman bagi kekuasaan mereka. Menurut mereka, Yesus 
menghujat Allah (Yahwe). Orang Kristen juga membunuh orang2 yang 
mereka anggap menghujat Allah, seperti Copernicus, Zwingli dan 
Calvin. pemimpin2 agama (apapun) selalu menjurus kearah pelestarian 
kekuasaan. Tetapi kita tak dapat menyalahkan SELURUH bangsa Israel 
sebagai pembunuh Kristus. Hitler juga pembunuh, tapi masak iya kita 
salahkan seluruh rakyat Jerman?

Saya tak berpihak dalam masalah Timur Tengah. kalau mau saling tebas 
kepala, monggo. Asal jangan membunuh di Indonesia! Ini saudaraku. 
Saudaraku itu orang Batak, orang Sumatra barat, orang Minahasa, orang 
Dayak, orang Ambon, dll. Tetapi bukan orang Yemen, orang Palestina, 
orang Mesir, orang Israel...

RM D Hadinoto





--- In [EMAIL PROTECTED], RG Nur Rahmat <[EMAIL PROTECTED]> 
wrote:
> Saudara kita yang Muslim dan Kristen di Palestina, dua-duanya 
sedang dibawah penindasan apartheid ala Talmud. Yanig membenarkan 
tindakan mereka dengan kitab sucinya, yang anehnya kitab sucinya 
sendiri pun tidak bisa dibilang suci karena sudah diubah-ubah oleh 
pendetanya sendiri dan penulis kitabnya pun tidak ada yang tahu, 
(fundaementalis yang berbahaya), semua ini bahkan tertulis pada kitab 
suci mereka.
>  
> "`How can you say, "We [the Jews] are wise, for we have the law of 
the LORD," when actually the lying pen of the scribes has handled it 
falsely?' (From the NIV Bible, Jeremiah 8:8)"
>  
> "How can you say, 'We are wise, and the law of the LORD is with 
us'? But, behold, the false pen of the scribes has made it into a 
lie.   (From the RSV Bible, Jeremiah 8:8)"
>  
> Bagaimana dengan Israel yang selalu melanggar perjanjian dan ini 
selalu didukung USA? bukankah berita yang terbaru Palestina bersedia 
menerima Israel? Hanya saja Israel tidak mau menyerahkan Jerusalem? 
Ini adalah bukti bahwa rasialist Zionis ingin mengusir bahkan 
membantai seluruh Arab karena kepercayaan (Goliath yang orang 
Philistine (Palestina) dengan David yang orang Israel) membabi buta 
terhadap doktrin agama mereka (bukankah ini ektrimis? fundamentalis?) 
dengan karena itu mereka tidak mau berdamai. Bagaimana dengan 
diskriminasi Israel terhadap warga negaranya sendiri yang keturunan 
Arab? 
>  
> Apa pandangan anda jika bangsa Israel mempercayai dan meyakini ayat 
pada kitab sucinya yang berbunyi :
> Numbers 31
> 17 Now kill all the boys. And kill every woman who has slept with a 
man, 18 but save for yourselves every girl who has never slept with a 
man. 
> http://bible.gospelcom.net/bible?passage=Numbers+31%3A17-
18&NIV_version=yes&language=english&x=15&y=7
>  
> Bukankah ini kejam dan kebinatangan?
> 
> Anda masih berpihak kepada Israel dan menyalahkan rakyat Palestina?
> Saya rasa anda sama kejamnya dengan bangsa yang membunuh Kristus.
> 
> rm_danardono <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> Saudara? Ku? Kami?  Orang Palestina dan orang Israel lebih 
bersaudara 
> satu dengan yang lain (sama2 rumpun Semit), daripada dengan rakyat2 
> di tepian Samudra Pacific. Kita lebih bersaudara dengan rakyat 
> Tiongkok, Malaysia, Thailand dan Philippina.
> 
> Saudara anda dan saudara saya tak harus identis bukan?
> 
> Saya tak merasa saudara dengan satu bangsa Arabpun atau bangsa2 di 
> TimTeng. Kecuali bersaudara dalam arti puitis, yakni anak2 manusia 
> keturunan Adam. Atau saudara2 rakyat Afro Asia menurut semangat 
> Bandung 1954.
> 
> Pimpinan Palestina tidak menutup jalan untuk negosiasi. Ber-kali2 
> telah dilakukan pendekatan. Jadi pimpinan Palestina tidaklah 
> automatis fundamentalis. Kaum fundamentalis, menurut diksi 
komunitas 
> international, seperti UNO, Uni Eropa (tempat saya bermukim, 
seperti 
> Hamas menginginkan agar Israel dienyahkan dari wilayah itu, sesuatu 
> yang tidak realistis.
> 



***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih 
Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppiindia.shyper.com
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; 
4. Posting: [EMAIL PROTECTED]
5. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
6. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
7. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]



Yahoo! Groups SponsorADVERTISEMENT


---------------------------------
Yahoo! Groups Links

   To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/
  
   To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
  
   Your use of Yahoo! Groups is subject to the Yahoo! Terms of Service. 



 Apa Kabar Semuanya? OK kan?

                
---------------------------------
Do you Yahoo!?
vote.yahoo.com - Register online to vote today!

[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
$9.95 domain names from Yahoo!. Register anything.
http://us.click.yahoo.com/J8kdrA/y20IAA/yQLSAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih 
Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppiindia.shyper.com
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; 
4. Posting: [EMAIL PROTECTED]
5. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
6. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
7. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 

Kirim email ke