Exactly mas, exactly. Tulisan saya adalah reaksi terhadap pandangan mas Nur Rahmat: "Ingat jiran kita yang mungkin kehidupan negaranya lebih banyak dipenuhi syariahnya dengan kita sudah lebih maju daripada kita ....".
Jadi, kemajuan Malaysia, tidaklah seperti dikatakan mas Nur tadi, seolah ada hubungannya dengan pemenuhan syariah. Saudara2 kita serumpun di Malaysia yang Muslim memang hidup dinegara yang lebih teratur dan makmur dari kita, ENTAHLAH mereka lebih melakukan syariah atau tidak. Justeru pendapat anda yang ingin saya tekankan: tak ada hubungan agama dengan tingkat kemakmuran, karena yang memakmurkan Malaysia adalah perusahaan2 besar dan kebanyakan pengusaha2 Tionghoa, yang semuanya tak melakukan syariah. Jadi taak ada hubungan kausal. Thanks mas, kita sependapat. Salam RM Danardono HADINOTO --- In [EMAIL PROTECTED], "Mohammad-Riyadi Tampubolon" <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > Waduh mas, ga ada hubungannya status agama yg dianut dengan tingkat > kesejahteraan. > Seperti status etnis Tionghoa, status agama yang dianut katolik dan status > lainnya > > > Status kita sebagai warga negara Indonesia apakah menjamin kita akan otomatis > mengikuti smua aturan yang ada di negara Indonesia ini? > Nah dengan logika demikian status penganut agama tidak otomatis > merepresentasikan > kemuliaan agama yang dianut. > > Dalam Al Qur'an sendiri ada teguran untuk orang-orang yang menggunakan sebagian > ajaran agama Islam dan melempar sebagian yang lain kebelakang berdasarkan hawa > nafsunya saja. > > -----Original Message----- > From: rm_danardono [mailto:[EMAIL PROTECTED] > Sent: Wednesday, September 15, 2004 8:09 PM > To: [EMAIL PROTECTED] > Subject: [ppiindia] Tambahan mas Nur:Re: Situasi dalam negeri Israel > memanas > > > --- In [EMAIL PROTECTED], RG Nur Rahmat <[EMAIL PROTECTED]> > wrote: > > >>>>>Ingat jiran kita yang mungkin kehidupan negaranya lebih banyak > dipenuhi syariahnya dengan kita sudah lebih maju daripada kita yang > banyak berwacana. Apa kuncinya? Apa salah kita? kalau dilihat bukan > Islam yang jadi masalahnya, mungkin masalahnya tidak bisa membedakan > yang mana Islam dengan budaya orang Islam dengan kata lain muslim di > Indonesia adalah muslim yang jahiliyah (ignorant)<<<<<<<< > > > Sabar, sabar mas. saya kebetulan tahu sekali mengenai Malaysia, > karena banyak proyek2 disini yang dibiayai oleh perusahaan banking > dimana saya berkerja (dan melalui meja saya). > > 1) Yang membuat maju Malysia adalah dua wilayah: Penang dan pantai > barat semenanjung, serta Kalimantan utara (sabah dan Sarawak). Yang > menentukan potensi ekonomi disini adalah: TIONGHOA. Motor ekonomi > Malaysia antara lain adalah Kuok Group. TAK ADA satu group yang gagah > perkasa yang dikuasai pribumi Malayu. No one. > > 2) Malaysia memakai bahasa Inggris sebagai bahasa komunikasi, ini > memudahkan komunikasi untuk investasi, dan membuat penduduk Malaysia > lebih mudah dipakai di-perusahaan2 Multi National. > > 3) Dalam statistik kependudukan Malaysia, strata yang termiskin > adalah penduduk Melayu yang kebetulan mayoritas Islam. > > 4) Wilayah yang ekonomis terbelakang adalah DUA kesultanan, yang > kebetulan dua2nya melaksanakan Syariah: Trengganu dan Kelantan. > Economically sunyi senyap! > > Partai Islam di Malaysia PAS tak mungkin mengambil alih kekuasaan. > UMNO adalah persekutuan kekuatan2 ekonomi, dimana banyak juga orang > India dan Tionghoa. > > Salam > > RM Danardono HADINOTO > > > > > > ********************************************************************** ***** > Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg > Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppiindia.shyper.com > ********************************************************************** ***** > ______________________________________________________________________ ____ > Mohon Perhatian: > > 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik) > 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari. > 3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; > 4. Posting: [EMAIL PROTECTED] > 5. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED] > 6. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED] > 7. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED] > > Yahoo! Groups Links > > > > > > > > [Non-text portions of this message have been removed] ------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> $9.95 domain names from Yahoo!. Register anything. http://us.click.yahoo.com/J8kdrA/y20IAA/yQLSAA/BRUplB/TM --------------------------------------------------------------------~-> *************************************************************************** Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppiindia.shyper.com *************************************************************************** __________________________________________________________________________ Mohon Perhatian: 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik) 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari. 3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; 4. Posting: [EMAIL PROTECTED] 5. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED] 6. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED] 7. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED] Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/

