Mohon disebarluaskan..............

Betapa menyedihkan dunia kita sekarang.

Pernahkah ada dalam sejarah, seorang ibu yang terpaksa
harus meracuni setiap makanan yang disiapkannya bagi
keluarganya? Pernahkah ada seorang ibu yang
membubuhkan racun ke dalam makanan, yang kelak pasti
akan menimbulkan bahaya; dan lambat laun akan
mempengaruhi kesehatan keluarganya? Inilah yang
dilakukan para ibu dewasa ini, tanpa menyadari akan
akibat yang mengerikan. Semenjak bencana di Chernobyl,
para ibu tak dapat berbuat lain kecuali memilih
makanan yang mengandung racun paling sedikit.
Persiapan yang dilakukan untuk menghidangkan makanan
yang seharusnya membahagiakan dan memuaskan menjadi
suram disertai rasa berdosa yang tak dapat ditekan.
Kita makan agar dapat bertahan hidup. Bukankah ini
merupakan suatu ironi bahwa para ibu dipaksa untuk
mempersiapkan makanan yang membahayakan bagi kehidupan
keluarganya?

Sebagian Kecil dari Surat Panjang Ibu Taeko Kansha
"Sudahkah Terlambat? Kami Tidak Butuh Nuklir!" YOI
1990

Gantilah  Chernobyl dengan Buyat, Ibu Taeko Kansha
dengan Salma Stirman yang harus menyusui bayinya
dengan rasa kepedihan yang dalam (ibunda alm Andini
Lensun). Atau wilayah-wilayah dimana tanah dan air
telah dicemari oleh limbah dan zat-zat kimia, ataukah
itu di sekitar Teluk Jakarta atau di Pantai Kenjeran
Surabaya. Bayangkan pula bila Pembangkit Listrik
Tenaga Nuklir jadi dibangun di Madura dan Jepara.

Kami mengundang kaum ibu untuk mengikuti jejak Ibu
Taeko Kansha, menuliskan surat dengan bahasa
sederhana, serta ungkapan pikiran dan perasaan
kemanusiaan yang jernih dan penuh cinta kasih kepada
sesama manusia terutama anak-anak kita. Adalah hak
asasi anak-anak ini dan generasi mendatang, untuk
menikmati bumi dan lingkungan hidup yang bersih, sehat
dan aman dari ancaman racun.  Silah kirim surat anda
kepada [EMAIL PROTECTED] dan
[EMAIL PROTECTED] 

Sebelumnya kami telah mengundang secara terbuka kepada
publik untuk menuliskan puisi "Nyanyian Nurani Untuk
Andini Lensun dan Warga Buyat". Hingga hari ini telah
terkumpul sebanyak 31 puisi dan telah kami tampilkan
di ruang publik. Terima kasih atas kontribusinya.
Silah klik
http://www.walhi.or.id/kampanye/tambang/buanglimbah/040806_andinipuisi_ev/


salam hangat,

andreas iswinarto




                
__________________________________
Do you Yahoo!?
Yahoo! Mail Address AutoComplete - You start. We finish.
http://promotions.yahoo.com/new_mail 


------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
$9.95 domain names from Yahoo!. Register anything.
http://us.click.yahoo.com/J8kdrA/y20IAA/yQLSAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih 
Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppiindia.shyper.com
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; 
4. Posting: [EMAIL PROTECTED]
5. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
6. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
7. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 

Kirim email ke