Watch Indonesia! <[EMAIL PROTECTED]> wrote:Von: [EMAIL PROTECTED] [mailto:[EMAIL
PROTECTED]
Gesendet: 16 September 2004 19:06
An: [EMAIL PROTECTED]
Betreff: [WalhiNews] catatan dari balik jeruji penjara
Teman-teman yang baik,
Tentu masih ingat Bestari Raden, aktivis lingkungan dan mantan koordinator
Aliansi Masyarakat Adat Nusantara (AMAN) yang kini meringkuk di balik
jeruji penjara.
Sebagai gambaran, saat ini Bestari berada di lembaga pemasyarakatan Tapak
Tuan Aceh Selatan, bila ditempuh dari kota Banda Aceh akan memakan waktu
sekitar 12 jam perjalanan jalan darat. Perjalanan yang dilalui disepanjang
jalan Banda Aceh - Tapak Tuan disuguhidengan pemandangan yang sangat indah
antara tebing-tebing curam dan pantai yang bersih. ruas jalan berliku-liku
menambah suasanya nyaman dan sulit untuk dilupakan. sungguh alam yang
indah untuk dikunjungi di bumi teuku umar ini.
di sepanjang jalan itu pula kita akan menemui banyaknya pos keamanan yang
silih berganti antara Brimob dan TNI. Sepanjang jalan yang menggambarkan
berbagai kekuatan aparat Indonesia. Dengan mudah kita akan mengetahui
masing-masing pos berasal dari BKO (Bawah Kendali Operasi)kesatuan mana
dan daerah mana, baik dari medan, riau, kaltim, kalteng, gorontalo, Bali,
makasar, dll. masing-masing menulisnya dengan sangat mencolok. Ya, sangat
mencolok, semencolok mereka mengutipi uang dari setiap kendaraan yang
lewat, tanpa malu-malu.
di sepanjang jalan itu pula kita akan mendapat pemeriksaan KTP dalam
swipping yang dilakukan aparat dan kita akan mendapatkan pertanyaan
standar di setiap pemeriksaan, semisal apakah ada yang naik di jalan, mau
kemana, apa tujuannya, berapa lama, kerjanya apa, maaf kami periksa barang
anda, begitulah.
Disepanjang jalan itu pula kita akan melihat pemandangan yang sangat
Indonesia, sepanjang pagar, pos jaga, nomor rumah, bercat merah putih, hal
ini tak akan didapati di luar aceh dibelahan indonesia lain. tentu saja
bendera merah putih berkibar di setiap rumah. serta hilir mudiknya para
aparat dengan menenteng senjata, juga hilir mudiknya anak-anak yang
memegang senjata mainan. Di sela-sela rumah yang berderet itu pula kita
akan disuguhi dengan grafiti tanda silang warna merah dengan bertuliskan
nama pemilik ditambah GAM. atau dicari GAM. begitulah sepanjang jalan dari
banda Aceh Menuju - Tapak Tuan.
Sesampai di Tapak tuan, tak sulit untuk mendapatkan lokasi Lembaga
Pemasyarakatan, tempat Bestari berteduh saat ini. Lelaki yang Tinggi besar
dan berbadan kekar itu, saat ini terlihat kurus dan tak lagi berjenggot,
ia lebih putih atau lebih tepat pucat. Kesan "kegarangannya" berkurang,
bicaranya tak lagi meledak-ledak, dan kelihatan lebih pasrah. tapi saat
diajak bicara semangatnya ---yang kata teman-teman sebelumnya agak
menghilang mulai tumbuh. Dari balik jeruji itu pula ia menitipkan salamnya
kepada semua teman-teman agar terus berjuang. Dia juga menitipkan
coretan-coretan berikut ini (ditulis sesuai dengan coretan tangan bestari
pada selembar kertas, yang dibawahnya terdapat tulisan " Menggugat Posisi
Masyarakat Adat Terhadap Negara"):
Catatan dari balik jeruji penjara Tapak Tuan
Bestari
Engkau berjuang mempertahankan ekosistem leuser
Sayang engkau ditangkap dalam tugas mulia
Terali besi tempatmu kini
Anak dan istri kamu tinggalkan bertahun-tahun untuk memperjuangkan
lingkungan hidup
Rintihan jiwamu menjerit dalam penjara
Inilah nasib seorang pejuang lingkungan
Betapa gigihnya perjuanganmu membela lingkungan hidup
Engkau dipecat dari pegawai negeri
Sungguh tidak bijaknya saudara Bupati
Tanpa usul periksa memecat BESTARI
Aneh waktu tahun 1998 Bupati menyuruh saya menstop operasi HPH
Ruangan kerja Bupati jadi saksi
Inikah ucapan terima kasih Bupati secarik kertas SK Pemecatan untuk Bestari
Berjuang untuk mempertahankan lingkungan hidup
Engkau ditangkap dalam tugas penelitian LADIAGALASKA
Sungguh penangkapan yang direkayasa
Terbukti dalam berkas perkara
Ancaman, pukulan balok 5 � 7 kena kepala
Rontok gigi bukti nyata
Inikah balasan bagi seorang pejuang lingkungan, meringkuk dalam penjara
Begitulah coretan Bestari pada tanggal 15 September 2004. Posisi kasusnya
sendiri saat ini masih dalam proses, semestinya pada 14 September 2004
lalu akan digelar sidang yang mengagendakan akan dibacakannya keputusan
hakim atas perkara bestari raden yang oleh jaksa dituntut 5 (lima) tahun
penjara dengan tuduhan, membantu makar, menghasut dan membakar HPH. Sayang
agenda sidang tersebut batal digelar karna alasan hakim belum selesai
membuat keputusan terhadap kasus bestari, sehingga baru akan digelar pa 2
oktober 2004.
Seiring dengan itu pula, waktu penahanan Bestari yang semestinya telah
habis pada 15 September 2004,diperpanjang lagi oleh pengadilan Tinggi NAD.
Paling tidak ini salah satu informasi yang kami dapatkan saat berhasil
menjumpai ketua hakim yang menangani kasus bestari. Informasi lainnya yang
kami dapat dalam perbincangan non formal di kantor kehakiman adalah,
kemungkinan untuk tahanan luar atau tahana kota buat bestari, mungkin saja
dilakukan jika ada yang mau memberikan jaminan. Namun hakim
mempertimbangkan faktor keamana bestari jika berada di luar. begitu pula
bestari, ia masih kuatir kalau "dilepas" di tapak tuan. Hal lainnya hakim
entah sengaja atau tidak sempat mengucapkan kasus bestari lebih kuat
nuansa politiknya, sebab banyak pihak yang mendatangi hakim baik yang pro
maupun yang kontra dengan bestari. Ketiga sampai bergurau ditanyakan
kira-kira berapa lama bestari agan dikenai sangsi, dengan diplomatis hakim
menjawab bahwa tim hakim akan memberi keputusan sesuai dengan fakta-fakta
yang ada dipersidangan. Karna tidak etis menyampaikan sebelum diputuskan
dalam persidangan. Kami sendiri hanya menceritakan dari sisi kemanusiaan
dan sejauh mana kami mengenal dan memahami perjuangannya dalam bidang
lingkungan serta bergaul bertahun-tahun dengan bestari sebelum ditangkap.
Begitulah, dengan harapan akan menjadi masukan bagi hakim dalam mengambil
keputusan, selain dari fakta dipersidangan yang menurut para pengacara
bestari, saksi-saksi yang disodorkan oleh jaksa penuntut lemah.
Mudah-mudahan hakim akan berani mengambil keputusan yang jujur dan adil.
Semoga.
Banda Aceh, 16 september 2004
Salam,
Budi arianto
--
***********************************************************************
Watch Indonesia! e.V. Tel./Fax +49-30-698 179 38
Planufer 92 d e-mail: [EMAIL PROTECTED]
10967 Berlin http://home.snafu.de/watchin
Bitte beachten Sie unsere neue Bankverbindung.
Konto: 2127 101 Postbank Berlin (BLZ 100 100 10)
IBAN: DE96 1001 0010 0002 1271 01, BIC/SWIFT: PBNKDEFF
Bitte unterst�tzen Sie unsere Arbeit durch eine Spende.
Watch Indonesia! e.V. ist als gemeinn�tzig und besonders
f�rderungsw�rdig anerkannt.
***********************************************************************
To unsubscribe: [EMAIL PROTECTED]
Arsip Milis: http://www.mail-archive.com/[EMAIL PROTECTED]/
Website: http://www.musyawarahburung.com/
Yahoo! Groups SponsorADVERTISEMENT
---------------------------------
Yahoo! Groups Links
To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/musyawarah-burung/
To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
Your use of Yahoo! Groups is subject to the Yahoo! Terms of Service.
__________________________________________________
Do You Yahoo!?
Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around
http://mail.yahoo.com
[Non-text portions of this message have been removed]
------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~-->
$9.95 domain names from Yahoo!. Register anything.
http://us.click.yahoo.com/J8kdrA/y20IAA/yQLSAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~->
***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih
Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppiindia.shyper.com
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:
1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru;
4. Posting: [EMAIL PROTECTED]
5. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
6. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
7. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/